30/04/2014
Siang2, makan opisang, eh teringat hamsterku...
Pisang, Biotin dan Bulu Hamster
Oleh Hamstermister Seratus Enambelas
Berawal dari percakapan ane sama tukang jengkol.. eh sama s ahabat HL Andy Aceh di rukonya Ito Indio dan di rumahnya mengenai pemberian pisang yang menurut pengalamannya berefek pada kelebatan bulu hamsternya.. Disitu ane sempet berpikiran,, "nanti coba cari tau tentang pisang ah"
Trus waktu lagi maen2 sambil buka puasa bareng di HFG,, sempet berbincang sedikit mengenai efek ragi seperti yang udah dibahas didokumen dan juga didiskusikan, salah satunya untuk menyuburkan bulu.. Sayang saat itu ane dan oom Andi lupa sama ragi yang ane pesen ^_^ jadi pas sampe rumah baru inget ga bawa ragi.Berlanjut lagi pada saat makan malam bersama di daerah Pasar Minggu pas acara ulang tahun tante Tutut Nursaiful sekaligus silaturahmi sama sahabat HL yang lain,, kali ini duo Andi (Andy Aceh dan Andi Nursaiful) berbagi pengalaman mengenai pisang masing2... (lhoo??)
Berbekal cerita dan pengalaman sahabat2 HL mengenai pisang tadi, ane sempet inget sama salah satu produk pellet kelinci yang biasanya ane campur ke bahan racikan makanan ane..Disitu ada 2 warna pellet yang hijau dan yang oranye. Untuk pellet yang berwarna hijau dijelaskan bahwa mengandung biotin untuk kesehatan bulu; "Green extruded kibbles are fortified with Biotin aiding skin and fur health for a healthy shine". Itulah kata kunci yang ane cari..Setelah searching, seeking dan mancing (berbekal GPS dan celana robek) akhirnya ane menemukan informasi yang mau ane share dengan sahabat2 HL di sini, pertama mengenai pisang dan biotin.
Pisang
Pisang adalah nama umum yang diberikan pada tumbuhan terna raksasa berdaun besar memanjang dari suku Musaceae. Hampir semua buah pisang memiliki kulit berwarna kuning ketika matang, meskipun ada beberapa yang berwarna jingga, merah, ungu, atau bahkan hampir hitam. Buah pisang sebagai bahan pangan merupakan sumber energi (karbohidrat) dan mineral, terutama kalium (potasium).
Kandungan vitaminnya sangat tinggi, terutama provitamin A, yaitu betakaroten (memperlambat penuaan sel) , sebesar 45 mg per 100 gram berat kering, sedangkan pada apel hanya 15 mg. Pisang juga mengandung vitamin B, yaitu tiamin, riboflavin, niasin, dan vitamin B6 (piridoxin).
Kandungan vitamin B6 pisang cukup tinggi, yaitu sebesar 0,5 mg per 100 gram. Selain berfungsi sebagai koenzim untuk beberapa reaksi dalam metabolisme, vitamin B6 berperan dalam sintetis dan metabolisme protein, khususnya serotonin. Serotonin diyakini berperan aktif sebagai neurotransmiter dalam kelancaran fungsi otak.
Vitamin B6 juga berperan dalam metabolisme energi yang berasal dari karbohidrat. Peran vitamin B6 ini jelas mendukung ketersediaan energi bagi otak untuk aktivitas sehari-hari.
Gula pisang merupakan gula buah, yaitu terdiri dari fruktosa yang mempunyai indek glikemik lebih rendah dibandingkan dengan glukosa, sehingga cukup baik sebagai penyimpan energi karena sedikit lebih lambat dimetabolisme.
Biotin
Biotin (atau vitamin B7) ialah vitamin larut air yang juga dikenal dengan vitamin H.[1] Vitamin ini memiliki peranan yang sangat besar dalam reaksi biokimia di dalam tubuh, seperti dalam transfer karbon dioksida dan metabolisme karbohidrat dan lemak. Tidak seperti kebanyakan vitamin lainnya, biotin merupakan salah satu jenis vitamin yang cukup stabil diberbagai kondisi lingkungan, seperti panas, paparan cahaya matahari, dan oksigen.
Peran utama biotin di dalam tubuh adalah membantu metabolisme lemak, protein, dan karbohidrat yang akan membentuk molekul gula sederhana (glukosa), asam lemak, dan asam amino. Reaksi ini dikenal dengan istilah katabolisme, yaitu pemecahan senyawa kompleks menjadi banyak molekul sederhana yang disertai dengan pelepasan energi. Molekul sederhana tersebut kemudian akan dipakai tubuh untuk mensintesis sel-sel baru.
Biotin banyak digunakan untuk membantu pemulihan tubuh terhadap penyakit defisiensi holokarboksilase sintetase dan defisiensi biotinidase. Selain itu, biotin juga mamapu menurunkan kadar gula darah serta memperkuat struktur rambut dan kuku.
Sumber utama biotin antara lain berasal dari daging, kuning telur, dan pisang. Selain itu, biotin juga dapat diperoleh dari tanaman kacang-kacangan, molase, ragi, dan gandum.
defisiensi biotin serngkali menimbulkan berbagai masalah kesehatan, seperti dermatitis, depresi, nusea, anemia, dan kerontokan rambut. Karena hal tersebut maka sistem kekebalan tubuh bisa terganggu dan mempermudah tubuh terkena serangan bakteri dan jamur.
Dalam beberapa artikel juga disebutkan bahwa Biotin sangat bermanfaat untuk pertumbuhan rambut.So, dari sini jadi jelas kenapa pisang dan ragi bisa membantu menyuburkan bulu (sebenernya rambut) pada hamster, yakni karena kandungan vitamin B kompleks terutama vitamin B7 (Biotin) yang bermanfaat bagi rambut. Selain itu ragi juga bermanfaat untuk membantu penyembuhan serangan jamur pada hewan