Agen HCS

Agen HCS Agen HCS - jual semua produk HCS mulai dari SOC , SOT , PHEFOC, Bio Power, Nutrisi Hewan dan lain-lain. HCS adalah merek milik perusahaan PT.

HIDUP CERAH SEJAHTERA.

  ....
09/10/2023

....

08/08/2023

Bagi yang tidak mengerti, tanaman ini mungkin terlihat seperti tanaman yang tidak berguna, karena tidak ada bagian dari tanaman ini yang dapat menghasilkan b...

BUDIDAYA TANAMAN MURBEIAnda tentu sudah pernah mendengar mengenai tanaman murbei. Selain buahnya yang segar untuk dimaka...
12/09/2021

BUDIDAYA TANAMAN MURBEI

Anda tentu sudah pernah mendengar mengenai tanaman murbei. Selain buahnya yang segar untuk dimakan, daunnya juga biasa dimanfaatkan sebagai pakan ulat sutera. Bahkan batangnya kadang juga digunakan sebagai bahan baku mebel.

Tanaman murbei termasuk tanaman semak atau perdu yang bisa tumbuh hingga mencapai tinggi 10 – 15 meter. Tanaman ini memiliki nama latin Morus, berasal dari keluarga Moraceae. Jenis murbei yang paling banyak dikenal di wilayah Asia yaitu Morus alba.

Pohon murbei memiliki lebih dari 35 species dan subspecies. Berdasarkan long style bunga jantan species murbei dikelompokkan ke dalam Dolychostyle dan Macromorus. Tidak kurang dari 100 species murbei yang telah dikenal. Akan tetapi yang sering dibudidayakan untuk kepentingan budidaya ulat sutera adalah Morus alba, Morus cathayana, dan Morus multicaulis.

Tanaman murbei sebenarnya berasal dari wilayah Himalaya. Seiring berjalannya waktu, tanaman ini menyebar ke negara-negara lain. Tanaman murbei dapat tumbuh di daerah tropis dan subtropis, maka sering dijumpai di wilayah Asia, Afrika, hingga Amerika. Tanaman ini biasa tumbuh di daerah mulai dari ketinggian 0 – 4000 meter di atas permukaan laut. Di Indonesia sendiri, tanaman murbei lebih terkenal dengan nama buah besaran. Adapun di luar negeri, tanaman ini lebih terkenal dengan nama mulberry.

Berikut uraian lebih rinci mengenai tanaman murbei atau mulberry.

1. Ciri dan Karakteristik Tanaman Murbei.

Tanaman murbei memiliki daun yang istimewa karena daunnya merupakan satu-satunya daun yang dapat dimakan oleh ulat sutera. Oleh karena itu, peternak ulat sutera pastilah memiliki tanaman murbei di lahan peternakannya. Batang tanaman murbei memiliki warna yang beragam, tergantung dari jenisnya. Ada batang murbei yang berwarna hijau, hijau agak kelabu, atau hijau kecoklatan. Untuk percabangannya, cabang murbei dapat mendatar, menggantung, atau tegak lurus.

Daun murbei berbentuk cuping dengan pinggiran bergerigi. Batang pohonnya berwarna kecoklatan. Adapun buahnya muncul bergerombol dengan ukuran 2 – 3 sentimeter. Buah murbei sendiri berwarna hijau hingga merah ketika masih muda, namun akan berubah ungu hingga kehitaman ketika sudah tua. Rasa buahnya manis asam menyegarkan.

2. Pembibitan dan Penanaman Tanaman Murbei di Lahan atau Pot.

Pembibitan dan penanaman tanaman murbei tidak dapat dipisahkan, karena bibit yang dipotong dari batang tanaman induk sebaiknya segera ditancapkan atau ditanam ke dalam lahan tanah atau pot setelah direndam dalam larutan penumbuh akar (bisa menggunakan formula SOT).

Bibit tanaman murbei itu sendiri paling baik diperoleh dengan cara stek batang.

Untuk menanam bibit tanaman murbei di lahan pekarangan, kita harus menyiapkan media tanamnya terlebih dahulu (gunakan metode BOKASHI untuk menyuburkan tanahnya).

Untuk media lahan atau pekarangan, kita dapat menggali tanah dengan ukuran 30 cm x 30 cm x 30 cm.

Gemburkan tanah bekas galian dengan cara dicampur dengan pupuk organik (BOKASHI) dan Arangsekam dengan perbandingan 1 : 1 : 1. Bersihkan area di sekitar galian dari gulma atau tanaman pengganggu lainnya (bisa disemprot terlebih dahulu dengan PHEFOC).

Alangkah baiknya kita buat saluran di sekeliling area tanam sehingga air hujan atau siraman tidak akan menggenang. Diamkan lubang galian lalu semprot dengan PHEFOC dan campuran media tersebut kurang lebih tiga hari.

Pendiaman ini bermanfaat untuk mematikan organisme-organisme yang mengganggu di tanah galian.

Setelah pendiaman tanah galian selama kurang lebih tiga hari, tiba waktunya untuk menanam bibit murbei.

Masukkan sebagian tanah galian ke dalam lubang. Setelah itu pilihlah batang tanaman induk murbei yang dianggap sehat, kira-kira yang memiliki diameter 3 sentimeter serta panjang sekitar 30 sentimeter. Lalu potonglah batang tersebut secara melintang hingga berbentuk tajam dan pastikan batangnya jangan sampai retak. Buanglah semua buah dan daun yang terdapat pada potongan batang tersebut.

Celupkan potongan batang tanaman tersebut ke dalam larutan zat pengatur tumbuh (bisa gunakan larutan SOT) + larutan air bawang merah.

Langkahnya, kita hanya perlu mencincang bawang merah sampai halus dengan air bersih. Gunakan bawang merah sebanyak 1 siung untuk air sebanyak 200 ml. + 1 tutup SOT.

Perendaman batang pada larutan-larutan tersebut berfungsi untuk membantu percepatan tumbuh akar.

Rendam batang yang dipotong kurang lebih lima jam.

Setelah potongan batang murbei direndam dalam larutan selama kurang lebih 5 jam, buat lubang dengan dengan kayu atau benda lainnya di tengah-tengah lubang galian. Teknik ini bermanfaat agar batang murbei yang hendak kita tanam tidak mengalami kerusakan saat ditancapkan.

Tutup lubang galian dengan sisa tanah yang ada. Padatkan tanah di atasnya agar tanaman tidak mudah roboh terkena air atau angin.

Berilah ajir untuk menopang tanaman bila perlu. Ajir dapat dibuat dari potongan bambu dengan panjang kurang lebih 60 cm.

Ajir ini ditancapkan di samping bibit tanaman murbei yang telah ditanam. Selain sebagai penopang, ajir dapat digunakan sebagai tempat rambatan.

Untuk penanaman bibit murbei di dalam pot, langkah-langkahnya hampir sama dengan penanaman di lahan pekarangan.

Siapkan tanah, pupuk organik BOKASHI, dan Arangsekam. Campurkan ketiga bahan tersebut dengan perbandingan 1 : 1 : 1.

Masukkan sebagian campuran bahan tersebut ke dalam pot dengan diameter 50 cm atau lebih atau ke dalam drum bekas yang telah dipotong menjadi dua.

Buat lubang dengan kayu di tengah-tengah media dan tancapkan atau tanam potongan batang murbei yang telah direndam dalam larutan pengatur tumbuh tanaman (SOT).

Masukkan sisa tanah yang telah dicampur dengan pupuk organik BOKASHI dan Arangsekam tadi ke dalam pot hingga hampir mencapai bibir pot. Tekanlah tanah di bagian atas untuk memadatkannya sehingga bibit tanaman murbei tidak mudah roboh. Pasang ajir di sekeliling bibit tanaman.

Tunas baru tanaman murbei biasanya akan muncul kurang lebih tujuh minggu setelah penanaman.

Apabila tunas baru yang tumbuh di batang murbei terlalu banyak, sebaiknya kita buang sebagian tunas-tunas tersebut. Hal ini bertujuan untuk mempercepat pertumbuhan akar yang kuat.

3. Perawatan dan Pemeliharaan Tanaman Murbei.

Untuk mendapatkan daun dan buah murbei yang sehat dan berkualitas, tentu dibutuhkan perawatan dan pemeliharaan tanaman.

Perawatan dan pemeliharaan tersebut meliputi pemupukan, penyiangan, pemangkasan, dan penyiraman.

Tanaman murbei perlu diberi pupuk organik BOKASHI untuk memberi tambahan nutrisi pada tanaman.

Berikan pupuk organik BOKASHI masing-masing 2 sendok makan. Pemberian pupuk tersebut dapat dilakukan dengan durasi dua bulan sekali.

Penyiangan wajib dilakukan untuk mencegah tanaman liar atau gulma mengganggu tanaman murbei. Setelah pemupukan dan penyiangan dilakukan, hal yang tidak kalah pentingnya untuk dilakukan adalah pemangkasan.

Pemangkasan yang rutin dilakukan akan berguna untuk penguatan akar, menambah jumlah percabangan, dan mempermudah pengambilan daun.

Pemangkasan pertama dapat dilakukan antara 9 – 12 bulan setelah bibit tanaman ditancapkan.

Setelah itu pemangkasan dapat dilakukan antara 2 – 4 bulan setelah pemangkasan pertama.

Perawatan dan pemeliharaan tanaman murbei yang tidak kalah pentingnya adalah penyiraman. Penyiraman dapat dilakukan dua kali sehari, pagi dan sore. Di saat musim penghujan, penyiraman dapat dilakukan sekali saja dalam satu hari. Pada intinya, intensitas penyiraman dapat disesuaikan dengan kondisi cuaca dan tanaman.

4. Hama yang Menyerang Tanaman Murbei.

Hama yang sering menyerang tanaman murbei adalah ulat pucuk larva dan belalang. Ulat pucuk larva biasanya menyerang dan memakan daun murbei yang baru tumbuh. Hal ini berakibat daun murbei nantinya tidak akan tumbuh secara utuh dan sehat. Hama ini bila dibiarkan akan membuat daun-daun murbei terlapisi oleh jaringan tipis yang berakibat tepi-tepi daun saling menyatu dan mengeriput. Hama ulat pucuk larva ini dapat dibasmi dengan menyemprotkan cairan PHEFOC ke seluruh bagian tanaman, pada sore hari.

Penyemprotan PHEFOC ini dapat membuat ulat pucuk larva mati hingga telur-telurnya.

Hama lain yang menyerang adalah belalang. Belalang sangat s**a hinggap di tanaman murbei dan menggerogoti daun-daunnya. Hal ini mengakibatkan daun-daun murbei menjadi habis dan tidak dapat digunakan sebagai pakan ulat sutera.

Untuk mengatasi hama belalang harus diperlukan pengawasan khusus yang berguna untuk mengusir belalang-belalang tersebut.

Untuk buah murbei sendiri, hama yang menyerang biasanya berupa lalat buah dan burung. Lalat buah dapat dicegah dengan menyemprotkan cairan PHEFOC juga.

Sedangkan hama burung pemakan buah dapat dicegah dengan cara konvensional (bisa dikasih jaring diatasnya).

5. Manfaat Tanaman Murbei bagi Manusia.

Bagian-bagian tanaman murbei yang dapat dimanfaatkan oleh manusia antara lain buah, daun, dan batangnya.

Batang tanaman murbei dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan mebel ataupun kayu bakar.

Adapun daun murbei seperti kita ketahui sangat dibutuhkan peternak ulat sutera sebagai bahan pakan ternak.

Sedangkan buah murbei yang bergerombol dapat dikonsumsi secara langsung bila sudah matang atau diolah terlebih dahulu.

Buah murbei yang sudah matang berwarna ungu hingga kehitaman dan teksturnya agak lembek.

Untuk mengonsumsi buah murbei dapat disesuaikan selera, maksudnya kita dapat mengambil buah yang sudah benar-benar matang dan bertekstur lembek atau buahnya yang masih berwarna merah dan bertekstur tidak begitu lembek.

Sari buah murbei mengandung zat anthoxyanin yang berguna sebagai antioksidan bila dikonsumsi secara langsung (buah segar).

Selain itu, buah murbei dapat diolah menjadi selai, jus minuman/sirup, ataupun bahan pembuat kue yang nikmat.

Demikian, semoga bermanfaat... 🙏

Bagi Anda yang ingin mencoba membudidayakan tanaman murbei di lahan pekarangan ataupun pot, jangan lupa siapkan BOKASHI, Arangsekam, SOT dan PHEFOC.

Anda dapat membelinya secara eceran maupun grosir dengan harga terjangkau dengan klik web berikut:
⬇️
https://www.agenhcs.com

atau bisa hubungi Cs kami:
📲: 081228222826

BAGIKAN ARTIKEL INI ya... semoga bermanfaat buat orang banyak.

TAUKAH ANDA...? kenapa Suplemen Organik Tanaman (SOT) sangat bermanfaat dan dibutuhkan untuk pertanian...?simak penjelas...
12/09/2021

TAUKAH ANDA...? kenapa Suplemen Organik Tanaman (SOT) sangat bermanfaat dan dibutuhkan untuk pertanian...?
simak penjelasan berikut:

Formula SOT dari HCS merupakan Suplemen Organik Tanaman berbentuk cair untuk tanaman yang terbuat dari bahan bahan organik alami dengan kandungan unsur makro dan mikro seimbang yang di perlukan oleh tanaman serta mikroorganisme tanah yang bermanfaat bagi tanaman.

SOT berfungsi sebagai :
1. PEMBENAH tanah
2. PENYUBUR tanah
3. PENYEHAT tanah

Manfaat SOT antara lain untuk :
1. Meningkatkan produksi panen 40-80%

2. Mencegah mengurangi gugur bunga & buah.

3. Merupakan produk organik murni (100%) yang di produksi dengan bahan bahan alami.

4. Proses penyerapan nutrisi lebih maximal daripada pupuk kimia.

5. Mengandung nutrisi yang seimbang untuk pertumbuhan & perkembangan tanaman.

6. Dapat di aplikasikan pada semua jenis & umur tanaman pertanian/perkebunan/kehutanan.

7. Membantu mendegradasi residu pestisida kimia pada tanah & produk pertanian.

8. Memperpanjang masa umur tanaman yang sedang berproduksi, sehingga tidak habis satu kali panen saja, misalnya: tomat, cabe, kacang panjang, mentimun, dll.

9. Hasil panen berupa sayuran atau buah tidak mudah layu.

10. Mengurangi pencemaran lingkungan & aman terhadap pemakai.

11. SOT juga bisa dikembangkan lagi menjadi Pupuk Organik Cair dan juga Pupuk Organik BOKASHI dengan sistem fermentasi.

Membutuhkan SOT untuk Pertanian Anda...?
klik aja:
⬇️
https://www.agenhcs.com/

atau hubungi cs admin HCS:
👇
📲: 081228222826

https://www.AgenHCS.com
08/07/2021

https://www.AgenHCS.com

INILAH CARA SEDERHANA DAN MUDAH FERMENTASI JERAMI MENGUNAKAN SOC HCS.

Pembuatan pakan fermentasi bisa dari limbah pertanian yang ada di sekitar kita, seperti dari berbagai jerami semisal jerami padi.

Diantaranya jerami padi atau yang biasa disebut damen, jerami padi merupakan limbah pertanian yang sangat potensial sebagai pakan hijauan.

Bagi yang tidak tahu seringkali jerami padi yang dianggap limbah tersebut dibakar disawah karena menggunung dan menyita ruang lahan pertanian, tindakan tersebut dapat merusak struktur tanah.

Padahal jerami padi dapat dimanfaatkan sebagai alternatif pakan ternak yaitu sebagai hijauan tunggal.

Jerami padi mengandung sedikit protein, lemak, dan pati serta serat kasar yang relatif tinggi karena lignin dan silikanya tinggi.

Untuk penyiapan jerami padi sebagai pakan ternak, perlu diberi perlakuan secara biologis dengan menggunkan SOC.

SOC merupakan suplemen khusus untuk menyehatkan binatang ternak anda.

Dengan memakai SOC untuk pemeliharaan hewan ternak, maka dapat menekan biaya produksi dan perawatan, karena SOC mampu mempercepat pertumbuhan ternak pedaging dan meningkatkan kesuburan ternak petelur. Sebab SOC juga memberikan efek merangsang nafsu makan pada hewan ternak.

Selain produksi daging, SOC juga baik untuk perkembangbiakan hewan ternak. SOC membantu meningkatkan kesuburan pada hewan ternak, sehingga SOC dapat mempertinggi kualitas telur pada hewan unggas, maupun perkembangbiakan hewan ternak lainnya seperti kambing dan sapi.

SOC sebagai Teknologi fermentasi pakan bisa menjadi pilihan mudah. Alasannya bahan baku seperti dari berbagai daun dan jenis rumput kering atau limbah pengolahan kedelai. Bisa juga dari gedebog pisang ditambah bekatul. Semua bahan itu dicampur lalu difermentasikan selama 3×24 jam. Hasilnya adalah makanan ternak fermentasi yang lebih awet dengan bau yang khas dan kandungan karbohidrat, protein dan vitamin yang cukup stabil.

Fermentasi jerami padi bisa dibuat dengan 2 cara yaitu fermentasi bahan basah dan fermentasi bahan kering. Dan kalau ingin lebih awet dan buat untuk stok pakan dalam jangka waktu lama maka sebaiknya fermentasi dari bahan kering.

Pemberian secara teratur dengan jumlah seimbang antara berat pakan dan berat hewan membuat ternak menjadi terpelihara secara baik.

SOC membantu mengurangi tingkat stres pada hewan dan menekan timbulnya penyakit pada ternak anda.
Meningkatkan natibodi, sehingga hewan ternak tidak mudah sakit.
Mengurangi angka resiko kematian hewan tenak.

Meskipun fermentasi bisa dilakukan pada berbagai limbah pertanian, cara fermentasi secara teknis harus anda kuasai. Salah satunya adalah terkait dengan proses fermentasi itu sendiri. Misalnya jika anda ingin menerapkan fermentasi limbah jerami, cara membuat yang benar akan memberikan hasil yang sesuai dengan harapan. Jerami kering dicampur dengan polar dengan perbandingan 10 banding 2 lalu tambahkan air secukupnya. Campuran ini kemudian dimasukkan didalam tabung fermentasi minimal 1x24 jam.

Tanda bahwa fermentasi jerami kering behasil adalah aroma harum dan tekstur jerami yang tidak berubah dari sebelumnya.

Itulah Cara sederhana Fermentasi Jerami menggunakan SOC (Suplemen Organik Cair) guna meningkatkan produktivitas peternakan anda, semoga bermanfaat.

Informasi lebih lengkap tentang SOC dan fermentasi lainya bisa langsung klik WA :
📲 https://wa.me/6281228222826
www.agenhcs.com




Fermentasi jerami padi menggunakan SOC untuk pakan ternak kambing/domba, sapi dan juga jenis ruminansia yang lainya.

Ternak Ruminansia seperti :Kerbau 🐃,Sapi 🐂🐄,Domba/Kambing🐏🐑🐐,Kelinci 🐇Adalah Herbivora Pemakan Serat.Untuk membuat pakan...
27/01/2021

Ternak Ruminansia seperti :
Kerbau 🐃,
Sapi 🐂🐄,
Domba/Kambing🐏🐑🐐,
Kelinci 🐇
Adalah Herbivora Pemakan Serat.

Untuk membuat pakan komplet (lengkap) dan seimbang, peternak ruminansia besar maupun kecil bisa memilih menggunakan unsur serat, setidaknya 3 (tiga) jenis supaya bisa saling melengkapi.

Beberapa unsur serat yang bisa digunakan :
1. Jerami jagung kering/klobot jagung kering,
2. Tebon jagung umur 80-90 hari,
3. Kangkung kering,
4. Rumput Gajah umur 40-50 hari,
5. Rumput Odot umur 50-60 hari,
6. Jerami padi kering,
7. Tongkol/janggel jagung digiling,
8. Tumpih jagung,
9. Rendeng (batang dan daun) kacang kedelai,
10. Rendeng kacang hijau,
11. Rendeng kacang tanah,
12. Kulit kopi,
13. Kulit singkong yang sudah dicuci dan dikeringkan beserta bonggolnya.
14. Kulit pisang dan gedebog pisang segar
15. Kulit nanas,
16. Daun dan batang singkong,
17. Pucuk tebu,
18. Eceng gondok,
19. Rumput liar
20. Daun Bambu

Dan lain-lain yang ada di sekitar lokasi Beternak asal tidak beracun dan bisa dicerna.

Untuk meninggkatkan nutrisinya bisa dilakukan dengan cara difermentasi secara anairob dengan probiotik SOC + bahan tambahan lainnya seperti Bekatul, Mineral, Garam, Gula, Mulase dan sedikit air.

Dapatkan SOC Original hanya di :
www.agenhcs.com
www.agenhcs.com
www.agenhcs.com

Keberhasilan usaha pertanian maupun peternakan dan yang lainya bukan karena kebetulan, namun karena paham dan mempunyai ...
01/10/2020

Keberhasilan usaha pertanian maupun peternakan dan yang lainya bukan karena kebetulan, namun karena paham dan mempunyai ilmunya.

Seiring terbangunya kebutuhan akan ilmu dan teknologi untuk keberhasilan petani dan peternak, www.KomunitasHCS.com menyelenggarakan
PELATIHAN TANI/TERNAK MODERN pada :

Hari. : MINGGU fullday
Tanggal : 11 Oktober 2020
Waktu : jam 09:00 s/d 15:00
Tempat : Meeting Room RM TIRTA MULYA, JL. Raya Tersono-Limpung, Medono, Plumbon, Limpung, Batang, Jawa Tengah.

Ketentuan : Sesuai Protap Covid-19. 😷

🏧 : ada beberapa pilihan.

Peserta terbatas, segera daftarkan diri, kesempatan spesial buat Anda untuk hadir dan mengikutinya.

🗓️ dateline pendaftaran maksimal tgl 10-10-2020 🕙10.00

Registrasi/Pendaftaran hubungi :
📲 081228222826
📲 www.agenhcs.com
📲 www.komunitashcs.com

Keberhasilan bertani dan beternak bukan karena kebetulan, namun karena paham dan mempunyai ilmunya.Seiring terbangunya k...
22/08/2020

Keberhasilan bertani dan beternak bukan karena kebetulan, namun karena paham dan mempunyai ilmunya.

Seiring terbangunya kebutuhan akan ilmu dan teknologi untuk keberhasilan petani dan peternak, komunitas HCS menyelenggarakan PELATIHAN TANI/TERNAK MODERN besok pada :

Hari. : MINGGU fullday
Tanggal : 30 Agustus 2020
Waktu : jam 09:00 s/d 15:00
Tempat : Aula Rest Area RM. SIWUNI, jl. Raya Kalibakung Balapulang Tegal Jawa Tengah
Ketentuan : Sesuai Protap Covid-19.

Peserta terbatas, segera daftarkan diri, kesempatan spesial buat Anda untuk hadir dan mengikutinya.
🧾date line pendaftaran maksimal 29-08-2020. 🕚11:00

CS 📲 081228222826

email 📧 [email protected]

website 🌐 https://www.komunitashcs.com/





11/08/2020

Cara mudah budidaya kangkung
Cara praktis agar kangkung cepat panen
Cara hemat biaya pertanian kangkung
Cara simpel agar kangkung panen melimpah
Cara sehat tanam kangkung organik
Cara cepat agar kangkung tumbuh subur
Cara tepat tanam kangkung tanpa hama
Cara murah tanam kangkung tanpa kimia
Cari solusinya di www.agenhcs.com

📲: 081228222826




Address

Kendal
51363

Opening Hours

Monday 09:00 - 16:00
Tuesday 09:00 - 16:00
Wednesday 09:00 - 16:00
Thursday 09:00 - 16:00
Friday 09:00 - 16:00
Saturday 09:00 - 16:00

Telephone

+6281228222826

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Agen HCS posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share