Yayasan Banyu Biru Food Estate

Yayasan Banyu Biru Food Estate YAYASAN BANYU BIRU FOOD ESTATE
Yayasan Pertanian Terpadu, Pertanian Dipadukan Peternakan & Perikanan

PROGRAM UMKM 5.0: EKOSISTEM DIGITAL UMKM BERBASIS KOMUNITAS DAN JARINGAN UNTUK KESEJAHTERAAN ANGGOTA By. Hengky Sendyant...
17/12/2025

PROGRAM UMKM 5.0: EKOSISTEM DIGITAL UMKM BERBASIS KOMUNITAS DAN JARINGAN UNTUK KESEJAHTERAAN ANGGOTA
By. Hengky Sendyanto
Yayasan Banyu Biru Food Estate
Jum'at, 31 Januari 2025

Pemalang, Jawa Tengah – Dalam upaya mendorong pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di era digital, Program UMKM 5.0 hadir sebagai solusi inovatif yang berbasis komunitas dan jaringan. Program ini digagas oleh Hengky Sendyanto, seorang tokoh muda yang memiliki komitmen tinggi terhadap pemberdayaan ekonomi lokal, khususnya untuk komunitas anggota

Program UMKM 5.0 dirancang untuk menciptakan ekosistem digital yang memperkuat daya saing pelaku usaha melalui pemanfaatan teknologi, jejaring bisnis, serta kolaborasi antar komunitas. Dengan pendekatan ini, para pelaku UMKM tidak hanya mendapatkan akses pasar yang lebih luas, tetapi juga memperoleh pendampingan dalam pengembangan usaha, literasi digital, serta strategi pemasaran berbasis teknologi.

Hengky Sendyanto menekankan bahwa sinergi antara pengurus pusat, pemerintah, komunitas bisnis, dan teknologi digital menjadi kunci utama dalam membangun UMKM yang tangguh dan berkelanjutan. Program ini diharapkan mampu mendorong transformasi digital UMKM di Pemalang, sehingga mereka dapat bersaing di tingkat nasional maupun global.

Dengan semangat gotong royong dan inovasi, UMKM 5.0 bukan sekadar program, tetapi sebuah gerakan untuk menciptakan ekosistem bisnis yang lebih inklusif dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Kekuatan komunitas kini berada di garis depan dalam menciptakan model pemberdayaan UMKM berbasis digital yang dapat menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia. (17/12/2025)

17/10/2025

UBI CILEMBU MANIS TUMBUH DI TANAH PESISIR : DEMPLOT BANYU BIRU FOOD ESTATE PETARUKAN BERHASIL PECAHKAN STEREOTIP
Penulis : Hengky Sendyanto
Ketua Yayasan Banyu Biru Food Estate
Jum'at, 17 Oktober 2025

Banyu Biru Food Estate Pemalang – Siapa sangka, lahan pesisir yang selama ini dianggap kurang ideal untuk tanaman umbi-umbian justru menjadi ladang sukses budidaya Ubi Cilembu. Demplot Perkebunan Banyu Biru Food Estate yang terletak di Desa Nyamplungsari, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, berhasil membuktikan bahwa dengan metode budidaya yang tepat dan penggunaan pupuk organik, hasil panen bisa maksimal, manis, dan berkualitas tinggi — meski berjarak hanya sekitar 1 kilometer dari bibir Pantai Utara.

Program demplot ini menjadi bukti nyata bahwa inovasi pertanian organik dapat menembus batas kondisi geografis. Dengan pengelolaan lahan yang baik, pengaturan irigasi yang cermat, dan penerapan teknologi budidaya berkelanjutan, tanaman Ubi Cilembu mampu tumbuh subur dan menghasilkan umbi dengan rasa manis khas seperti madu — setara dengan kualitas dari daerah asalnya di Sumedang, Jawa Barat.

“Awalnya banyak yang meragukan, karena tanah pesisir biasanya terlalu asin untuk tanaman ubi. Tapi dengan pengolahan tanah dan pemberian pupuk organik yang konsisten, hasilnya luar biasa. Ubinya manis, kulit mulus, dan panennya melimpah,” ujar Bang Arman Snip Selaku Koordinator Lapangan Banyu Biru Food Estate, saat ditemui tim redaksi.

Budidaya ini tidak hanya membuktikan potensi besar pertanian pesisir, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat lokal. Petani sekitar mulai terinspirasi untuk mengembangkan metode serupa di lahan mereka. Program ini juga sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam mendorong kemandirian pangan dan diversifikasi komoditas unggulan berbasis lokal.

Ke depan, Banyu Biru Food Estate berencana memperluas area tanam dan mengembangkan sistem distribusi hasil panen untuk memenuhi permintaan pasar regional. Keberhasilan ini menjadi model percontohan (pilot project) yang membanggakan, bahwa tanah pesisir pun bisa menjadi pusat produksi pangan berkualitas — jika dikelola dengan cerdas dan berorientasi organik.

17/10/2025

PERKEBUNAN BANYU BIRU FOOD ESTATE MELAKUKAN PEMBERIAN CANGKANG TELUR PADA POHON PEPAYA CALINA / CALIFORNIA NYA

Yayasan Banyu Biru Food Estate - Hari Sabtu tanggal 24 Agustus 2024 Bang Arman melakukan perawatan terhadap pohon pepaya nya dengan cara memberikan cangkang telur. Sering Dikira Limbah Tidak Berguna, Ini Manfaat Cangkang Telur Bagi Tanaman Lo guys

Telur merupakan salah satu sumber protein hewani yang paling murah dan paling banyak dimanfaatkan oleh masyarakat karena mudah dijumpai dimana saja. Telur memiliki banyak manfaat bagi tubuh di antaranya seperti menguatkan sistem imunitas, membentuk jaringan tubuh, dll. Namun demikian, semakin banyak telur yang dikonsumsi maka semakin banyak p**a limbah yang dihasilkan yaitu berupa cangkang telur.

Cangkang telur merupakan salah satu limbah rumah tangga yang jarang dipandang potensinya. Cangkang telur biasanya hanya akan dibuang dan tidak dimanfaatkan lagi karena dianggap sebagai limbah yang tidak berguna. Sifat fisik cangkang telur yang keras dan beraroma amis juga semakin membuat cangkang telur tidak diminati untuk diolah. Selain itu, cangkang telur juga mengandung garam yang tinggi serta senyawa organik dalam telur dikhawatirkan dapat mencemari lingkungan akibat aktivitas mikroba di dalamnya. Namun, kandungan kalsium pada cangkang telur cukup tinggi dan dapat bermanfaat sebagai sumber nutrisi pada tanaman. Cangkang telur juga memiliki kandungan fosfor yang cukup yang dapat bermanfaat p**a untuk tanaman. Salah satu pemanfaatan cangkang telur yaitu dengan mengolah cangkang telur menjadi pupuk organik cair.

Menurut artikel yang pernah kami baca yaitu dari Butcher & Miles (2012) menyatakan bahwa kandungan cangkang telur terdiri atas 97% kalsium karbonat, sisanya fosfor, magnesium, natrium, kalium, seng, mangan, besi, dan tembaga. Cangkang telur mengandung hampir 95,1% adalah garam-garam organik, 3,3% bahan organik (terutama protein), dan 1,6% air. Kandungan kalsium pada cangkang telur yang cukup besar dapat dimanfaatkan sebagai sumber nutrisi bagi tanaman. Kalsium merupakan suatu zat yang berperan penting dalam pembentukan struktur tubuh, tulang, dan gigi pada manusia dan hewan serta dinding sel pada tanaman. Peran kalsium lain khususnya pada tanaman antara lain, menebalkan dinding sel, meningkatkan pemanjangan sel akar, kofaktor proses enzimatis dan hormonal, pelindung dari cekaman panas, hama, dan penyakit.

Terus apa aja sih manfaat dari cangkang telur untuk tanaman :

PUPUK KOMPOS
Cangkang telur mengandung kalsium yang berfungsi untuk meningkatkan pertumbuhan dinding sel tanaman

Mencegah Pembusukan Tanaman
Penangkal Hama
Penyubur Tanah
Cara membuat pupuk organik dari cangkang telur :

Bersihkan cangkang telur yang akan dibuat pupuk.
Sterilkan cangkang telur dengan memasukkan ke dalam air panas.
Keringkan cangkang telur dengan cara dijemur.
Tumbuk cangkang telur hingga menjadi serpihan halus.
Campurkan cangkang telur dengan air ke dalam botol bekas.
Tambahkan gula jawa dan EM4 dengan perbandingan 1:1 ke dalam botol.
Tutup botol bekas dan campurkan pupuk dengan cara mengocok botol.
Diamkan selama 10-14 hari untuk memaksimalkan proses fermentasi.
Bila perlu, sesekali buka tutup botol bekas supaya gas yang ditimbulkan selama proses fermentasi dapat keluar.

Cara lain juga dapat langsung menaburkan serpihan cangkang telur diatas tanaman

17/10/2025
BERSAMA BANG REZA KITA AKAN MULAI MEMBANGUN BRANDING DAN CITRA UNTUK YAYASAN BANYU BIRU FOOD ESTATE Yayasan Banyu Biru F...
17/10/2025

BERSAMA BANG REZA KITA AKAN MULAI MEMBANGUN BRANDING DAN CITRA UNTUK YAYASAN BANYU BIRU FOOD ESTATE

Yayasan Banyu Biru Food Estate - Membangun branding dan citra untuk yayasan Banyu Biru Food Estate adalah suatu langkah penting dalam memperkuat identitas dan reputasi organisasi yayasan ini. Dalam era digital yang semakin maju ini, branding menjadi lebih penting daripada sebelumnya.

Yayasan Banyu Biru Food Estate perlu memiliki strategi yang efektif untuk membangun citra yang positif di mata masyarakat.Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah dengan menciptakan logo yang kuat dan mudah diingat. Logo yang baik akan menjadi identitas visual yayasan Banyu Biru Food Estate dan dapat membedakan dari organisasi atau yayasan lain.

Selain itu, penting juga untuk memiliki pesan yang jelas dan konsisten dalam semua komunikasi yang dilakukan oleh yayasan. Selain itu, yayasan juga perlu memperhatikan reputasi mereka di media sosial dan platform online lainnya.

Aktif dalam berkomunikasi dengan publik, merespons pertanyaan dan masukan dengan cepat dan sopan, serta mengelola konten yang dipublikasikan dapat membantu membangun citra yang kuat dan positif. Selain itu, kerjasama dengan mitra strategis dan kegiatan sosial yang konsisten dengan nilai dan misi yayasan juga dapat membantu membangun citra positif.

Melakukan kegiatan sosial yang terkait dengan misi Yayasan Banyu Biru Food Estate akan membantu memperkuat pengakuan dan reputasi organisasi. Dalam membangun branding dan citra yayasan, konsistensi dan kesinambungan adalah kunci.

Yayasan perlu memiliki strategi yang baik dan melibatkan semua pemangku kepentingan dalam proses ini. Dengan upaya yang konsisten dan berkelanjutan, yayasan dapat membangun citra yang kuat dan positif di mata masyarakat. (BBFE)

17/10/2025

TEKNIK PENYIRAMAN TANAMAN PEPAYA DI PERKEBUNAN BANYU BIRU FOOD ESTATE

YAYASAN BANYU BIRU FOOD - Pepaya (Calina / California) merupakan buah-buahan tropis. Tanaman ini dipercaya berasal dari daerah tropis asli Indonesia. Dari Indonesia ini menyebar ke berbagai belahan bumi.

Budidaya pepaya bisa dilakukan di dataran rendah hingga ketinggian 1000 meter dari permukaan laut. Namun ketinggian lahan optimalnya berkisar 50-700 meter dpl. Tanaman ini menghendaki curah hujan sekitar 1000-2000 mm per tahun yang merata sepanjang tahun. Di daerah bermusim kering pohon pepaya masih bisa berbuah dengan bantuan penyiraman teratur tentunya. Penyiraman yang baik dilakukan sehari 2 kali pagi dan sore. Pagi dari jam 05:00 - 10:00 dan sore dari jam 15:00 - 17:30 WIB

Drainase tanah yang baik sangat dibutuhkan dalam usaha budidaya pepaya. Genangan air akan menyebabkan busuk akar pada tanaman pepaya. Tanaman ini menghendaki tanah gembur dengan porositas yang baik dan pH tanah sekitar 6-7.

Sifat tanaman pepaya
Pepaya merupakan tanaman perdu yang bisa tumbuh hingga 3 meter. Batang pepaya berongga, jaringannya lunak dan berair. Tanaman ini mempunyai akar tunggang dan akar samping yang lunak. Pertumbuhan akar dangkal dan agak lemah.

Bunga pepaya tumbuh pada ketiak daun, baik berupa bunga tunggal maupun rangkaian. Terdapat tiga jenis bunga pepaya, yakni bunga jantan, bunga betina dan bunga sempurna (mempunyai putik dan benang sari atau hemafrodit).

Berdasarkan sifat bunga, dikenal pohon pepaya jantan, pohon betina dan pohon sempurna. Pohon pepaya jantan tidak akan menghasilkan buah, sedangkan pohon pepaya betina akan menghasilkan buah yang membulat, daging buahnya tipis. Buah pepaya yang dikehendaki dengan bentuk memanjang dihasilkan dari pohon pepaya sempurna. (BBFE)

17/10/2025

BUKTI PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR BANYU BIRU FOOD ESTATE BISA MENGHASILKAN UBI JALAR ATAU UBI MADU SESUAI HARAPAN

Banyu Biru Food Estate - Ubi jalar termasuk tanaman umbi-umbian yang banyak tumbuh di Indonesia. Ubi jalar tergolong tanaman yang mudah dibudidayakan. Akan tetapi, tanaman ubi jalar perlu dirawat dengan rutin agar pertumbuhan dan produktivitasnya maksimal. Salah satu perawatan yang perlu dilakukan pada tanaman ubi jalar yaitu pemupukan.

Pemupukan akan membuat hasil panen ubi jalar melimpah dan berkualitas. Perkebunan Banyu Biru Food Estate melakukan cara Menanam Ubi Jalar Organik, Mudah dan Ramah Lingkungan Jenis pupuk yang diberikan ke tanaman ubi jalar sebaiknya berasal dari pupuk organik yang kaya unsur N, P dan K. Pupuk organik yang diberikan bisa berupa kompos, pupuk kandang, dan tentunya pupuk organik cair POC buatan atau produksi kita sendiri yaitu POC Banyu Biru Food Estate.

Cara pemupukan Cara pemupukan ubi jalar disesuaikan dengan jenis pupuk yang diaplikasikan. Pupuk cair diberikan dengan cara disemprot atau disiramkan ke tanaman. Sementara itu, pupuk padat diberikan dengan cara dimasukkan dalam tanah atau diatas tanah. (BBFE)

PUPUK ORGANIK CAIR (POC) BANYU BIRU FOOD ESTATE Pupuk penyubur tanaman terbaik untuk Anda yang ingin tanaman agar cepat ...
17/10/2025

PUPUK ORGANIK CAIR (POC) BANYU BIRU FOOD ESTATE

Pupuk penyubur tanaman terbaik untuk Anda yang ingin tanaman agar cepat berbuah dan mengatasi kerontokan bunga.

Ingin tanaman berbuah lebat tapi sering mengalami salah satu dari 5 hal ini?

1. Daun menguning, mudah rontok dan layu : Tanda tanaman kurang sehat.

2. Bakal bunga tidak berkembang : Mengurangi potensi panen

3. Buah kecil dan cepat rontok : Hasil panen tidak maksimal

4. Pertumbuhan kerdil : Tanaman tumbuh tidak normal

5. Kualitas buah buruk : Buah tidak tumbuh maksimal

Solusinya? PUPUK ORGANIK CAIR (POC) BANYU BIRU FOOD ESTATE

Pupuk Organik Cair (POC) Banyu Biru Food Estate adalah pupuk cair organik yang diformulasikan khusus untuk memberikan nutrisi lengkap bagi tanaman dan buah Anda.

Dengan kandungan unsur makro dan mikro yang lengkap, pupuk ini cocok untuk segala jenis tanaman.

Manfaat Pupuk Organik Cair (POC) Banyu Biru Food Estate : Memaksimalkan pertumbuhan tanaman: Tanaman tumbuh lebih kuat, anti rontok dan sehat.

Meningkatkan hasil panen : Buah lebih banyak.

Memperbaiki kualitas buah : Buah tumbuh lebih maksimal dan berkualitas.

Aman dan ramah lingkungan : Terbuat dari bahan organik.

Pupuk ini telah terbukti efektif dalam meningkatkan pertumbuhan dan pembuahan tanaman.

Dengan Pupuk Organik Cair (POC) Banyu Biru Food Estate, Anda bisa memastikan tanaman Anda mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan untuk tumbuh optimal dan menghasilkan buah yang berkualitas.

6 Alasan Kenapa akan cocok pakai Pupuk Organik Cair (POC) Banyu Biru Food Estate
-----
Di luar sana, banyak pilihan pupuk cair. Namun, Pupuk Organik Cair (POC) Banyu Biru Food Estate insya Allah pilihan terbaik untuk tanaman Anda‼️

Kenapa...⁉️

1. COCOK UNTUK BERBAGAI JENIS TANAMAN BUAH SAYUR DAN HIAS

Pupuk Organik Cair (POC) Banyu Biru Food Estate bisa digunakan untuk semua jenis tanaman, mulai dari :

Batang berkayu : seperti jambu, durian, mangga, sawit, nangka.
Batang lunak : seperti bayam, kangkung, pisang, tomat.
Sayur-sayuran, bunga, dan umbi-umbian.

Dengan satu produk Pupuk Organik Cair (POC) Banyu Biru Food Estate, semua kebutuhan tanaman Anda terpenuhi‼️

2. KANDUNGAN NUTRISI PUPUK ORGANIK CAIR (POC) BANYU BIRU FOOD ESTATE LENGKAP

Pupuk ini mengandung unsur hara makro dan mikro yang sangat lengkap
Unsur hara makro seperti nitrogen (N), fosfor (P), kalium (K), dan kalsium (Ca) membantu mempercepat pertumbuhan tanaman, pembentukan akar, dan meningkatkan pembungaan serta pembuahan.

Unsur hara mikro seperti zinc (Zn) dan boron (B) juga sangat penting untuk pembuahan yang optimal dan meningkatkan ketahanan tanaman terhadap hama dan penyakit.

3. RAMAH LINGKUNGAN DAN IKUT SERTA MENJAGA ALAM DENGAN MENGURANGI PENGGUNAAN PUPUK KIMIA

Dengan menggunakan Pupuk Organik Cair (POC) Banyu Biru Food Estate, Anda dapat mengurangi penggunaan pupuk kimia, sehingga hasil pertanian Anda menjadi lebih alami dan sehat.

Ini adalah pilihan yang lebih baik untuk lingkungan.

4. MENINGKATKAN KETAHANAN BUNGA

Pupuk ini membantu bunga menjadi lebih kuat dan tahan terhadap kerontokan (anti rontok).

Dengan bunga yang sehat, peluang munculnya buah yang lebat semakin tinggi‼️

5. ATASI MASALAH UMUM

Dengan Pupuk Organik Cair (POC) Banyu Biru Food Estate, masalah seperti daun menguning dan layu dapat diatasi dengan efektif.

Tanaman Anda akan tumbuh lebih subur dan kuat‼️

6. HEMAT BIAYA

Anda tidak perlu lagi membeli pupuk lain secara terpisah karena semua unsur hara sudah ada dalam satu produk ini.

Hal ini tentunya akan menghemat waktu dan biaya pengeluaran Anda.

Pupuk Organik Cair (POC) Banyu Biru Food Estate adalah Pupuk Penyubur Tanaman Agar Cepat Berbuah

Kandungan Produk POC Banyu Biru Food Estate antara lain :
Unsur makro : Nitrogen (N), Fosfor (P), Kalium (K), Kalsium (Ca)

Unsur mikro : Zinc (Zn), Boron (B)

Cocok untuk berbagai tanaman seperti :
Durian
Mangga
Sawit
Padi
Cabai
Pepaya
Lengkeng
Sayur-sayuran
Umbi-umbian
Pohon hias
dan masih banyak lainnya

Sekali lagi Insya Allah dengan ijin Allah SWT Pupuk Organik Cair (POC) Banyu Biru Food Estate ini cocok untuk Anda yang ingin :

1. Mencari pupuk tanaman terbaik yang dapat mengatasi kerontokan daun dan menguning

2. Membuat tanaman tumbuh lebih kuat karena kebutuhan nutrisi terpenuhi

3. Meningkatkan kualitas hasil panen dan mendapatkan buah serta sayur yang berkualitas tinggi

4. Membuat bunga buah lebih tahan lama dan anti rontok

5. Memanen lebih banyak hasil pertanian dengan tanaman yang sehat dan subur
Mendapatkan pupuk organik cair terbaik dengan harga terjangkau

Info selengkapnya seputar Produk Pupuk Organik Cair (POC) Banyu Biru Food Estate bisa hubungi Distributor dan Agen Resmi kami Banyu Biru Food Estate.

BANGGA MENJADI KELUARGA BESAR YAYASAN BANYU BIRU FOOD ESTATE Penulis : Hengky Sendyanto Yayasan Banyu Biru Food Estate M...
17/10/2025

BANGGA MENJADI KELUARGA BESAR YAYASAN BANYU BIRU FOOD ESTATE
Penulis : Hengky Sendyanto
Yayasan Banyu Biru Food Estate
Minggu, 8 September 2024

Yayasan Banyu Biru Food Estate - Bicara tentang kebanggaan pastinya bisa membuat kita makin yakin akan diri sendiri. Kebanggaan merupakan satu di antara alasan orang mencari kesuksesan.

Kebanggaan merupakan wujud kepuasan atas hasil kerja keras sendiri. Tanpa upaya maupun kerja keras, jarang seseorang bisa merasakan kebanggaan.

Makin besar perjuangan yang kamu lakukan untuk mewujudkan suatu tujuan, makin besar dan dalam kebanggaan yang kamu rasakan ketika tujuan itu berhasil kamu wujudkan.

Yayasan Banyu Biru Food Estate hadir karena adanya penurunan jumlah petani, ditambah lesunya minat anak muda bergelut di sektor pertanian, membuat Indonesia yang dikenal sebagai negeri ijo royo-royo, terancam kehilangan mimpinya mewujudkan kedaulatan pangan di masa mendatang.

Istilah ijo royo-royo, dahulu sangat akrab kita dengar, bahkan kerap disandingkan dengan suburnya tanah negeri ini. Tidak sampai di situ, hijaunya bumi Indonesia pada masa itu juga membawa manfaat bagi masyarakat luas, melalui aneka hasil tani yang melimpah ruah. Gambaran seperti ini, jika diaplikasikan pada masa sekarang, mungkin bakal sulit membayangkan seperti apa alam ijo royo-royo yang dimaksud.

Karena sejauh ini, untuk seukuran negara agraris, justru masyarakat kita sering sekali dihadapkan pada persoalan yang menyangkut ‘perut’. Bisa dikatakan, kendala seputar isu pangan mulai dari kelangkaan komoditas hingga soal harga bahan pangan yang membubung tinggi, sudah menjadi permasalahan yang ‘lumrah’ terjadi di kalangan masyarakat kita.

Jika kita telusuri akar dari permasalahan ini, sebenarnya ada banyak hal mendasarinya. Dan perlu difahami p**a, permasalahan tidak semata-mata terjadi karena menurunnya kualitas agroekosistem, membanjirnya produk impor, stagnasi produksi saja, tetapi menurunnya jumlah petani hingga mandeknya regenerasi petani muda, juga belakangan menjadi masalah serius yang tengah dihadapi bangsa ini.

Kelompok tani di bawah naungan Yayasan Banyu Biru Food Estate, secara tegas mengajak anak muda untuk terjun ke dunia pertanian. “Berkurangnya jumlah petani akan berimplikasi pada menurunnya ketersediaan produk pangan dalam negeri,” jelas Hengky Sendyanto Selaku Ketua Pengurus Yayasan Banyu Biru Food Estate.

Berdasarkan data BPS, dalam kurun 10 tahun terakhir ini, jumlah rumah tangga petani berkurang sebanyak ±10 juta. “Angka ini cukup besar dan berimplikasi bagi keberlanjutan sektor pertanian Indonesia,” sambung Hengky Sendyanto.

Program Yayasan Banyu Biru Food Estate, yang akan kita jalankan ini, tengah menggalakan isu seputar regenerasi petani ke masyarakat luas. Hal ini guna menampik berbagai anggapan miring seputar pekerjaan petani, seperti anggapan pekerjaan petani kotor, miskin, tidak jelas pendapatannya dan sebagainya.

Atas dasar itu p**a, tak heran juga dari tahun ke tahun jumlah petani di Indonesia terus menyusut, dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir ini. berdasarkan data sensus pertanian saja, sudah ada sekitar ±5 juta tenaga kerja yang rela keluar dari dunia pertanian.

Hadirnya Yayasan Banyu Biru Food Estate akan mendukung dan memperkuat Sektor Pendidikan Kepala Bidang Penyelenggaran Pendidikan Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Pertanian (BPPSDMP) Kementan,

Hengky Sendyanto selalu Ketua Pengurus Yayasan Banyu Biru Food Estate menuturkan perlu me-rebranding profesi petani di Indonesia. Dan cara terampuh ialah melalui jalur pendidikan. Upaya tersebut tergambar dari dilangsungkannya program Pertumbuhan Wirausaha Muda Pertanian pada tahun 2024 ini, yang diharapkan ke depan dapat memperbarui pandangan sekaligus minat anak muda atas bidang pertanian.

Sulitnya lapangan pekerjaan sebagian sudah banyak yang sadar dan sejauh ini kami sudah mendapat beberapa anak muda yang tertarik dalam bidang pertanian. ”Dalam beberapa bulan ini, mereka akan kami kawal dan akan perhatikan mereka juga. Yang terpenting saat ini, kita dari Yayasan Banyu Biru Food Estate akan berusaha menumbuhkan minatnya dulu. Setelah itu kami didik, dan baru mereka bisa memulai bisnisnya,” jelas Hengky Sendyanto.

Petani adalah wajah bangsa, dan juga merupakan salah satu kearifan lokal yang dimiliki bangsa ini. Yayasan Banyu Biru Food Estate menekankan, untuk membangun generasi petani, dibutuhkan kerjasama semua pihak. “Kami sudah berupaya untuk memajukan bidang pertanian di kalangan anak muda. Kami harapkan, ke depan yang ada di kepala anak muda itu, petani bukan identik dengan kemiskinan. Tetapi petani itu orang mulia karena mereka dengan kemampuan sendiri, bisa menghidupi banyak orang,” pungkas Hengky Sendyanto. Sementara M. Rusdi selaku Ketua Pembina Yayasan Banyu Biru Food Estate menambahkan, berbagai faktor serta perspektif yang salah mengenai citra petani yang dekat kemiskinan, harus segera diubah. Ini menurutnya bisa menjadi solusi tersendiri bagi kemunduran di bidang pertanian Indonesia, terutama pada sisi regenerasi petani muda.“Padahal banyak juga anak muda yang berhasil di pertanian. Hadirnya Yayasan Banyu Biru Food Estate diharapkan menjadi terobosan untuk bisa mengangkat cerita-cerita positif yang dilakukan anak muda di seluruh Nusantara,” tutup M.Rusdi Selalu Ketua Pembina Yayasan Banyu Biru Food Estate. Minggu, 08/09/2024

Tentang kebanggaan yuk gunakan twibbonize ini untuk menunjukan rasa banggamu menjadi bagian dari Keluarga Besar Yayasan Banyu Biru Food Estate. posting di Sosial Media kamu dan jadikan caption media sosial yang menarik. Dengan caption tersebut

Klik link Twibbonize Yayasan Banyu Biru Food Estate dibawah ini :
https://twb.nz/yayasanbanyubirufoodestate

📰 SEMUA BERAWAL DARI SINI — QOLAM SURYA PELANGIAsal Mula Qolam Ba’Gong Bunda Ratu & Ba’Gong Sendang WidodariBy. Hengky S...
15/10/2025

📰 SEMUA BERAWAL DARI SINI — QOLAM SURYA PELANGI

Asal Mula Qolam Ba’Gong Bunda Ratu & Ba’Gong Sendang Widodari
By. Hengky Sendyanto
Narasumber : Ustadz Aziz Sumarno
Kamis, 16 Oktober 2025

Yayasan Banyu Biru Food Estate - Segala sesuatu memiliki titik mula. Dalam kebijaksanaan Nusantara, titik mula itu disebut Ba’, sumber gerak kehidupan yang menjadi pondasi peradaban. Di sinilah semua berawal — dari Qolam Surya Pelangi, dari bentuk huruf Ba’ yang melambangkan sumber kehidupan, dan dari Ba’Gong Bunda Ratu serta Ba’Gong Sendang Widodari, tempat pancaran teknologi kehidupan alami berpadu dengan kearifan spiritual.

Qolam berbentuk huruf Ba’ bukan sekadar kolam air biasa. Ia adalah Qolam Berteknologi Tirta Samudra, sebuah sistem kultur jaringan plankton alami yang menjadi sumber kehidupan ikan dan penyedia pupuk organik bagi tanah Nusantara. Sistem ini disebut Ba’Gong Bunda Ratu dan Qolam SundulWawu (Qolam SW), kemudian bermetamorfosis menjadi Qolam Surya Pelangi (Qolam SP) — Sang Pencerah, tempat kehidupan tercipta dan tercerahkan, sebagaimana cahaya yang menembus kegelapan.

Qolam Ba’ bertingkat tiga, dengan Titik Ba’ sebagai sumber utama kehidupan plankton, menjadi pusat proses alamiyah yang suci: dari air, tumbuh kehidupan; dari kehidupan, lahir keberkahan. Seperti disebut dalam Al-Qur’an, “Alladzi ‘allama bil qolam” — Dia yang mengajar manusia dengan Qolam, pena kehidupan. Qolam bukan hanya pena yang menulis, tapi simbol hikmah, akal berulil albab, dan praktik nyata dari kalam Tuhan yang hidup dalam budaya Nusantara.

Huruf Ba’ dalam bentuk Qolam membentuk lingkaran kehidupan. Ketika gong ditabuh, terdengar bunyi “Nuuun…”, sebagaimana ayat pertama Surat Al-Qolam: Nun, wal qolami wama yasthurun — “Nun, demi pena dan apa yang mereka tulis.”
Bunyi Ba’Gong inilah tanda dimulainya sebuah Pagelaran Peradaban Baru — Era Budi Luhur, masa ketika ilmu dan harta, iman dan takwa, lahir dan batin bertemu dalam satu harmoni kehidupan.

“Gong Ditabuh, Ayam Jantan dari Timur, Si Jago Merah Wis Kluruuuk…!!!”
Seruan ini bukan sekadar simbol lokal, tetapi pertanda kebangkitan kesadaran — saat Sang Jago Merah, Tangan Tuhan, menjamu seluruh makhluk dengan kegembiraan, kehidupan, dan keberkahan.

Dalam Qolam Surya Pelangi, bumi dan matahari menyatu dalam tarian kosmis. Matahari memberi energi kehidupan, bumi bersyukur, dan pelangi muncul sebagai tanda kasih semesta. Merah, kuning, hijau — tiga warna dasar pelangi — adalah simbol Cipta, Rasa, dan Karsa, kekuatan hakiki manusia Nusantara. Inilah harmoni antara Surya dan Bumi, antara langit dan tanah, antara nur dan amal.

Huruf Ba’ bermakna ilmu, Nurullah, keimanan, ma’rifatullah, perkara batin dan kalam suci La ilaha illallah.
Huruf Nun bermakna harta, Nur Muhammad, ketaqwaan, syariatullah, perkara lahir dan kalam suci Muhammadur Rasulullah.

Ba’ dan Nun adalah simbol Iman dan Taqwa, dua tiang penyangga dunia. Ketika keduanya bersatu, terciptalah keseimbangan hidup yang terang benderang dalam nada-nada kehidupan nan indah — Sasongko Jagad, pepadang semesta.

Qolam Surya Pelangi menjadi titik mula peradaban, pangkal dari Gerak Glidig Gugur Gunung — gerak kebersamaan rakyat Nusantara dari hulu ke hilir, berbaris teratur seperti bangunan kokoh. Inilah teknologi spiritual dan ekologis yang sederhana namun agung: kolam berbentuk Ba’ yang hidup oleh plankton, menghidupi ikan, menyuburkan tanah, dan menyalakan kesadaran manusia.

Qolam Surya Pelangi bukan hanya tempat air berkumpul. Ia adalah laku kesadaran, wadah ilmu dan harta, pertemuan Ba’ dan Nun, perwujudan iman dan takwa yang melahirkan mutiara keberkahan bagi bumi pertiwi.

📝 Penutup Redaksi :
Dari kolam sederhana berbentuk huruf Ba’, dari teknologi alami plankton, lahirlah peradaban yang bertumpu pada ilmu, iman, dan kasih sayang. Nusantara pernah membangun peradabannya dari titik ini. Kini, saatnya kita kembali pada sumber: Qolam Surya Pelangi, Sang Pencerah peradaban.

📰 TEKHNIS HIKIMAH BERULIL ALBABMenata Ulang Peradaban Nusantara dengan Kultur Bhinneka Tunggal Ika dan Jala Sutra PurbaB...
15/10/2025

📰 TEKHNIS HIKIMAH BERULIL ALBAB

Menata Ulang Peradaban Nusantara dengan Kultur Bhinneka Tunggal Ika dan Jala Sutra Purba
By. Hengky Sendyanto
Narasumber : Ustadz Aziz Sumarno
Kamis, 16 Oktober 2025

Yayasan Banyu Biru Food Estate - Dalam pusaran perubahan zaman yang cepat dan serba instan, banyak bangsa kehilangan akar kebijaksanaan yang sejatinya menjadi penuntun langkah peradabannya. Nusantara, dengan segala kekayaan budaya dan spiritualnya, sesungguhnya menyimpan satu sistem luhur yang dalam — Tekhnis Hikimah Berulil Albab, sebuah tatanan hidup yang menempatkan akal, hati, dan budaya dalam harmoni yang menyeluruh.

Filsafat ini bertumpu pada Kultur Bhinneka Tunggal Ika dan Sistem Jala Sutra Purba — yaitu jaringan kehidupan yang tersusun rapi bagaikan jaring laba-laba, melambangkan keterhubungan antara satu unsur dengan lainnya: manusia dengan alam, ilmu dengan harta, lahir dengan batin, jagat syariat dengan jagat marifat. Dalam sistem ini, segala gerak kehidupan dijalankan melalui Pertanian Terpadu Nusantara Hijau, sebuah kearifan lokal yang menyatu dengan kosmos, bukan melawan alam, melainkan bersinergi dengannya.

Gerak sistem ini disebut Gerak Glidig Gugur Gunung (4G) — gotong royong dalam bentuknya yang paling sempurna. Masyarakat bergerak dari hulu ke hilir, berbaris dalam barisan yang teratur, sebagaimana bangunan kokoh yang tersusun simetris. Dalam gerak bersama itu, lahirlah Mutiara Keberkahan, cahaya kehidupan yang disebut oleh leluhur sebagai Nuril Anwar — seloka tiga bulan purnama, “wayah bengi koyo awan”, malam terang benderang, padang gilar-gilar.

Inilah sistem sosial-spiritual yang menuntun masyarakat Nusantara menuju kehidupan yang terlindungi Allah, terbimbing Rasulullah, tertanggung Masya Allah, dan terjawab Ma’rifatullah. Ia melahirkan masyarakat yang maujud syariatullah — bukan hanya sehat dan bersih lahir batin, tetapi juga indah, nikmat, pesona, manis, dan penuh senyum tawa. Sebuah masyarakat yang terang benderang, bukan hanya dalam pencapaian materi, tetapi dalam pencerahan ruhani.

Puncak tertinggi dari laku ini adalah Pasrah — kepasrahan total kepada Allah. Dalam Jagat Marifatullah, kepasrahan bukan kelemahan, melainkan kekuatan spiritual tertinggi. Sebab kebodohan adalah sifat alami insan yang lemah (dhoif), maka diplomat terbaik bagi manusia adalah para Nabi dan Rasul, pembimbing agung yang mengantarkan akal dan jiwa pada jalan hakiki. Seluruh perbendaharaan langit dan bumi ada dalam genggaman Rasulullah, maka manusia yang mengikuti jejak beliau akan selalu tertanggung Masya Allah — mendapat pertolongan dan keberkahan dari langit.

Inilah makna dari Kalimatul Haq:

“Laa ilaaha illallah, Muhammadur Rasulullah.”

Tauhid sempurna melahirkan keyakinan teguh, menumbuhkan keseimbangan hidup atas penyaksian Kalam Suci. Dalam keyakinan ini, para Nabi dan Rasul adalah Sang Pandu, pemandu terbaik dunia dan akhirat, membawa manusia kepada jawaban hakiki: terjawab ma’rifatullah, maujud syariatullah.

Sebagaimana dawuh Kanjeng Raden Syam yang masyhur di kalangan para suluk Jawa:

“Cekelen kenceng Syariat lan Ma’rifat… Thariqat lan Hakikat, gak usah dipikirin.”
Peganglah erat syariat dan ma’rifat, jangan terjebak hanya dalam pikir, tapi jalankan dalam laku.

Inilah inti Tekhnis Hikimah Berulil Albab — kecerdasan spiritual dan sosial yang bukan hanya berpikir, tetapi berlaku dengan sadar dalam jaringan kebudayaan, syariat, dan ma’rifat. Nusantara pernah hidup dalam sistem ini, dan kebangkitannya akan terwujud bila rakyat kembali menyulam jala sutra purba, menata barisan 4G Holopis Kuntul Baris, bergerak bersama dalam semangat gotong royong yang terencana, rapi, dan berkeadilan.

Dari hulu ke hilir, dari hati ke tindakan, dari bumi ke langit, kita berjalan bersama dalam satu barisan — menuju terang benderang kehidupan.

Address

Dusun Kertosari RT 003 RW 004 Desa Nyamplungsari Kecamatan Petarukan Kabupaten Pemalang
Pemalang
52362

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Yayasan Banyu Biru Food Estate posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category