Nutrifa

Nutrifa Melayani Jasa Konsultasi Ternak Burung Kenari.Penjualan Burung Kenari.Agen Pakan Burung Kenari. Melayani Jasa Konsultasi Ternak Burung Kenari.

Penjualan Burung Kenari. Agen Pakan Burung Kenari.

11/08/2013

Mencetak kenari hibrid unggulan

Bereksperimen dalam penangkaran kenari lazim dilakukan untuk mendapatkan hasil yang diidam-idamkan, yaitu burung yang atraktif, mampu berkicau dengan bagus, memiliki kondisi fisik, mental, dan kesehatan yang bagus. Beberapa penangkar kenari pun berlomba-lomba menciptakan anakan dari perkawinan antara dua indukan berkualitas dalam satu spesies maupun kawin silang antara dua spesies berkualitas. Bahkan ada juga yang menangkar kenari dengan burung finch, untuk menghasilkan filial atau keturunan yang dikenal sebagai kenari mule atau kenari hibrid.

Silangan gold finch >< kenari
Perkawinan silang antara kenari dan burung finch akan menghasilkan kenari yang mampu berkicau dengan irama dan lagu penuh variasi. Nahkan lagunya bisa lebih panjang daripada kedua induknya. Dengan kata lain, hasil persilangan ini akan menciptakan burung penyanyi yang sempurna dengan kekuatan vokal dari kenari serta melodi dari finch. Sifatnya akan lebih atraktif dan lincah daripada kedua indukannya.

Akan lebih baik lagi jika kedua indukan yang dipilih adalah burung berkualitas, baik suara kicauan maupun fisiknya. Beberapa jenis burung finch yang bisa disilangkan dengan kenari adalah gold finch dan green finch. Keduanya paling pop**ar, karena peluang keberhasilan untuk disilangkan dengan kenari sangat tinggi.

Jika ingin menyilangkan kenari dengan finch, pastikan kedua indukan harus dalam kondisi sehat dan siap dikembangbiakan. Biasanya kenari yang digunakan berkelamin betina, sedangkan burung finch yang digunakan berkelamin jantan. Sediakan p**a kenari jantan sebagai pemancing birahi kenari betina di awal penjodohan.

Gold finch dan green finch bagus untuk disilangkan dengan kenari,

Pisahkan terlebih dlu burung-burung tersebut. Sebab pakan dan kebutuhannya mereka berbeda. Kenari bisa dengan mudah diberikan makanan yang tepat dengan 12 jam aktifnya setiap hari, sedangkan finch memiliki 14 – 16 jam aktif setiap hari. Pakan untuk finch berupa sayuran hijau, telur rebus, dan biji-bijian berkecambah (direndam dulu).

Gunakan kandang bersekat untuk memisahkan mereka, dan biarkan mereka saling melihat, sampai keduanya siap dijodohkan. Pertama kalinya, kenari betina kemungkinan akan menolak finch jantan.

Siapkan beberapa bahan untuk bersarang. Kotak sarang diletakkan di kandang kenari betina. Kenari akan mengambil bahan sarang dan menata sarangnya ketika ia sudah siap berkembang biak. Untuk mempercepat birahi kenari betina, Anda perlu menyiapkan kenari jantan yang sudah gacor di dekat kandang, tetapi jangan sampai terlihat kenari betina. Kalau betina sudah menyiapkan sarangnya, itu pertanda sudah siap kawin.

Pada saat itulah, kenari jantan bisa diperlihatkan kepada kenari betina. Ketika birahi betina makin tinggi, sekat yang memisahkan kenari betina dan burung finch bisa dibuka, agar segera memulai ritual kawinnya. Karena finch dikenal sebagai burung pemalu, terlebih saat ingin kawin, sudah saatnya Anda bersembunyi agar tidak terlihat finch.

Jika burung sudah melakukan ritual kawin, pisahkan finch dari kandang kenari, sampai burung betina mulai bertelur. Sebab burung finch s**a mematuk telur. Anakan akan menetas dalam waktu 2 munggu, dan siap meninggalkan sarang saat berumur 16 – 19 hari dam bisa mandiri setelah umur 30 hari.



Catatan tambahan:

Pada waktu anakan mulai meninggalkan sarang, itulah waktu yang tepat memaster mereka dengan suara burung, baik dari kenari jantan yang berkualitas maupun suara masteran dari media elekronik seperti CD atau MP3, agar diperoleh kenari hibrid yang memiliki kicauan yang penuh variasi dan lebih penuh irama.

Semoga bermanfaat.

03/08/2013

Perawatan kenari umur kurang dari 4 bulan

Merawat kenari yang umurnya masih di bawah 4 bulan memang membutuhkan kesabaran tersendiri, karena umumnya burung ini baru berkicau setelah berumur 5 – 6 bulan. Makin bertambah umur, makin bertambah rajin berkicau, kemudian menjadi gacor setelah burung dewasa dan siap mencari calon pasangannya. Ada hal-hal yang perlu difahami dalam merawat kenari berumur di bawah 4 bulan, sehingga perawatannya bisa lebih tepat untuk mencapai target saat dewasa nanti.

Saat ini, banyak Birdmania yang lebih menyukai membeli kenari yang berumur masih sangat muda. Selain harganya lebih murah, kenari yang berusia muda lebih mudah dimaster.

Apabila targetnya ingin mencetak kenari lomba, maka kenari bahan harus berumur lebih muda lagi, sekitar 25 – 30 hari, karena itulah saatnya memulai pemasteran yang paling tepat. Anjuran ini juga pernah disampaikan Om Likin dari Solusindo Canary Klaten, maupun Om Helmy Asalvo, pengorbit kenari jawara asal Jogja.

Berikut ini beberapa tips seputar perawatan burung kenari yang berumur kurang dari 4 bulan, agar mereka kelak menjadi kenari yang memiliki kualitas, baik dari segi mental maupun suara isiannya.

1. Kenari muda butuh pakan berprotein tinggi

Setiap jenis burung pada kelompok umur manapun tentu membutuhkan nutrisi tinggi untuk pertumbuhan sel, bulu, perkembangan fungsi organ-organ tubuhnya, dan kebutuhan dasar lainnya. Yang agak berbeda adalah kadar zat gizi tertentu, yang harus disesuaikan dengan umurnya.

Kenari, maupun jenis burung lainnya, membutuhkan pakan berprotein tinggi ketika masih anakan. Sejumlah ahli unggas merekomendasikan kadar protein dalam pakan kenari anakan sekitar 20 – 22 %. Hal ini terutama untuk memacu perkembangan dan fungsi organ-organ tubuhnya yang memang belum sempurna, juga untuk pertumbuhan badannya.

Ketika burung sudah remaja (4 – 7 bulan), kebutuhan protein tidak lagi sebesar fase anakan, biasanya hanya 14 – 16 %. Tetapi ketika burung sudah dewasa (8 bulan atau lebih), maka kebutuhan protein akan kembali meningkat menjadi 17 – 20 %. Jadi, fase anakan membutuhkan pakan dengan kadar protein paling tinggi.

Sebagian protein bisa didapatkan dari pakan kenari atau canary seed yang berkualitas, atau diselingi dengan pakan khusus seperti BirdFood yang bisa diberikan 1-2 seminggu, atau bisa juga diselingi dengan pemberian pakan kenari seperti biasanya.

BirdFood sebenarnya didesain untuk kenari yang mau dilombakan. Tetapi mengingat pakan ini mempunyai kandungan protein tinggi, bisa juga diberikan kepada kenari muda yang berumur kurang dari 4 bulan, tetapi dengan porsi pemberian cukup 1-2 kali dalam seminggu.

Tidak sedikit juga penggemar kenari yang membuat sendiri pakan kenari racikannya dengan mencampurkan beberapa pakan biji-bijian yang berprotein tinggi.

Kenari muda juga membutuhkan vitamin dan mineral. Sebagian terdapat dalam pakan bijian, tetapi biasanya belum mencukupi kebutuhan hariannya. Karena itu, perlu disokong melalui pemberian buah dan sayuran, misalnya oyong / gambas.

Sayuran yang diberikan untuk kenari muda atau bakalan sebaiknya memiliki warna hijau gelap, karena kaya vitamin A dan C, serta mengandung beberapa mineral seperti kalsium, fosfor, zat besi, dan magnesium. Sayur-sayuran berwarna hijau tua juga merupakan sumber karotenoid, yang bermanfaat untuk memerangi radikal bebas.

Buah-buahan juga penting bagi kenari muda atau bakalan. Buah-buahan sebaiknya diberikan dalam jumlah 1/4 saja. Jangan lupa kupas kulitnya dan buang bijinya, terutama untuk apel atau peer. Ada beberapa buah yang tidak boleh diberikan kepada burung kicauan, termasuk kenari, misalnya alpukat dan buah cokelat.

2. Kenari muda butuh penjemuran yang cukup.

Kenari muda, yang umurnya masih di bawah 4 bulan, juga membutuhkan cahaya matahari untuk mendukung pertumbuhan, menguatkan tulang, serta bermanfaat dalam penyebaran minyak yang melapisi bulu-bulunya sehingga tampak kuat, berkilau dan antiair.

Cahaya matahari mengandung banyak provitamin D, yang dibutuhkan burung muda. Hanya saja, penjemuran harus memperhitungkan waktu yang tepat, Waktu yang tepat untuk menjemur burung dimulai pada pagi hari pukul 07.00 hingga pukul 08.00. Hindari penjemuran burung melewati pukul 08.30, karena intensitas cahaya matahari sudah cukup terik dan bisa membuat burung mengalami dehidrasi maupun iritasi pada matanya.

3. Kenari muda butuh extra fooding secara tepat

Extra fooding (EF) juga sangat diperlukan untuk kenari. Bahkan burung kenari maupuun burung jenis finch lainnya memerlukan pakan tambahan di luar pakan utamanya. Pakan tambahan yang bisa diberikan kepada kenari muda antara lain telur rebus, telur semut rangrang (kroto) dan egg food.

Secara umum, burung kenari biasa diberikan telur puyuh rebus sebagai pakan tambahannya. Selain itu. telur puyuh rebus juga dipercaya bisa meningkatkan birahi kenari dengan cepat. Karena itu, beberapa penggemar memberikan telur puyuh rebus secara berkala (tidak terlalu sering), untuk mencegah kenari over birahi. Ini berlaku untuk kenari dewasa.

Berbeda dari perawatan kenari dewasa, telur rebus untuk kenari muda bisa diberikan secara terus-menerus, misalnya setiap hari, dengan porsi 1/2 butir, yang diberikan pada pagi dan sore hari. Sebab, seperti dijelaskan sebelumnya, kenari muda membutuhkan pakan berprotein tinggi. Pemberian telur puyuh rebus juga dapat menambah variasi pakannya.

Selain telur rebus, pakan tambahan untuk kenari adalah telur semut rangrang atau kroto. Untuk kroto, pilih yang masih berbentuk kapsul, bukan dalam bentuk larva atau sudah menyerupai bentuk semutnya. Masukkan kroto kapsul k edalam wadah pakan terpisah dengan jumlah 5 – 7 butir, yang diberikan setiap hari.

Burung yang masih sangat muda, misalnya umur 1-2 bulan, perlu dilatih dulu agar terbiasa memakan kroto. Sebab, burung kenari dewasa yang sebelumnya tak pernah makan kroto, sulit dilatih agar mau makan kroto. Jadi, pengenalan pakan ini harus dimulai sejak dini.

Eggfood menjadi pilihan terbaik sebagai pengganti telur puyuh dan kroto. Disebut eggfood, karena bahan dasar pembuatannya menggunakan telur rebus yang dicampur dengan bahan lain.

4. Kenari muda butuh kalsium dan fosfor

Burung muda, jenis apapun, sangat membutuhkan mineral, khususnya kalsium (Ca) dan fosfor (P), karena dua mineral inilah yang berperan penting dalam proses penulangan, serta pertumbuhan paruh, kuku, dan bulu.

Sumber mineral antara lain bisa diperoleh melalui tulang sotong yang dapat digantang di dalam sangkar. Boleh juga tulang sotong digerus dulu, lalu dicampurkan bersama pakan bijian dalam wadah.

5. Pemasteran untuk kenari muda.

Waktu yang tepat untuk memaster burung kenari, sesuai dengan anjuran Om Likin Solusindo dan Om Helmy Asalvo, adalah umur 25 – 30 hari. Jika Anda tidak berkesempatan memiliki kenari bahan semuda itu, bisa juga menggunakan burung yang berumur kurang dari 3 bulan untuk menjalani program pemasteran.

Pemasteran kenari muda bisa menggunakan beberapa metode yang dirasa efektif. Misalnya dengan suara dari kicauan burung masteran. Tentu saja burung master harus dalam kondisi rajin bunyi / gacor. Bisa juga dengan memakai media suara burung dari mp3 atau perangkat elektronik lainnya. Metode terakhir ini memang lebih murah, mudah. dan bisa juga efektif. Semuanya tergantung dari penempatan, waktu, dan pengaturan suara yang diputarnya.

Memaster burung muda akan lebih efektif jika kita menempatkan burung master dan kenari muda dalam satu ruangan. Dengan demikian, proses perekaman akan berjalan lebih sempurna dan lebih cepat daripada di luar ruangan (cek kembali detail pemasteran secara efektif di sini).

Satu hal lagi yang bisa menjadi pertimbangan Anda dalam merawat kenari muda adalah merangsangnya agar rajin bunyi, sekaligus meningkatkan level kicauannya.

Merawat kenari muda memang tidak semudah membalik telapak tangan, butuh proses dan waktu cukup lama untuk menikmati hasil dari perawatan kita. Om Likin dan Om Helmy sependapat, hasil perawatan sejak masih anakan baru bisa dilihat paling cepat pada saat kenari sudah berumur 1 tahun, bahkan terkadang baru terlihat saat umur 2 tahun.

Semoga bermanfaat.

30/07/2013

Mengobati kebotakan pada induk kenari betina

Dalam beberapa kasus, kita sering menjumpai induk kenari betina yang mengalami kebotakan terutama di bagian leher dan kepalanya. Kasus ini juga kerap terjadi pada jenis burung finch lainnya. Hal ini biasanya terjadi ketika induk betina sedang dalam masa reproduksi atau masa berkembang biak. Apakah kebotakan seperti itu bisa diobati dan teratasi?

Jika kebotakan dialami induk betina kenari (juga finch) selama masa reproduksi, kemungkinan besar hal itu disebabkan sang induk mengalami defisiensi yodium (I). Seperti diketahui, yodium merupakan salah satu jenis mineral yang memegang peranan penting terhadap fungsi kelenjar tiroid.

Burung yang mengalami defisiensi yodium akan mengalami beberapa permasalahan serius, misalnya kesulitan molting seperti mabung yang tidak tuntas, nyulam, bahkan bulu tidak mau tumbuh lagi usai ambrol (tahapan sebelum mabung).

Bukan hanya itu! Ketika fungsi kelenjar tiroid tidak normal akibat kekurangan yodium, maka hal ini bisa memicu terjadinya masalah pernafasan, bahkan infertilitas pada induk kenari betina. Infertilitas akan menyebabkan induk betina tidak mampu menghasilkan telur fertil (subur).

Bagaimana meningkatkan kadar yodium?

Sebagian penangkar, juga pemelihara kenari, acapkali tidak memperhatikan kandungan yodium dalam pakan yang diberikannya kepada burung. Sama seperti kalsium, mineral ini dibutuhkan dalam jumlah sedikit. Kalau kelebihan akan dibuang melalui f***s (kotoran). Tetapi jika sampai kekurangan akan menimbulkan beberapa gangguan seperti dijelaskan di atas, termasuk botak di kepala dan lehernya.

Meski jumlah yang dibutuhkan sangat sedikit, belum tentu hal ini terpenuhi oleh makanan yang biasa diberikan kepada kenari, termasuk pakan jadi sekalipun. Karena itu, sangat penting untuk memastikan kecukupan yodium dalam pakan kenari.

Pada induk betina yang mengalami kebotakan, kemudian diterapi dengan meningkatkan kadar yodium dalam pakannya, biasanya sekitar 2-3 minggu sudah terjadi perubahan dengan adanya tunas-tunas bulu (bulu-bulu jarum) yang bermunculan.

Terdapat beberapa cara untuk meningkatkan kadar yodium dalam pakan kenari, yaitu

1.Menambahkan parutan tulang ikan sotong ke dalam makanan atau sayuran hijau yang biasa diberikan kepada burung. Jika tidak ada tulang ikan sotong, bisa juga menggunakan kulit atau kerabang tiram.

Jika setelah 3 minggu menggunakan cara di atas, dan bulu-bulu jarum masih belum tumbuh, bisa dipastikan kebotakan bukan disebabkan induk betina mengalami defisiensi yodium. Ada beberapa faktor penyebab kebotakan selain defisiensi yodium, yaitu :

Kekurangan nutrisi, terutama protein.
Usia kenari sudah tua. Beberapa kenari betina berusia tua sering mengalami kebotakan pada sekitar leher dan kepalanya.
Terlalu produktif. Kebotakan juga kerap dialami induk kenari betina yang over produksi. Misalnya dalam setahun bisa 4 kali produksi. Tetapi itu hanya terjadi jika tidak diimbangi dengan nutrisi yang sepadan. Burung produktif yang nutrisinya terjaga jarang mengalami kebotakan.
Infeksi bakteri, atau gangguan kutu, tungau, jamur dan parasit lainnya bisa menyebabkan beberapa bulu berjatuhan. Jika tidak segera diatasi akan terjadi kebotakan yang merata, dan jika sudah kronis bisa menjadi botak permanen.

Bagaimana pun, penangkaran tidak mungkin dilakukan jika induk betina mengalami kebotakan, terlebih jika penyebabnya defisiensi yodium. Ketika burung dipaksa untuk terus berproduksi, dalam kondisi tubuh yang kekurangan yodium, maka lambat-laun akan berimbas ke saluran pernafasannya.

Semoga bermanfaat.

28/07/2013

Panduan melatih kenari agar jinak tangan

Menjinakkan burung sangat diperlukan terutama jika ingin dijadikan indukan. Burung yang jinak cenderung tenang di dalam kandang penangkaran, terutama saat mengerami telur dan merawat anaknya. Tetapi burung piaraan yang jinak juga memudahkan dalam perawatan harian. Khusus untuk burung paruh bengkok (parrot) dan burung finch (termasuk kenari), penjinakan bisa membuat mereka mudah berinteraksi dengan orang-orang di rumah, bahkan bisa dilepas di luar sangkar. Artikel kali ini hanya membahas cara melatih kenari dan burung finch lainnya.

Tidak seperti burung paruh bengkok seperti parkit, nuri, dan kakatua, di mana penjinakan harus dilakukan melalui pemotongan bulu sayap (wing clipping), maka penjinakan burung kicauan seperti kenari atau jenis finch lainnya tidak bisa dilakukan dengan cara tersebut.

Penjinakan kenari lebih efektif diterapkan saat burung masih piyikan (lolohan), tetapi bisa juga diterapkan pada burung muda (bakalan). Jika dilakukan dengan benar, konsisten, dan sabar, kenari muda juga bisa jinak seperti burung yang dirawat sejak piyikan.

Keuntungan yang bisa diperoleh dari kenari yang jinak tangan (hand taming) tentu saja bisa diajak berinteraksi langsung dengan Anda di luar sangkar. Misalnya bermain-main dengan barang-barang yang ada di dalam rumah, burung bisa bertengger di atas tangan sambil berkicau, burung bisa olahraga (jadi tidak dibutuhkan kandang umbaran), dan sebagainya. Harga kenari jinak tangan pun bisa tinggi, karena dianggap memiliki mental yang bagus.

Sebelum memulai menjinakkan kenari, harap perhatikan dulu beberapa hal mendasar yang berkaitan dengan tahapan penjinakan burung tersebut, yaitu :

1. Tidak harus burung yang dirawat dari piyikan

Menjinakkan kenari agar jinak tangan tidak harus menggunakan burung yang dirawat dari piyikan, tetapi bisa juga burung bakalan yang berusia 1 – 6 bulan. Sebab burung muda masih mampu beradaptasi dengan cepat.

2. Metode yang digunakan

Pada tahap penjinakan, sebaiknya hanya dilakukan satu orang saja agar burung tidak bingung, dan proses penjinakan bisa lebih. Lebih baik lagi selama melatih, Anda selalu menggunakan pakaian yang sama, sehingga burung mudah untuk mengenali Anda. Misalnya, setiap melatih selalu menggunakan baju putih. Boleh juga menggunakan baju kotak-kotak merah ala Jokowi.

Setiap berinteraksi dengan kenari atau jenis finch lainnya, biasakan mengajak bicara dengan perintah tertentu. Contoh: “ayo” , “sini”, “makan”, ” naik”, dan sebagainya.

3. Waktu pelatihan

Melatih burung tidak perlu sampai seharian penuh. Usahakan menggunakan waktu aktif burung, yaitu pagi hingga siang hari. Kalau malam, burung mesti cuci kaki dan bobok (he..he…).

Setiap sesi latihan bisa dilakukan selama 10 menit, yang diselingi dengan istirahat sebentar, kemudian dilanjutkan lagi ke sesi berikutnya. Tahapan dalam pelatihan bisa saja dilakukan antara 30 menit sampai 3 tiga jam sehari, tergantung waktu senggang Anda. Yang penting rutin setiap hari. Jangan hari ini latihan, besok istirahat, dan lusa latihan lagi.

4. Kesabaran menjadi kunci keberhasilan

Kesabaran menjadi kunci keberhasilan dalam pelatihan ini. Sebab burung jenis finch tidak sama dengan burung paruh bengkok yang memiliki kecerdasan dan intelektual tinggi. Butuh waktu lebih banyak untuk bisa membuat kenari jinak tangan.

Tidak jarang kenari memiliki rasa jenuh atau bosan dengan Anda. Jika hal itu sampai terjadi, Anda tidak perlu putus asa. Sebab, hal ini justru membuat kenari makin menjauhi anda dan makin sulit dijinakkan. Intinya, selama Anda tak berlaku kasar, burung pun tidak akan mengganggap Anda sebagai musuh yang harus dihindari.

Oke, saya anggap semua sudah memahami hal-hal mendasar di atas. Sekarang kita beralih ke cara pelatihan.

LATIHAN I : BELAJAR BERADAPTASI

Latihan I hanya berlaku untuk Anda yang baru saja membeli kenari. Untuk yang sudah lama memelihara kenari, sok.. langsung ke Latihan II.

Kalau kenari yang Anda miliki baru dibeli, jangan langsung dilatih. Biarkan dulu beberapa hari agar beradaptasi dengan lingkungan di sekitar sangkarnya. Gantung sangkar di tempat yang banyak aktivitas manusia. Terapkan metode perawatan harian seperti membersihkan sangkar, mengganti pakan dan air minum, extra fooding (EF), dan sebagainya.

Amati tingkah laku dan karakternya. Misalnya, apa pakan kes**aannya dan bagaimana tingkahnya jika sedang stres atau senang. Dengan demikian, Anda bisa hafal dengan perilaku kenari jika sewaktu-waktu muncul saaat dilatih.

LATIHAN II : PENJINAKAN DI DALAM SANGKAR

Cara pertama adalah menjinakkan burung di dalam sangkarnya. Jadi, jangan coba-coba menjinakkan kenari di luar sangkar, sebelum burung benar-benar jinak di dalam sangkar.

Setiap pagi, saat burung akan dikeluarkan, angkat wadah pakannya. Biarkan kenari merasa lapar selama beberapa waktu. Setelah itu, barulah diberi pakan kes**aannya seperti daun sawi atau telur rebus, dengan cara menaruhnya di ujung jari atau dijepit dua jari Anda.

Usahakan tangan tidak terlalu dekat dengan burung. Biarkan sampai burung menghampiri dan meraih makanannya, meski awalnya dengan rasa takut tapi mau.

Latihan mengambil makanan dari jari tangan manusia.


Gerakkan tangan Anda dengan perlahan tapi lembut. agar tidak membuat kenari kaget atau ketakutan. Lakukan hal ini selama beberapa menit, agar burung terbiasa dengan makanan yang Anda suguhkan. Jangan lupa memberi perintah lewat kata-kata, misalnya “makan”.

Setelah sesi pelatihan tersebut selesai, masukkan kembali wadah pakan ke tempat semula. Pada tahap ini, sangat wajar jika burung masih takut dengan kehadiran tangan Anda di dalam sangkar. Tetapi lama-lama burung akan terbiasa dan mau mendekat jika merasa lapar. Sebab metabolisme kenari maupun finch lainnya berjalan cepat, sehingga membuat mereka sering mudah lapar. Hal ini tentu sangat membantu dalam proses pelatihan.

Setelah beberapa hari pelatihan, dan burung sudah terbiasa makan dengan cara tersebut, sekarang mulailah dijauhkan makanannya. Misalnya dengan meletakkan makanan di telapak tangan (bukan lagi dipegang). Dengan demikian, burung akan belajar dilatih untuk naik ke tangan kita kalau ingin mengambil makanan tersebut.

Latihan mengambil makanan dari telapak tangan manusia.


Makanan yang digunakan kali ini adalah telur rebus atau biji-bijian favoritnya, yang diletakkan di atas telapak tangan. Gerakan tangan juga harus perlahan, agar burung tidak kaget dan takut. Jangan lupa memberi perintah lewat kata-kata misalnya “naik” , “makan” atau memanggil namanya.

LATIHAN III : NAIK KE JARI TELUNJUK

Untuk bisa mengeluarkan kenari keluar dari sangkar, diperlukan latihan agar burung mau nangkring di atas jari tangan Anda. Proses pelatihan ini bisa dimulai dengan menggunakan tenggeran pendek.

Dekatkan tenggeran secara perlahan ke hadapan burung yang sedang duduk tenang. Sentuhkan ke bagian dada atau perut burung. Biasanya, burung akan mengangkat kakinya untuk naik ke tenggeran tersebut (insting burung umumnya selalu berada di tempat lebih tinggi).

Mungkin pada awalnya burung akan menghindar, tetapi jika dilakukan terus-menerus, burung akan mau naik ke atas tenggeran pendek yang kita sodorkan.

Jika sudah berhasil dilatih naik ke tenggeran pendek, sekarang Anda tak perlu menggunakan tenggeran. Jadi, sodorkan jari telunjuk Anda sebagai pengganti tenggeran. Sama seperti latihan sebelumnya, dekatkan jari telunjuk ke hadapan burung, kemudian sentuh bagian dadanya. Burung akan merespon dengan langsung naik ke jari telunjuk Anda. Jangan lupa memberikan perintah dengan kata-kata misalnya ” naik” atau sambil sebut namanya.

LATIHAN IV : MELATIH DI LUAR SANGKAR

Pelatihan di luar sangkar banyak dilakukan penggemar kenari dan finch di mancanegara. Lokasi latihan sebaiknya di ruangan tertutup atau kamar yang tertutup, dengan terlebih dulu menyingkirkan benda-benda yang bisa menyakitinya seperti kaca cermin.

Awalnya, burung akan malu-malu keluar dari sangkarnya. Hal ini bisa diatasi dengan menggunakan metode pelatihan sebelumnya, yaitu menggunakan jari tangan (telunjuk) untuk mengeluarkan mereka dari sangkarnya.

Letakkan burung perlahan di atas pundak Anda. Biarkan ia melihat suasana di sekitarnya. Ajak burung bermain-main. Misalnya, dengan melatihnya terbang agar menghampiri Anda, sambil memanggil nama atau memberi perintah dengan menunjukkan makanan kepadanya.

Melatih burung di atas pundak | foto : youtube.com


Setelah melalui proses pelatihan yang panjang dan membutuhkan kesabaran, kita pun akan mendapatkan kepercayaan dari burung tersebut. Jika kita sudah mendapatkan kepercayaan dari burung, maka burung pun menjadi lebih mudah dilatih untuk melakukan berbagai atraksi. Bahkan Anda bisa mengajaknya keluar ruangan, atau mengajaknya bermain di halaman, tanpa khawatir burung akan terbang meninggalkan pemiliknya.



Nah, bagaimana? Tertarik menjinakan kenari di rumah? Ini bisa menjadi alternatif bagi Anda yang memiliki burung kenari bakalan, yang lama tidak mau berkicau, atau burung bakalan betina.

Semoga bermanfaat.

26/07/2013

Beberapa metode sexing anakan kenari

Sexing atau membedakan jenis kelamin burung kenari relatif lebih mudah dilakukan jika burung sudah mencapai umur dewasa kelamin (UDK). Begitu bertelur, maka kenari tersebut pasti betina (tul.. betul ?). Beberapa penangkar umumnya membutuhkan kepastian yang lebih cepat, terutama untuk memenuhi permintaan konsumen yang justru ingin membeli kenari sejak anakan. Untuk memandu para penangkar dan penggemar kenari, ada beberapa metode sexing yang bisa dilakukan. Meski tidak mudah, kalau sudah terlatih nantinya akan menjadi lebih gampang.

Metode ini mencakup beberapa hal sebagai berikut :

Sexing sejak anakan kenari masih di sarang.
Sexing berdasarkan suaranya sejak dini.
Sexing berdasarkan penampilan warnanya.
Sexing sejak anakan kenari masih di sarang

Penangkar yang khusus mengembangbiakkan kenari tipe penyanyi biasanya fokus pada pemilihan anakan kenari yang berjenis kelamin jantan. Dengan demikian, anakan jantan bisa langsung diangkat dan dipisahkan dari saudaranya yang betina. Sejak itu p**a, anakan kenari jantan mulai dimaster agar kemampuan berkicaunya bisa maksimal saat dewasa nanti.

Untuk alasan itulah, beberapa penangkar kenari telah membuat riset atau penelitian mendalam untuk menentukan jenis kelamin burung dalam usia sedini mungkin, sebelum anakan menjadi burung muda, apalagi burung dewasa.

Sexing kenari bisa dimulai sejak masih berada di sarangnya.


Sedikitnya ada tiga metode yang merupakan hasil penelitian dan dapat digunakan para penangkar kenari di Indonesia dalam menentukan jenis kelamin anakan. Meski belum terjamin keakuratannya, Anda bisa mencobanya untuk memperoleh formula yang tepat bagi Anda sendiri berdasarkan beberapa uji coba :

Cara pertama
Untuk metode ini, anakan harus dalam keadaan sudah memiliki bulu pertama, dengan bulu sayap masih berupa sedotan (bulu jarum) . Caranya, tekan sarangnya menggunakan jari telunjuk Anda. Jika anakan langsung menunduk dengan pantat atau ekor yang mengarah ke atas, itu menandakan burung jantan. Sebaliknya, jika anakan kenari diam saja, sambil melihat Anda, itu adalah burung betina.

Cara kedua
Taruh semua anakan yang berasal dari satu sarang di atas handuk, atau permukaan kasar lain yang tidak licin, di mana mereka akan menggunakan kedua kakinya untuk berdiri. Jika ada anakan yang langsung melompat dan mengarah ke depan, itu menandakan burung jantan. Sebaliknya, jika diam saja, berarti burung betina.

Cara ketiga
Cara ini bisa dilakukan pada saat pemasangan ring. Anakan yang memiliki jari kaki lebih panjang dari pusat kakinya adalah burung jantan. Sedangkan anakan yang jari kakinya lebih rata ukurannya adalah burung betina.

Sexing berdasarkan suaranya sejak dini

Sekitar 1 bulan sejak menetas, anakan kenari biasanya sudah bisa makan sendiri. Saat itulah, ia akan lebih banyak mengeluarkan suara cicitannya, yang mengandung beberapa makna, antara lain :

Lapar
Terkejut, panik
Kesakitan, marah
Terganggu oleh saudaranya
Tetapi terkadang, di antara waktu-waktu tersebut (masa mandiri hingga waktu ganti bulu), mereka berusaha untuk berkicau. Lagu pertama ini dikenal dengan istilah sub-song, yang dijabarkan sebagai suara “Ngeriwik” yang dinyanyikan sambil melamun dengan mata setengah tertutup, dalam keadaan hampir tidur siang.

Saat itulah sebenarnya burung sedang belajar berkicau, yang bisa terlihat dari tenggorokannya yang kembang-kempis seperti halnya kenari jantan ketika sedang bernyanyi.

Sebagian pakar kenari menganggap bahwa ini pertanda burung tersebut berkelamin jantan, yang sedang mengembangkan (melatih) suara nyanyiannya. Tetapi hal ini belum bisa dijadikan kesimp**an akhir, sebelum kenari mulai berpindah lagi ke lagu berikutnya, pada tahap belajar bernyanyi yang disebut plastic song. Plastic song adalah lagu yang dinyanyikan burung muda yang masih dalam tahap belajar bernyanyi, terdiri atas beberapa suku kata berbeda / variatif dan elemen lagu yang dikenalnya.

Secara umum, tahapan belajar yang disebut lagu plastik ini bisa diandalkan sebagai penentu jenis kelamin burung jika burung masih berusia muda. Tetapi perlu diketahui, burung betina yang berusia lebih dari 1 tahun pun terkadang akan bernyanyi pada tingkatan lagu plastik. Tetapi pada umur muda rasanya jarang dijumpai.

Sexing berdasarkan penampilan warnanya

Perlu dicatat, metode yang satu ini tidak bisa digunakan pada beberapa kenari keturunan, namun dapat dimanfaatkan dalam memilih gender dari burung kenari jenis penyanyi.

Sebagian besar kenari keturunan memiliki dua jenis bulu akibat mutasi kenari tipe penyanyi split to kenari tipe postur maupun tipe warna. Istilah split atau split to biasa digunakan dalam mutasi kenari, mutasi lovebird, gould amadine, dan gelatik jawa.

Pada burung kenari penyanyi atau non-keturunan, seluruh tubuh burung jantan akan berwarna kuning yang sedikit lebih terang daripada betina yang agak pucat. Hal ini bisa juga berlaku pada kenari keturunan, sepanjang burung tersebut tidak mengalami mutasi intensif seperti yang biasa terjadi pada kenari keturunan lainnya.

Hal ini bisa terlihat jelas pada kenari yang memiliki warna bulu full kuning, karena mereka tidak punya pigmen gelap yang bisa mengaburkan pandangan mata seseorang. Jika kenari sudah memiliki bulu dewasa (ganti bulu pertaman), maka penenutan jenis kelamin bisa dilakukan dengan melihat kecerahan warna bulu kuningnya. Dalam hal ini, yang berwarna kuning cerah adalah jantan dan yang warna kuningnya pucat adalah betina.

Semoga bermanfaat.

23/07/2013

Line breeding: Metode alternatif untuk mendapatkan “salinan” indukan berkualitas

Kita sering mendengar istilah line breeding dalam sebuah penangkaran. Apa sih maksudnya? Line breeding adalah metode pengembangbiakan burung dengan menggunakan keturunan yang memiliki garis darah sama, dengan tujuan mendapatkan keturunan yang hampir sama kualitasnya dengan salah satu induknya. Istilahnya membuat “salinan” atau fotokopi dari burung indukan yang berkualitas. Salinan saya beri tanda kutip, karena salinan sejati hanya bisa diperoleh melalui kloning. Jadi, tetap tidak bisa sama persis dengan induknya, tetapi sebagian besar darahnya berasal dari salah satu induk berkualitas (bisa induk jantan, bisa juga induk betina).

Perlu diingat, metode line breeding hanya dianjurkan untuk burung-burung dengan kualitas terbaik, misalnya induk jantan kenari maupun jenis burung lain, termasuk murai batu, yang sudah puluhan kali juara 1 tingkat nasional. Bisa juga induk betina yang sebagian besar anak atau keturunannya pernah menjadi juara.

Jika induk tidak punya trah juara, apalagi tidak pernah diikutkan dalam lomba, sebaiknya jangan pernah menggunakan metode perkawinan line-breeding. Sebab metode ini memiliki risiko tinggi terhadap keturunannya. Sebagai konsekuensi dari perkawinan sedarah, maka seluruh gen dominan (baik yang bersifat bagus maupun jelek) akan muncul.

Makanya, keturunan yang dihasilkan tidak semuanya bagus, ada juga yang jelek, bahkan cacat. Itu sebabnya, di bagian akhir artikel ini, Kami akan memberi arahan mengenai kelanjutan dari keturunan hasil line-breeding, agar anak-anaknya kelak tetap berkualitas.

Dalam penangkaran burung, metode line breeding kerap diterapkan terhadap perkutut bangkok. Belakangan, merpati balap pun kerap menggunakan metode ini. Meski sudah ada, aplikasi line breeding masih jarang dijumpai pada burung kicauan, terutama untuk burung lomba. Para penangkar burung kicauan umumnya hanya melakukan perkawinan antara burung juara (misalnya jantan) dengan burung betina yang sebagian besar anaknya pernah juara.

Line breeding pada prinsipnya masih merupakan bagian dari inbreeding, yaitu perkawinan antara dua individu burung yang masih memiliki hubungan darah, seperti anak dan bapaknya, anak dan ibunya, anak dan kakeknya, anak dan pamannya, dan seterusnya. Pada manusia, hubungan perkawinan sedarah disebut in**st.

Dan, sebagaimana Anda tahu, perkawinan sedarah sebenarnya tidak dianjurkan karena akan melahirkan keturunan yang secara genetis buruk. Tetapi untuk tujuan tertentu, dan melalui pengawasan ketat, metode line breeding bisa menghasilkan keturunan yang mewarisi sebagian besar gen dari salah satu induk yang dijadikan target “salinan”.

Untuk memulai line breeding, sekali lagi, pastikan salah satu induk dijadikan target “salinan”. Contoh, induk jantan dijadikan target karena sudah puluhan kali juara lomba tingkat nasional. Misalnya murai batu Natalia, Happy Birthday, dan Suara Sakti, atau kacer Satria Dewa dan Solo Berrick, dan sebagainya. Ini sekadar ilustrasi bagaimana burung-burung jawawa ini begitu digdaya di arena lomba.

Kemudian, induk betina yang hendak dipasangkan juga harus berkualitas. Setidaknya, beberapa anaknya pernah juga menjadi juara. Perkawinan kedua induk tersebut akan melahirkan filial 1 (F1), atau keturunan generasi pertama/

F1 yang dihasilkan akan mewarisi sifat dari ayahnya dan ibunya. Saya belum berbicara dulu masalah pewarisan gen, melainkan seberapa besar anak (F1) mewarisi sifat-sifat kedua orangtuanya secara umum. Sebab sifat / karakter sangat banyak, misalnya panjang kaki, warna bulu, ukuran kepala, panjang tubuh, tingkat kesuburan (fertilitas), mental, dan sebagainya.

Setiap karakter ditentukan oleh pasangan gen dalam DNA. Pasangan gen ini terdiri atas 2 gen, masing 1 dari ayah dan ibu. Gen yang satu selalu memberikan pengaruh gen yang menjadi pasangannya. Efek yang terlihat oleh mata kita adalah gen dominan, sedangkan gen resesif tersembunyi (tak terlihat).

Nah, kita hanya melihat seluruh sifat/karakter secara umum. Dalam hal ini, F1 akan mewarisi 50% sifat ayahnya dan 50% sifat ibunya. Dalam gambar di atas, warna biru menunjukkan sifat ayah dan warna putih menunjukkan sifat ibu. Sebagian penangkar terkadang menyebutnya “darah” (bukan dalam pengertian darah yang sebenarnya). Jadi F1 mewarisi 50% “darah” ayahnya dan 50% “darah” ibunya.

Karena yang menjadi target adalah darah ayahnya, maka kita perlu mencari F1 betina untuk dikawinkan dengan ayahnya...

(F2) berubah menjadi 75%. Sekadar perbandingan, darah ayah pada F1 hanya 50%. Sebaliknya, darah ibunya menurun dari 50% pada F1 menjadi 25% pada F2.

Sekarang, F2 dikawinkan lagi dengan kakeknya, atau ayah F1.

F3 hasil perkawinan antara F2 dan kakeknya (atau ayah F1) menunjukkan peningkatan darah, yaitu 87,5% seperti darah induk jantan berkualitas yang dijadikan target. Jika hal ini dilanjutkan terus, maka F4 memiliki 93,75% darah induk jantan target.

Jika diteruskan lagi, F5 akan memiliki 96,875 % darah induk jantan target, dan seterusnya. Namun, biasanya penangkar hanya melakukan line breeding sampai F3 atau F4. Seluruh rangkaian ini memerlukan waktu sekitar 3 tahun, karena burung yang akan dikawinkan harus benar-benar matang kelamin. Burung betina yang akan dikawinkan dengan ayah, kakek, atau kakek buyutnya minimal berusia 8 bulan.

Beberapa catatan penting

Perlu diingat, sejak perkawinan antara F1 dan ayahnya, Anda harus memilih burung-burung F2 berkualitas bagus. Sebab sangat dimungkinkan beberapa F2 hasil perkawinan itu cacat atau memiliki kualitas sangat jelek, sebagai konsekuensi dari perkawinan sedarah. Jadi yang digunakan sebagai bahan harus mengalami proses seleksi ketat.
Tujuan utama line breeding adalah memperoleh “salinan” sifat-sifat dari induk jantan berkualitas yang dijadikan target. Namun, semua ini menjadi percuma kalau F3 atau F4 yang dihasilkan kemudian dikawinkan dengan burung dengan kualitas biasa. Oleh sebab itu, agar keturunannya juga berkualitas, F3 atau F4 disarankan dikawinkan lagi dengan burung lain yang berkualitas dan sama sekali tidak mempunyai hubungan darah.
Beberapa penangkar profesional biasanya mengawinkan F3 atau F4 dengan F3 atau F4 hasil line breeding lainnya. Jadi, kalau Anda mau melakukan line breeding, dianjurkan membuat dua proyek sekaligus, kemudian F3 atau F4 pada masing-masing proyek dikawinkan, untuk memperoleh anakan yang berkualitas dan melebihi kualitas buyut-buyutnya.
F3 dan F4 bisa dijadikan parent stock untuk menghasilkan anakan (final stock) yang memiliki kualitas standar.
Semoga bermanfaat.

Address

Yogyakarta City
55231

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Nutrifa posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Nutrifa:

Share

Category