Candra Prastha Farm

Candra Prastha Farm Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Candra Prastha Farm, Pet service, Jalan glagahsari no 90 yogyakarta kec umbulharjo, kelurahan warungboto, Yogyakarta City.

Kadang sepele, namun ini kunci buat kesehatan ternak burungmu, tempat minuman, seringkali kita lihat beberapa peternak k...
07/08/2018

Kadang sepele, namun ini kunci buat kesehatan ternak burungmu, tempat minuman, seringkali kita lihat beberapa peternak kadang lupa akan kebersihan tempat minum burung mereka.

Padahal gaes, tahukah kamu bahwa tiap hari tempat minum itu untuk aktivitas burung mandi, minum dll, dari situlah debu dan kuman menempel di tempat minum dan lama2 berkembang biak dan pasti akan menyerang burung kita nantinya. Gak pengen kan, burung kamu sakit cuma karena kita tledor jarang bersihkan tempat minum? Gak banget deh, jangan....

So stelah baca ini yuk mulai rajin bersihkan tempat minum kita, selain penyakit dan mikro bakteri yg menempel, kadang akan berlumut/ber Alga, yg itu bila di konsumsi burung akan membahayakan buat pencernaanya.

Yuk Sayangi burungmu, lebih baik mencegah daripada mengobati.

Hai kawan kawan, sekrang Candra Prastha ada blognya loh, disana kami mulai mengedukasi berbagai jenis hewan yang ada did...
19/07/2018

Hai kawan kawan, sekrang Candra Prastha ada blognya loh, disana kami mulai mengedukasi berbagai jenis hewan yang ada didunia .Yuk mampir buat baca baca...

Hai sobat Prastha Tahukah kamu tentang si jangkung namun mungil ini? Yak betul sekali sebut saja ayam “Modern Game’’ tahukah kamu gaes bahwa si mungil ini berasal dari britania Inggris,dan ayam ini…

MANUK KAMU GA KAWIN2?MANUK KAMU LETOY?MANUK KAMU TIDAK AKUR?MANUK KAMU SERET JODOH(EEEH)MANUK KAMU KO GA MASUK GLODOKBLA...
09/07/2018

MANUK KAMU GA KAWIN2?
MANUK KAMU LETOY?
MANUK KAMU TIDAK AKUR?
MANUK KAMU SERET JODOH(EEEH)
MANUK KAMU KO GA MASUK GLODOK
BLA....BLA....BLA....BLA...BLA....

Tenang gaes, mungkin manuk kamu jarang dikasi Extrafooding jadi kurang baik produksinya bahkan parahnya burung kamu ga kawin kawin,waaah perlu evaluasi tuh...
Bisa jadi burung bermasalah
Burung kamu gak jodoh
PO malahan homo PO wedok Kabeh ...😖

Tapi gaes rata-rata masalahnya emang perlu diberi extra fooding gaes ,mari diberi kangkung dan kecambah gaes.

✓Manfaatnya kangkung
kangkung mempunyai kandungan vitamin A yang sangat tinggi (15.379 IU), dan hanya kalah dari wortel yang memang merupakan sumber vitamin A terbaik (16.705).

Vitamin A sangat bagus untuk induk betina, sebab telur yang dihasilkannya lebih berkualitas. Ketika dierami, embrio bisa tumbuh sempurna.Memproduksi hormon seks. Produksi hormon seks baik testosteron, kortikosteron, estrogen, maupun progesteron, hanya bisa terjadi jika ada faktor pemicunya. Nah, vitamin B3 (Niasin) inilah yang mampu memicu burung memproduksi hormon seks. Vitamin ini juga membantu meningkatkan mental burung.kandungan kalsium nya juga bisa memicu birahi si burung parkit kita.
Dan banyak lagi manfaatnya bisa menjaga kekebalan tubuh,menyembuhkan luka dll.

✓Manfaat Kecambah/Toge
Adapun kandungan gizi yang terdapat dalam kecambah ialah seperti vitamin A, vitamin C, vitamin C dan beberapa mineral penting seperti kalsium, zat besi, magnesium, kalium, serat, folat, asam amino, dan protein.

Tapi perlu diperhatikan bahwa kecambah ini buat pakan tambahan saja jangan sering sering diberikan karena kecambah sendiri mengandung protein nabati yang tinggi sehingga bisa menyebabkan over birahi sehingga kurang baik banyak2 buat parkit.

Namun bila pemberiannya pas maka bisa baik buat produksi parkit kamu.

So,yuk yg belum tahu ,segera diberikan ya biar ternak kamu makin luancaaar 😁

•GULA JAWA BUAT CUACA EXTREME•Ahir Ahir ini gaes cuaca di Indonesia begitu extreme sehingga membuat ayam Kate kita  stam...
08/07/2018

•GULA JAWA BUAT CUACA EXTREME•

Ahir Ahir ini gaes cuaca di Indonesia begitu extreme sehingga membuat ayam Kate kita stamina/daya tahan tubuhnya menjadi berkurang akibat cuaca dingin. Belum lagi masalah penyakit sering muncul pada cuaca yang se extreeme ini.

Pemberian obat ataupun jamu dirasa wajib diberikan demi Ayam Kate kesayangan kita,apalagi anakan.

"Waduh jamunya kek apa ya?"
"Mahal gak ya?"
"Pasti ribet nih?"
"Bahanya susah kayaknya?"

"TENANG" jangan panik dulu gaes...😂
Solusinya gampang, cukup di kasih air gula Jawa gaes😊 (gula Jawa dilarutkan air)
wooow super Murmer ternyata hihihi...

Mau tau kandungannya??
Nih gaes kita kepo dikit terkait kandungan yang ada di Gula Jawa

Nutrisi Gula Jawa (sajian 100 g)
Energi (kkal) : 386
Protein (g) : 3,0
Karbohidrat (g) : 76,0
Lemak (g) : 10
Kalsium (mg) : 76
Fosfor (mg) : 37
Besi (mg) : 37
(Sumber Mbah Google)

Jadi kamu tahu kan Gaes "Air Gulajawa" bermanfaat banget buat Ayam kita .

Kandungan nutrisi air gula jawa berupa sukrosa dan glukosa mampu mensuplai sumber energi dan nutrisi lain berfungsi untuk menambah stamina ayam kate kita dan aman tidak bikin diabetes hihihi 😂

Manfaatnya buat ayam Kate:

✓ Meningkatkan stamina dan daya tahan tubuh ayam Kate kita.
✓ Menambah nutrisi/sumber energi dalam ransum untuk DOC kate pada air minum agar mudah diserap.
✓ Mengatasi dehidrasi pada ayam atau DOC Kate kita.
✓ Menambah berat badan ayam Kate kita.
✓ Mencegah kematian pada ayam kate kita.

Nah banyak banget kan manfaatnya,dengan bahan murah namun ayam kita bisa sehat,yuk segera kita berikan sebelum terjadi yang tidak diinginkan...

NB: Lebih baik mencegah daripada mengobati gaes.

Sumber: Candra Prastha

THOR,  SI KATE BLOROK MADU. MARI YANG CARI KATE BULAT TAPI NDAK DIGORENG DADAKAN (SAYANG)  😂SPEC: KAKI BESARBADAN: BULAT...
11/03/2017

THOR, SI KATE BLOROK MADU.
MARI YANG CARI KATE BULAT TAPI NDAK DIGORENG DADAKAN (SAYANG) 😂
SPEC: KAKI BESAR
BADAN: BULAT
LEHER: PENDEK
KAKI: PENDEK BESAR(SIMBAR)
NAMA: THOR
USIA: 1TAHUN
PRODUKSI: PROVEN (PRODUK)
JENGGER: STANDAR
MINUS: BULU PEDANG HABIS DICABUT BIAR TUMBUH SEMPURNA.
COCOK BUAT KAMU2 YG CARI MATERI BREEDING. PENGEN KEPO/SERIUS HUB:
NO /WA :087799446650
PIN :D221E840
KAMI SIAP KIRIM KESELURUH PENJURU NUSANTARA YANG DILALUI JASA CHARGO. KAMI JUGA MELAYANI PESANAN AYAM LAINYA.


08/03/2017

INI hasil Studi Biologi Ayam Hutan Hijau (Gallus varius) dan Strategi Konservasinya Melalui Teknologi Produksi Semen Beku dan Inseminasi Buatan

Abstrak

Ayam hutan hijau jantan akhir-akhir ini banyak diburu orang untuk disilangkan dengan ayam kampung betina guna menghasilkan hibrida jantan yang disebut bekisar yang mempunyai nilai ekonomis sangat tinggi, karena selain ornamen bulunya yang indah, memiliki p**a suara yang merdu. Bekisar jantannya fertil namun betinanya menelurkan telur yang kecil-kecil yang seringkali infertil. Hal ini dapat merupakan ancaman bagi pop**asi ayam hutan hijau yang sudah menurun. Ayam hutan hijau yang masih liar telurnya sedikit, hanya sekitar 40 butir semusim. Sifatnya yang sulit dijinakkan dan mudah sekali tercekam dalam pemeliharaan di kandang (in captivity) sering berakibat kematian. Konservasi merupakan salah satu cara utama dalam pengelolaan spesies yang terancam itu dengan jalan meningkatkan penampilan reproduksinya. Cekaman juga mengganggu aktivitas reproduksi, dan bukti-bukti telah dilaporkan bahwa cekaman dapat menghambat perilaku seksual, produktivitas serta immunitas. Penelitian tentang endokrinologi reproduksi pada ayam hutan hijau baru mulai dirintis oleh peneliti. Mengingat bahwa salah satu aspek penting dalam mempertahankan kelangsungan hidup ayam hutan hijau yang terancam dan tercekam ini adalah peningkatan aktivitas sistem reproduksinya yang tercermin pada profil hormon reproduksinya, maka penelitian ini dilaksanakan untuk mempelajari fisiologi dan khususnya profil hormon reproduksi, respons cekaman dan beberapa parameter hematologis yang berkaitan dengan produktivitas, maka nantinya dapat dijadikan dasar ilmiah dalam meningkatkan penangkaran ayam hutan hijau secara ex situ. Hasil penelitian bahwa pada ayam hutan hijau jantan, kadar progesteronnya menurun secara nyata (P < 0.01) setelah diberi 100 dan 200 mg serbuk pinang, sedangkan testosteron dan estradiol berturut-turut meningkat dan menurun pada yang diberi 200 mg serbuk pinang. Pada ayam hutan hijau betina kadar kadar progesteron menurun dari 0.82 +- 0.43 ng/ml menjadi 0.61 +- 0.24 ng/ml pada yang diberi serbuk pinang sedangkan kadar estradiol meningkat pada yang diberi 100 mg dan menurun dari 20.51 +- 6.89 pg/ml menjadi 17.77 +- 2.19 pg/ml pada yang diberi 200 mg serbuk pinang. Nilai H/L meningkat pada betina yang diberi 100 maupun 200 mg serbuk pinang. Pengaruh pemberian vitamin C sebanyak 120 mg perhari selama perlakuan ternyata dapat memperbaiki respons hematologis dan kinerja reproduksi yang ternyata antara lain telah berhasil merangsang keluarnya 2 butir telur pada seekor ayam hutan hijau betina. Dari hasil tersebut di atas dapat disimpulkan bahwa perlakuan pemberian serbuk pinang dan vitamin C nampaknya dapat menanggulangi cekaman sehingga secara tidak langsung meningkatkan kinerja reproduksi dan produktivitas ayam hutan hijau. Untuk kajian keragaman genetik DNA mitokondria (mtDNA), fragment DNA yang digunakan adalah Cytochorome b yang diseleksi dengan menggunakan 2 primer. Amplifikasi cytochrome b dengan primer yang dipakai oleh Kocher et al., menghasilkan fragment yang berukuran 385 bp padahal pada manusia hasil amplifikasi tersebut besarnya hanya 307 bp. Hasil amplifikasi cytochrome b kemudian dipotong dengan enzim restriksi (RE) pemotong empat basa (four cutter) yaitu Alu I, Msp I, Rsa I dan Hpa II. Namun Alu I tidak berhasil memotong. Msp I dan Hpa II menghasilkan fragment yang sama berukuran 235 bp dan 150 bp, sedangkan Rsa I menghasilkan potongan berukuran 215 bp dan 170 bp. Hasil pemotongan enzim restriksi tersebut belum dapat membedakan asal-usul ayam hutan tersebut secara jelas karena masih mirip pola pitanya dengan ukuran yang hampir sama. Analisa keragaman genetik ayam hutan dilakukan dengan menggunakan penanda Random Amplipied polimorphic DNA atau dikenal dengan RAPD memakai 6 macam primer sepuluh basa (10 mer) yaitu RP 1 = 5 ACCACCCACC 3 ; RP 2 = 5 TGGTGGACCA 3 ; RP 3 = 5 ACTGAACGCC 3 ; RP 4 = 5 ACAACTGGGG 3 ; RP 5 = 5 CAAAGCGCTC 3 dan RP 6 = GTGGAGTCAG 3 belum memberikan pola pita yang spesifik untuk kedua lokasi. Penelitian tahun ketiga ditujukan untuk meningkatkan kembali pop**asi ayam hutan hijau di habitat alamnya melalui penangkaran. Untuk mengamati siklus bertelur dan produktivitas ayam hutan hijau yang ditangkarkan dipergunakan 2 ekor ayan hutan hijau adaptasi panjang (8 bulan) dan 8 ekor yang adaptasi pendek (2 bulan). Sedangkan untuk induksi ovulasi dipergunakan masing-masing 24 ekor betina dan 5 ekor jantan. Ayam hutan hijau dan ayam kampung betina dibagi dalam 4 kelompok yang diberi perlakuan penyuntikan NaCl fisiologis, 200 U (baca ,miu) g FSH, 25 IU PMSG dan kombinasi 200 U (baca miu) g FSH + 25 IU PMSG. Hasil yang diperoleh dari pengamatan siklus bertelur menunjukkan bahwa produksi telur terbanyak selama setahun dihasilkan oleh ayam-ayam yang adaptasi panjang yaitu antara 28 dan 44 butir, sedangkan bagi ayam-ayam yang adaptasi pendek kisaran jumlah telurnya antara 3 dan 21 butir. Induksi ovulasi pada ayam kampung yang anovulatoris dengan 200 U (baca miu)g FSH, meningkatkan dengan nyata folikel-folikel (P < 0.01) yang berukuran besar (10-40 mm) dan adanya hierarki folikel. PMSG juga memacu pertumbuhan folikel akan tetapi hierarkinya tidak baik seperti yang diinduksi dengan FSH. Seiring dengan tersebut di atas, produksi telur pun meningkat. Induksi ovulasi dengan FSH, PMSG dan kombinasi FSH + PMSG pada ayam hutan hijau meningkatkan kadar estradiol berturut-turut menjadi 113.345; 71.429; dan 75.930 pg/ml, dibandingkan dengan kontrol (48.259 pg/ml). Penelitian tahun IV ini ditujukan untuk mengkaji kualitas dan kuantitas semen ayam hutan hijau yang diperlukan untuk produksi semen beku dan aplikasinya melalui IB. Hasilnya menunjukkan bahwa volume ejakulat ayam hutan hijau (0.0214 +- 0.0025 ml) jauh lebih sedikit dari ayam kampung (0.156 +- 0.014 ml). Demikian p**a konsentrasi sperma ayam hutan hijau (58 +- 10.29 x 10 pangkat 7 /ml). Sedangkan gerakan progresif (4.16 +- 0.11), persentase normal (80.14 +- 1.92) dan persentase hidup (85.71 +- 1.49) pada ayam hutan hijau berturut-turut hampir sama dengan pada ayam kampung (4.3 +- 0.14), (85.70 +- 1.42), (85.14 +- 3.19). Penyimpanan sperma ayam hutan hijau pada 5 derajat Celcius selama 24 jam pada pengencer tris fosfat, ternyata menurunkan motilitas dan persen hidup berturut-turut dari 5 -3 dan 81.4% - 52.2%. Sperma beku pada ayam hutan hijau maupun ayam kampung yang dicairkan (thawing) ternyata dengan sangat nyata menurunkan motilitas dan persentase hidup sampai 25 - 30% (P < 0.01). Fertilitas telur ayam hutan hijau hasil IB rata-rata 83.3%, sedangkan kawin alam 44.53%, sebaliknya pada ayam kampung, fertilitas telur yang di IB 42.23% sedangkan yang kawin alam 74.17%. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kualitas sperma ayam hutan hijau lebih rendah dari ayam kampung, daya tahan hidup (% hidup) dan motilitas hampir sama sedangkan fertilitas ayam hutan hijau lebih baik pada IB daripada kawin alam dan pada ayam kampung lebih fertil kawin alam daripada IB.

Keywords

Ayam hutan, gallus varius, inseminasi buatan, bekisar, ternak
Lokasi Penelitian

Bidang Ilmu

Tahun Penulisan

1998/1999
Pelaksana Penelitian

Fisiologi dan Farmakologi - FKH
Sumberdana

DIKTI
Jenis Penelitian

HB
No. Panggil

598.64 WID s
Peneliti Utama

Reviany Widjajakusuma
Anggota

B S Triatmo

R Indyastuti
Anggota

Sri Hartini Sjafri Sikar

D Rita Ekastuti
Anggota

Evi Herawati

N Nurdiani
Anggota

D Duryadi

Bambang Purwantara

Semoga unggahan ini dapat bermanfaat buat Pembaca Candra prastha :)

INI hasil Studi Biologi Ayam Hutan Hijau (Gallus varius) dan Strategi Konservasinya Melalui Teknologi Produksi Semen Bek...
08/03/2017

INI hasil Studi Biologi Ayam Hutan Hijau (Gallus varius) dan Strategi Konservasinya Melalui Teknologi Produksi Semen Beku dan Inseminasi Buatan

Abstrak

Ayam hutan hijau jantan akhir-akhir ini banyak diburu orang untuk disilangkan dengan ayam kampung betina guna menghasilkan hibrida jantan yang disebut bekisar yang mempunyai nilai ekonomis sangat tinggi, karena selain ornamen bulunya yang indah, memiliki p**a suara yang merdu. Bekisar jantannya fertil namun betinanya menelurkan telur yang kecil-kecil yang seringkali infertil. Hal ini dapat merupakan ancaman bagi pop**asi ayam hutan hijau yang sudah menurun. Ayam hutan hijau yang masih liar telurnya sedikit, hanya sekitar 40 butir semusim. Sifatnya yang sulit dijinakkan dan mudah sekali tercekam dalam pemeliharaan di kandang (in captivity) sering berakibat kematian. Konservasi merupakan salah satu cara utama dalam pengelolaan spesies yang terancam itu dengan jalan meningkatkan penampilan reproduksinya. Cekaman juga mengganggu aktivitas reproduksi, dan bukti-bukti telah dilaporkan bahwa cekaman dapat menghambat perilaku seksual, produktivitas serta immunitas. Penelitian tentang endokrinologi reproduksi pada ayam hutan hijau baru mulai dirintis oleh peneliti. Mengingat bahwa salah satu aspek penting dalam mempertahankan kelangsungan hidup ayam hutan hijau yang terancam dan tercekam ini adalah peningkatan aktivitas sistem reproduksinya yang tercermin pada profil hormon reproduksinya, maka penelitian ini dilaksanakan untuk mempelajari fisiologi dan khususnya profil hormon reproduksi, respons cekaman dan beberapa parameter hematologis yang berkaitan dengan produktivitas, maka nantinya dapat dijadikan dasar ilmiah dalam meningkatkan penangkaran ayam hutan hijau secara ex situ. Hasil penelitian bahwa pada ayam hutan hijau jantan, kadar progesteronnya menurun secara nyata (P < 0.01) setelah diberi 100 dan 200 mg serbuk pinang, sedangkan testosteron dan estradiol berturut-turut meningkat dan menurun pada yang diberi 200 mg serbuk pinang. Pada ayam hutan hijau betina kadar kadar progesteron menurun dari 0.82 +- 0.43 ng/ml menjadi 0.61 +- 0.24 ng/ml pada yang diberi serbuk pinang sedangkan kadar estradiol meningkat pada yang diberi 100 mg dan menurun dari 20.51 +- 6.89 pg/ml menjadi 17.77 +- 2.19 pg/ml pada yang diberi 200 mg serbuk pinang. Nilai H/L meningkat pada betina yang diberi 100 maupun 200 mg serbuk pinang. Pengaruh pemberian vitamin C sebanyak 120 mg perhari selama perlakuan ternyata dapat memperbaiki respons hematologis dan kinerja reproduksi yang ternyata antara lain telah berhasil merangsang keluarnya 2 butir telur pada seekor ayam hutan hijau betina. Dari hasil tersebut di atas dapat disimpulkan bahwa perlakuan pemberian serbuk pinang dan vitamin C nampaknya dapat menanggulangi cekaman sehingga secara tidak langsung meningkatkan kinerja reproduksi dan produktivitas ayam hutan hijau. Untuk kajian keragaman genetik DNA mitokondria (mtDNA), fragment DNA yang digunakan adalah Cytochorome b yang diseleksi dengan menggunakan 2 primer. Amplifikasi cytochrome b dengan primer yang dipakai oleh Kocher et al., menghasilkan fragment yang berukuran 385 bp padahal pada manusia hasil amplifikasi tersebut besarnya hanya 307 bp. Hasil amplifikasi cytochrome b kemudian dipotong dengan enzim restriksi (RE) pemotong empat basa (four cutter) yaitu Alu I, Msp I, Rsa I dan Hpa II. Namun Alu I tidak berhasil memotong. Msp I dan Hpa II menghasilkan fragment yang sama berukuran 235 bp dan 150 bp, sedangkan Rsa I menghasilkan potongan berukuran 215 bp dan 170 bp. Hasil pemotongan enzim restriksi tersebut belum dapat membedakan asal-usul ayam hutan tersebut secara jelas karena masih mirip pola pitanya dengan ukuran yang hampir sama. Analisa keragaman genetik ayam hutan dilakukan dengan menggunakan penanda Random Amplipied polimorphic DNA atau dikenal dengan RAPD memakai 6 macam primer sepuluh basa (10 mer) yaitu RP 1 = 5 ACCACCCACC 3 ; RP 2 = 5 TGGTGGACCA 3 ; RP 3 = 5 ACTGAACGCC 3 ; RP 4 = 5 ACAACTGGGG 3 ; RP 5 = 5 CAAAGCGCTC 3 dan RP 6 = GTGGAGTCAG 3 belum memberikan pola pita yang spesifik untuk kedua lokasi. Penelitian tahun ketiga ditujukan untuk meningkatkan kembali pop**asi ayam hutan hijau di habitat alamnya melalui penangkaran. Untuk mengamati siklus bertelur dan produktivitas ayam hutan hijau yang ditangkarkan dipergunakan 2 ekor ayan hutan hijau adaptasi panjang (8 bulan) dan 8 ekor yang adaptasi pendek (2 bulan). Sedangkan untuk induksi ovulasi dipergunakan masing-masing 24 ekor betina dan 5 ekor jantan. Ayam hutan hijau dan ayam kampung betina dibagi dalam 4 kelompok yang diberi perlakuan penyuntikan NaCl fisiologis, 200 U (baca ,miu) g FSH, 25 IU PMSG dan kombinasi 200 U (baca miu) g FSH + 25 IU PMSG. Hasil yang diperoleh dari pengamatan siklus bertelur menunjukkan bahwa produksi telur terbanyak selama setahun dihasilkan oleh ayam-ayam yang adaptasi panjang yaitu antara 28 dan 44 butir, sedangkan bagi ayam-ayam yang adaptasi pendek kisaran jumlah telurnya antara 3 dan 21 butir. Induksi ovulasi pada ayam kampung yang anovulatoris dengan 200 U (baca miu)g FSH, meningkatkan dengan nyata folikel-folikel (P < 0.01) yang berukuran besar (10-40 mm) dan adanya hierarki folikel. PMSG juga memacu pertumbuhan folikel akan tetapi hierarkinya tidak baik seperti yang diinduksi dengan FSH. Seiring dengan tersebut di atas, produksi telur pun meningkat. Induksi ovulasi dengan FSH, PMSG dan kombinasi FSH + PMSG pada ayam hutan hijau meningkatkan kadar estradiol berturut-turut menjadi 113.345; 71.429; dan 75.930 pg/ml, dibandingkan dengan kontrol (48.259 pg/ml). Penelitian tahun IV ini ditujukan untuk mengkaji kualitas dan kuantitas semen ayam hutan hijau yang diperlukan untuk produksi semen beku dan aplikasinya melalui IB. Hasilnya menunjukkan bahwa volume ejakulat ayam hutan hijau (0.0214 +- 0.0025 ml) jauh lebih sedikit dari ayam kampung (0.156 +- 0.014 ml). Demikian p**a konsentrasi sperma ayam hutan hijau (58 +- 10.29 x 10 pangkat 7 /ml). Sedangkan gerakan progresif (4.16 +- 0.11), persentase normal (80.14 +- 1.92) dan persentase hidup (85.71 +- 1.49) pada ayam hutan hijau berturut-turut hampir sama dengan pada ayam kampung (4.3 +- 0.14), (85.70 +- 1.42), (85.14 +- 3.19). Penyimpanan sperma ayam hutan hijau pada 5 derajat Celcius selama 24 jam pada pengencer tris fosfat, ternyata menurunkan motilitas dan persen hidup berturut-turut dari 5 -3 dan 81.4% - 52.2%. Sperma beku pada ayam hutan hijau maupun ayam kampung yang dicairkan (thawing) ternyata dengan sangat nyata menurunkan motilitas dan persentase hidup sampai 25 - 30% (P < 0.01). Fertilitas telur ayam hutan hijau hasil IB rata-rata 83.3%, sedangkan kawin alam 44.53%, sebaliknya pada ayam kampung, fertilitas telur yang di IB 42.23% sedangkan yang kawin alam 74.17%. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kualitas sperma ayam hutan hijau lebih rendah dari ayam kampung, daya tahan hidup (% hidup) dan motilitas hampir sama sedangkan fertilitas ayam hutan hijau lebih baik pada IB daripada kawin alam dan pada ayam kampung lebih fertil kawin alam daripada IB.

Keywords

Ayam hutan, gallus varius, inseminasi buatan, bekisar, ternak
Lokasi Penelitian

Bidang Ilmu

Tahun Penulisan

1998/1999
Pelaksana Penelitian

Fisiologi dan Farmakologi - FKH
Sumberdana

DIKTI
Jenis Penelitian

HB
No. Panggil

598.64 WID s
Peneliti Utama

Reviany Widjajakusuma
Anggota

B S Triatmo

R Indyastuti
Anggota

Sri Hartini Sjafri Sikar

D Rita Ekastuti
Anggota

Evi Herawati

N Nurdiani
Anggota

D Duryadi

Bambang Purwantara

Semoga unggahan ini dapat bermanfaat buat Pembaca Candra prastha :)

Kambing hiass :v
04/08/2016

Kambing hiass :v

WORLD GOATS PIC FOR GOATS LOVERSSSSS,

09/06/2016

By Petani Top Friday, May 27, 2016 Berita Tani Pakan Ternak Teknologi Peternakan Cara Membuat Pakan Alternatif Ternak Bebek dan Entok '); }()); Entok bisa dikatakan sebagai hewan pemakan segalanya, unggas ini sangat efisien dalam mengubah segala jenis pakan menjadi daging. Dalam kondisi pakan buruk…

Barangkali bermanfaat buat yg s**a kirim ayam :)
18/05/2016

Barangkali bermanfaat buat yg s**a kirim ayam :)

inspirasi rumah minimalis :)
07/03/2016

inspirasi rumah minimalis :)

Memiliki kolam ikan minimalis dalam rumah bisa dijadikan salah satu cara untuk melepas kepenatan.

Address

Jalan Glagahsari No 90 Yogyakarta Kec Umbulharjo, Kelurahan Warungboto
Yogyakarta City

Telephone

087799446650

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Candra Prastha Farm posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category