Komunitas Peternakan Ayam Boiler Jawa Barat

Komunitas Peternakan Ayam Boiler Jawa Barat Terwujudnya agribisnis peternakan Indonesia daya saing nasional dan dapat memenuhi kebutuhan masyarat Indonesia yang makmur

04/04/2025
Tips Penanganan Cuaca Panas Pada Budidaya BroilerBeberapa hari yang lalu saya ditelphon oleh seorang peternak yang menge...
23/03/2025

Tips Penanganan Cuaca Panas Pada Budidaya Broiler

Beberapa hari yang lalu saya ditelphon oleh seorang peternak yang mengeluhkan kejadian ngorok/ cekres pada ayamnya yang ditengarai disebabkan karena faktor cuaca yang panas. Seperti yang kita ketahui bersama Cuaca panas dapat menyebabkan heat stress, yang berujung pada munculnya penyakit-penyakit baik pada pencernaan maupun pernafasan (seperti ngorok/ cekres/ cekrek). Berikut ini beberapa saran para praktisi lapangan untuk mengurangi kejadian heat stress.

1. Konstruksi kandang posisinya barat-timur agar meminimalisir panas sinar matahari
2. Sistim kandang menggunakan closed house sehingga temperatur kandang lebih mudah di kontrol
3. Kepadatan Kandang harus dijaga, hal ini karena seiring dengan perkembangan umur ayam karena semakin besar ayam maka kepadatan semakin tinggi yang mengakibatkan buruknya sirkulasi udara dikandang sehingga suasana kandang akan menjadi semakin panas. Selain itu, dengan kepadatan tinggi maka panas tubuh ayam yang stress juga akan menambah panasnya suasana kandang sehingga akan muncul penyakit yang mengiringi heat stress.
4. Sirkulasi udara dan kecepatan angin optimal harus diperhatikan sehingga kadar amoniak dalam kandang dan debu yang berterbangan dapat diminimalisir. Selain itu juga dapat memberikan ketersediaan oksigen yang cukup untuk ayam tumbuh dan berkembang
5. Kondisi liter harus baik karena jika tidak diperhatikan agar tetap kering, tidak menggumpal dan kelembapan yang optimal, jika tidak maka liter dapat menjadi sumber panas karena terjadinya fermentasi mikroorganisme pada liter.
6. Modifikasi program pakan pada saat cuaca terik karena jika tidak maka metabolisme yang tinggi dari tubuh ayam akan semakin meningkatkan panas di kandang
7. Berikan suplemen yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh ayam terhadap cuaca ekstrim seperti Biovita dan bio immune
8. Maksimalkan pemberian pakan di malam hari sampai 70% dan mengurangi pakan siang hari menjadi 30%
9. Sediakan obat yang dapat mengatasi gangguan pernafasan (ngorok/ cekrek/cekres) dengan cepat, karena jika terjadi kondisi heat stress maka gejala awalnya adalah ayam akan ngorok, jika kondisi ini tidak cepat ditangani atau ditangani dengan keliru maka akan terus berlanjut menjadi semakin parah dan berkomplikasi.
Semoga bermanfaat…

di Kontrakan kandang ayam broiler pak ajan  populasi 5rb ekor akses jalan roda 4. air sumur.perlengkapn siap tinggal pak...
23/03/2025

di Kontrakan kandang ayam broiler pak ajan populasi 5rb ekor akses jalan roda 4. air sumur.perlengkapn siap tinggal pakai.
alamt kp mekar sari 02.07 ds bumbangsari kec takokak kab cianjur. minat wa. 085624462058

22/03/2025
Dijual RUMAH di Perumahan Bumi Panineungan Blok F No 3 Desa Sukaraja Kec.Sukaraja Kec Sukaraja Kab.Sukabumi Pull Renovas...
28/08/2024

Dijual RUMAH di Perumahan Bumi Panineungan Blok F No 3 Desa Sukaraja Kec.Sukaraja Kec Sukaraja Kab.Sukabumi
Pull Renovasi
Luas tanah : 72 M2
Luas Bangunan : 36 M2
Kamar Tidur : 2
Kamar Mandi 1
Garasi
Dapur
Ruang Keluarga
Listrik : 900 Watt
Air : Sumur Gali
Harga 180jt

Call/Wa/ 0856-2446-2058
@sorotan

06/12/2023

di Kontrakan kandang ayam broiler pak ajan populasi 5rb ekor akses jalan roda 4. air sumur.perlengkapn siap tinggal pakai.
alamt kp mekar sari 02.07 ds bumbangsari kec takokak kab cianjur. minat wa. 085624462058

Call now to connect with business.

Asal Usul Ayam BroilerAyam broiler atau ayam ras merupakan komoditas unggas hasil dari proses pemuliaan ternak, yaitu de...
06/12/2023

Asal Usul Ayam Broiler

Ayam broiler atau ayam ras merupakan komoditas unggas hasil dari proses pemuliaan ternak, yaitu dengan pengembangan melalui perbaikan performans secara genetik melalui hasil perkawinan silang, seleksi secara ketat dan dilakukan dengan sistem berkelanjutan sehingga didapatkan genetik dengan performans pertumbuhan yang baik. Mengapa disebut broiler? Hal ini dikarenakan pertumbuhan ayam broiler yang sangat cepat dibandingkan dengan ayam lain. Ayam broiler merupakan ternak yang paling ekonomis dibandingkan dengan ternak yang lain dengan kecepatan pertambahan produksi daging dalam yaktu yang relatif cepat dan singkat sekitar 4-5 minggu produksi sudah dapat dipanen, dipasarkan, dan dikonsumsi dengan berat badan berkisar antara 1,5 hingga 2 kg bobot hidup. Ayam broiler dengan kata lain dapat dikategorikan sebagai jenis ras unggulan hasil persilangan dari bangsa-bangsa ayam yang memiliki produktivitas tinggi dalam produksi daging ayam. Keunggulan ayam broiler antara lain pertumbuhannya yang sangat cepat dengan bobot badan yang tinggi dalam waktu yang relatif pendek, konversi pakan kecil, siap dipotong pada usia muda serta menghasilkan kualitas daging berserat lunak.

Pada awal mulanya pada tahun 1916, broiler merupakan ayam jantan muda (cockerel) yang diafkir dari breeding farm peternakan. Broiler generasi pertama berhasil dihasilkan dari hasil persilangan pejantan bangsa Cornish (asal inggris yang terkenal dengan karakteristik tubuh besar, persentase otot dada yang tinggi) dengan ayam Plymouth Rocks putih betina (popular di Amerika Serikat dimana ayam ini memiliki karakteristik tulang besar dan memiliki tujuan ganda yakni menghasilkan daging dan telur yang baik). Hasil persilangan ayam ini kemudian diperkenalkan pada tahun 1930-an dan popular pada 1960-an. Seleksi genetik, peningkatan nutrisi, ilmu kesehatan hewan, dan kontrol lingkungan mulai diperhatikan pada tahun 1940-an untuk meningkatkan performans broiler.
Asal Usul Ayam Broiler Ayam Cornish
Ayam Cornish
Ayas Usul Ayam Broiler Ayam Plymouth Rocks
Ayam Plymouth Rocks

(Sumber : majalahinfovet.com) (Sumber : funpoultry.com)
Asal Usul Ayam Broiler
Skema Pembibitan Ayam Broiler
Perkembangan industri ayam broiler didunia

Tahun 1945, pengusaha Amerika pemilik Atlantik & Pacific Tea Company menyelenggarakan kontes bertema “Chicken of Tomorrow”. Babak kualifikasi berlangsung pada tahun 1946 – 1947, sedangkan final pada tahun 1948. Laju pertumbuhan, konversi ransum, produksi daging dada dan paha. Pembibit yang unggul dalam kontes tersebut antara lain Peterson, Vantress, Cobb, Hubbard, Pilch, dan Arbor Acres. Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) mengembangkan sistem penilaian karkas (carcass grading) broiler pada tahun 1949 dengan tujuan untuk membantu konsumen mengetahui kualitas karkas dan menetapkan standar yang harus dicapai peternak. Produksi ayam broiler modern semakin berkembang pada tahun 1970an, penelitian mulai banyak dilakukan, banyak penemuan baru mengenai nutrisi, program penanganan penyakit dan teknologi. Kontributor yang penting pada era tersebut adalah mekanisasi processing dan teknologi otomatis.

Peningkatan permintaan terhadap daging ayam broiler sangat pesat pada tahun 1980-an, daging ayam dianggap sebagai sumber protein hewani yang menyehatkan dan murah jika dibandingkan dengan daging komoditas ternak lainnya. Konsumen memilih ayam yang dijual dalam bentuk potongan (cut up chicken) karena lebih praktis. Daging ayam beku siap olah mulai populer pada era ini. Berbagai restoran makanan cepat saji (fast food) berbahan baku ayam mulai berkembang, berkompetisi dengan restoran ternama seperti Mc Donald’s dan KFC. Konsumsi daging ayam di Amerika Serikat pada tahun 1992 melebihi daging sapi.

Sistem seleksi di tingkat broiler pembibit juga mulai berkembang pada tahun 1980-an s.d. 1990-an. Teori indeks seleksi berdasarkan performans keluarga yang dilakukan pada tahun 1970-an dikembangkan menjadi metode seleksi dengan BLUP (best linear unbiased prediction) berdasarkan performans individu dan keluarga sehingga dapat diketahui bagaimana suatu sifat berkaitan satu sama lain. Seleksi yang dilakukan terus menerus diikuti dengan inovasi untuk menggabungkan siat-sifat unggul dan mengeliminasi sifat-sifat yang kurang menguntungkan. Pada tahun 2000an hanya ada tiga perusahaan pembibit GPS (Grand Parent Stock) yang tersisa, yaitu Cobb-Vantress (mencakup brand Cobb, Avian, Sasso, dan Hybro), Aviagen (mencakup brand Ross, Arbor Acres, Lohmann, Indian River, dan Peterson), serta Groupe Grimaud (mencakup brand Hubbard dan Grimaud Frere).

(Sumber : aviagen.com)

Permintaan pasar internasional pada tahun 1990-an s.d. 2000-an tidak hanya mencakup daging dada, tetapi juga paha (leg quarters) dan cakar, terutama di Asia. Sebanyak 20% daging ayam dari Amerika Serikat diekspor ke berbagai negara. Konsep HACCP (hazard snalysis and vritical control points) mulai dikembangkan sejak 26 Januari 1998 untuk mengatur mengenai keamanan pangan dari aspek produksi, restoran, dan industri penyedia pangan (US Poultry and Egg Association, 2009). Industri perunggasan pada tahun 2000-an terfokus pada empat hal, yaitu apakah aman bagi kesehatan manusia, apakah ternak terpenuhi kesejahteraannya, apakah mempengaruhi finansial konsumen, dan apakah menjamin keberlanjutan jangka panjang bagi industri.

baca juga : Bagaimana Industri Pembibitan Ayam Broiler Bekerja
Perkembangan industri ayam broiler di Indonesia

Perkembangan ayam broiler di Indonesia dikategorikan dalam tiga periode, yaitu:

Periode perintisan (1953-1960)

Berbagai jenis ayam diimpor untuk memenuhi pasar lokal, di antara jenis ayam yang diimpor adalah White Leghorn (WL), Island Red (IR), New Hampshire (NHS) dan Australop. Impor ayam tersebut dilakukan oleh GAPUSI (Gabungan Penggemar Unggas Indonesia). Aksi yang dilakukan adalah melakukan penyilangan antara ayam impor tersebut dengan jenis ayam kampung. Namun saat itu, tujuan penyilangan iu hanya sebagai kesenangan dan hobi, bukan untuk komersial.

Periode pengembangan (1961-1970)

Impor bibit ayam dipopulerkan pada tahun 1967. Saat itu, Direktoran Jendral Peternakan dan Kehewanan saat itu menyusun program Bimas Ayam dengan tujuan memasyarakatkan ayam ras kepada peternak unggas. Daging semakin sulit didapatkan saat itu sehingga diharapkan program ini dapat meningkatkan konsumsi protein hewani. Apalagi konsumsi perkapita masyarakat terhadap protein hewani sangat rendah, 3,5 gram/kapita/hari.

Periode pertumbuhan (1971-1980)

Bimas ayam broiler tahun 1978 merupakan jawaban atas menurunnya populasi sapi saat itu. Sejalan dengan itu, permintaan penduduk terhadap ayam broiler meningkat seiring dengan meningkatnya pendapatan. Namun, pada tahun 1998 Indonesia mengalami krisis ekonomi sehingga pemilikan ayam di Indonesia ditingkat peternak menurun hingga lebih dari 50%. Pada tahun 1999 usaha ayam broiler dan layer mulai mengalami kebangkitan. Pada 1980-an, biasanya menghasilkan 2 kg dalam 70 hari. Pada tahun 2018 hingga kini hanya dibutuhkan 29 hari untuk menghasilkan seekor burung dengan bobot yang sama.

Tertarik mengembangkan industri ayam broiler? silahkan kunjungi kami untuk mendapatkan pengalaman budidaya yang lebih mudah dan menguntungkan.

28/09/2020

Info...
PT yang bisa kerjasma untk wilayah kab sukabumi dn cianjur untk mandiri ada 10 kandang atw pop 50rb ekor. WA.085624462058

Semoga pertumbuhan ekonomi semakin kuat...Kita hanya bisa berdoa
23/08/2020

Semoga pertumbuhan ekonomi semakin kuat...

Kita hanya bisa berdoa

Address

SUKABUMI
Sukabumi
43192

Telephone

085624462058

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Komunitas Peternakan Ayam Boiler Jawa Barat posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Komunitas Peternakan Ayam Boiler Jawa Barat:

Share

Category