Kelinci MORIS

Kelinci MORIS kami menyediakan kelinci jenis australia dan Rex

Selamat Malam  ... semoga mimpi indah
22/10/2024

Selamat Malam ... semoga mimpi indah

31/12/2014

JENIS JENIS KELINCI HIAS
Banyak sekali jenis kelinci hias yang ada di indonesia antara lain yang terfavorit adalah :

1. Kelinci Jersey Wooly

Jenis kelinci yang satu ini memiliki Tubuh seekor Jersey Wooly harus mengikuti pakem tertentu agar bisa menyedot perhatian hobiis. Pertama tubuhnya harus pendek dan kompak. Bahu lebar. Punggung terlihat meninggi di atas pinggang dan jatuh mulus ke arah pangkal ekor. Saat berpose, Jersey Wooly tak boleh berbaring.
Sementara kepalanya harus lebar dan pendek. Bagian ini harus terlihat seimbang dengan tubuh. Bila dilihat dari samping, kepala terlihat pendek, tebal, dan membulat. Kondisi tersebut harus disokong p**a telinga pendek, berambut, dan tegak. Catatan tambahan, telinga harus terlihat seimbang dengan kepala.

2. Kelinci Rex
Jenis rex termasuk kelinci berbadan medium dengan pinggul membulat. Iga dan bahu tampak seimbang dengan seluruh bagian tubuh. Garis atas tubuh {top body line) tampak melengkung ke atas. Secara bertahap membentuk k***a dari dasar telinga hingga ke bagian tengah pinggul dan kemudian jatuh dalam k***a yang mulus sampai pangkal ekor.

Sementara kepalanya terlihat besar dan lebar dan terbentuk dekat bahu. Ukuran kepala harus proporsional, seimbang dengan ukuran tubuh dan telinga. Berbicara tentang telinga, bagian ini harus berukuran medium, dengan penempatan yang baik di kepala, dan harus tegak.

Kondisi tersebut harus disokong oleh rambus yang berkesan padat dengan panjang tidak kurang dari 0,5 inci (1,25 cm) dan tidak lebih dari 7/8 inci (2,2225cm). Panjan- ideal 5/8 inci (ijj
tegak, dan serapat mungkin, memiliki panjang dan tekstur yang sama di seluruh bagian tubuh. Guard hairs harus sangat banyak dan merata, tapi tidak terlalu terasa menonjol.

3. Kelinci Dutch

Jenis kelinci hias varian idola lainnya adalah dutch. Badan kelinci harus pendek dan rapat. Puncak garis badan harus membentuk k***a. Mulai dari pangkal telinga menuju pertengahan pinggul lalu menurun ke arah pangkal ekor.

Pinggul menonjol yang menghilangkan kesan mulus dan bulat. Buncit, badan datar, sempit atau spesimen yang tampak kurus tidak diinginkan. Bagian belakang yang nampak sangat kurus, kosong, atau ada patahan.

Sementara kepala harus bulat dan penuh. Tampak rapat dengan bahu. Kepala pun harus tampak proposional dengan ukuran telinga. Perhatikan p**a posisi telinga harus tegak dan keduanya rapat. Pilihlah kelinci dengan telinga berambut.

Berbicara tentang rambut, pilihlah yang pendek dan rapat. Jika diusap kearah kepala, rambut akan kembali cepat ke posisi alami dan menutup seluruh badan. Rambut dasar harus halus dan rapat, diselingi dengan guard hair yang lebih tebal.

Perhatikan p**a porsi warna tubuhnya. Pada dutch, terdapat pola melingkar dari punggung kearah perut menerus kebelakang hingga posisi batas jari kaki belakang (stops), dan lingkaran yang terdapat pada bagian dahi, p**i, leher yang terbagi pada kedua sisi oleh garis rambut (hairline) dan menerus hingga telinga. Bagian lain dari kelinci harus berwarna putih.

Pola (marking) harus terpisah dengan jelas, bebas dari pergeseran warna ke area putih atau sebaliknya. Pundak (termasuk leher), dada, kaki depan, dahi dan ujung kaki belakang harus putih untuk semua varian.

4. Kelinci Netherland Dwarf
Jenis kelinci yang satu ini memiliki memiliki postur idcal seekor netherland dwarfharuslah pendek dan kompak. Bahu lebar dan dalam, lebar bahu sama dengan lebar bokong. Lebar dan kcdalaman badan harus seimbang. Lengkungan badan memperlihatkan bahu yang lebar dan bokong yang dalam, membulat dan berisi.
Lalu kepala besar dan seimbang dengan badan.

Kepala jantan lebih besar daripada betina. Bentuknya bulat jika dilihat dari arah mana saja. Lengkungan dari dasar telinga ke hidung tidak putus. Kepala tinggi dan dekat dengan bahu.
Sementara telinga harus pendek, tegak di atas kepala, berambut, kokoh, membulat di ujungnya dengan panjang ideal 5 cm. Telinga harus seimbang dengan kepala dan badan. Tentu saja,rambut harus rollback, halus, tebal dan bercahaya .
bahu sama dengan lebar bokong. Lebar dan kedalaman badan harus seimbang. Lcngkungan badan memperlihatkan bahu yang lebar dan bokong yang dalam, membulat dan berisi.
Lalu kepala besar dan seimbang dengan badan. Kepala jantan lebih besar daripada betina. Bentuknya bulat jika dilihat dari arah mana saja. Lengkungan dari dasar telinga ke hidung tidak putus. Kepala tinggi dan dekat dengan bahu.

Sementara telinga harus pendek, tegak di atas kepala, berambut, kokoh, membulat di ujungnya dengan panjang ideal 5 cm. Telinga harus seimbang dengan kepala dan badan. Tentu saja,rambut harus rollback, halus, tebal dan bercahaya.

5. Kelinci Holland Lop
Badan pendek, penuh dan berisi. Itulah beberapa tanda postur ideal dari jenis kelinci Holland Lop. Postur tersebut harus didukung p**a oleh bahu kokoh. Bagian bokong harus lebar, dalam, membulat dan tampak berisi. Berotot, pendek, kompak dan
seimbang antara panjang, lebar dan dalam. Gelambir yang kecil diperbolehkan pada betina.

Bagian kepala tampak lebar. Dimulai dari dasar telinga turun diantara 2 (dua) mata hingga moncong yang pendek dan penuh. Kepala tampak besar dan tinggi dekat dengan bahu. Ukuran kepala proporsional dengan ukuran badan.Telinga tebal, berambut, dan ujungnya membulat. Jatuh secara vertikal pada kedua sisi kepala dan dudukan mahkota tepat. Telinga menggantung dekat p**i dan menghadap ke kepala. Telinga menggantung di belakang mata dan tidak lebih dari 2,5 cm di bawah dagu. Panjang dan lebar telinga harus seimbang dengan ukuran kepala dan badan.

Tentu saja rambutnya harus shinyy lebat, bertekstur halus dan panjangnya seragam. Panjang kurang lebih 2,5 cm dan secara perlahan kembali ke posisi semula jika disibak dari belakang ke depan.

6. Kelinci English Angora
Bisa dikatakan, english angora termasuk salah satu pionir ras kelinci hias yang menarik perhatian hobiis. Bentuk tubuh ideal harus pendek dan kompak. Dada penuh dan bahu membulat seimbang dengan pinggul. Lebar paha proposional. Otot padat. Ketika berpose, kelinci memperlihatkan bentuk tubuh membulat. Hindari membeli english angora yang berbadan panjang dan kurus.

Sementara itu, kepala pendek, lebar, dan seimbang dengan badan. Kepala lebar dan rata ke arah hidung. Jangan memilih kelinci dengan kepala sempit dan rambut di sekitar muka terlihat sedikit.

Kondisi serupa tampak p**a pada bagian telinga. Bagian ini harus pendek, seimbang dengan kepala dan badan. Rambut menjuntai di ujung telinga dan berbentuk huruf V yang dekat. Sebisa mungkin, hindari memilih kelinci dengan telinga berbentuk huruf V yang lebar,

tidak ada rambut di telinga dan ujung telinga. Sementara mata harus bulat dan jernih.

Lalu perhatikan p**a kondisi kaki dan tulangnya. Bagian ini harus proporsional dengan ukuran badan. Ditutupi oleh rambut wool hingga jari kaki dan tungkai tidak gimbal. Pada kelas warna, kuku sesuai dengan warna tubuh. Pada kelas putih warna kuku harus putih.

Hal yang sama harus diperlihatkan p**a oleh bagian ekor yang harus lurus dan ditutupi wool. Proposional dengan ukuran badan. Catatan tambahan, berbicara tentang wool, keadaannya harus merata di seluruh bagian badan, samping, pinggul, dan dada.

7. Kelinci Dwarf Hotot

Ukuran tubuh sedikit lebih besar dari jenis Netherland Dwarf. Telinga kecil membulat. Motif dari jenis dwarf hotot sangat khas. Seluruh badan putih bersih dengan lingkaran hitam di seputar mata. Kadang – kadang ada warna hitam pada telinga. Untuk penilaian terbaik pada kelinci yang putih bersih pada seluruh tubuh, hanya ada lingkaran hitam pada seputar mata saja.

8. Kelinci Flemish Giant

Bila Anda termasuk penggemar jenis kelinci berbobot raksasa, Flemish giant bisa menjadi salah satu alternatif pilihan. Ukuran tubuh harus jumbo dengan bobot sekitar 4,5 kg – 12 kg. Kepala tampak bulat dengan dihiasi telinga cukup besar. Selain itu, umumnya hanya berkelir tunggal. Semisal hitam atau putih saja.

CARA MERAWAT KELINCI HIAS
Merawat kelinci hias tidaklah susah jika Anda memperhatikan setiap hal yang berhubungan dengan hewan tersebut mulai dari kandang, pakan, kebersihan dan kondisi kesehatan hewan. Ada beberapa hal yang bisa Anda jadikan tips saat memelihara pertama kali agar kelinci hias yang anda pelihara selalu dalam kondisi sehat.

1. Kondisi Hewan

Saat anda pertama kali memilih kelinci, pastikan anda membeli kelinci langsung ke peternakan. Perhatikan juga umur kelinci saat membeli, belilah kelinci yang sudah tidak menyusui induknya atau berusia sekitar 2 bulan karena kelinci sudah memiliki daya tahan tubuh yang baik. Jika Anda ragu membeli yang masih muda, belilah yang berusia 4 bulanan agar tidak mudah terkena penyakit.

2. Pembuatan Kandang

Kandang yang baik untuk kelinci adalah yang jauh dari kebisingan. Kelinci adalah hewan yang mudah stress jika ditengah-tengah keramaian. Buatlah kandang kelinci dengan bahan ruas bambu, hal ini untuk memudahkan kelinci beradaptasi dengan lingkungan barunya secara baik. Posisi kandang kelinci yang baik adalah menghindari sinar matahari, bagian alas dibuat berlubang-lubang agar kotoran kelinci jatuh langsung ke bawah tanpa terinjak oleh kelinci. Jauhkah p**a kandang dari hewan peliharaan lain misalnya kucing, anjing ataupun ayam.

3. Kebersihan Kandang

Usahakan kandang selalu terjaga kebersihannya. Ingat, kelinci merupakan jenis hewan basah, jadi kondisi kandang harus selalu bersih agar tidak bau kotoran. Bersihkan kandang dari kotoran minimal sehari sekali sehingga kelinci merasa nyaman berada di kandang.

4. Perawatan Kelinci

Hal yang sangat utama yaitu perawatan kelinci. Mulai dari pakan, jadwalkan pakan kelinci dengan teratur misalnya pada pagi hari, siang dan sore hari. Untuk makanan, sebaiknya beri kelinci pakan yang sudah dilayukan. Jangan beri pakan sayuran atau rumput yang masih segar agar kelinci tidak mengalami mencret.

Perawatan juga perlu dilakukan untuk bagian bulu dan kuku. Anda perlu memangkas bulu kelinci setiap 4 bulan sekali untuk membantu pertumbuhan bulu yang baru. Potong bagian kuku kelinci yang sudah panjang. Lakukan pemeriksaan kelinci secara berkala pada dokter hewan agar Anda tahu kondisi kesehatan kelinci dengan baik.

18/10/2014

Meskipun tingkat konsumsi daging kelinci tidak setinggi daging unggas, kambing atau sapi ternak kelinci tetap menjanjikan keuntungan. Karena kelinci adalah hewan yang gampang dijinakkan, mudah beradaptasi dan cepat berkembangbiak.
Secara umum terdapat dua kelompok kelinci, yakni kelinci potong atau kelinci pedaging dan kelinci hias. Kelinci pedaging adalah jenis kelinci yang dibudidayakan untuk dikonsumsi dagingnya. Sedangkan kelinci hias adalah jenis kelinci untuk hewan peliharaan.
Sebenarnya tak ada batasan pasti antara kelinci hias dan pedaging. Banyak ras kelinci yang awalnya diperlakukan sebagai kelinci hias, dikemudian hari dimanfaatkan menjadi kelinci pedaging. Karena ras tersebut memiliki keunggulan pedaging seperti bobotnya yang besar, pertumbuhan bobot cepat dan perkembangbiakannya tinggi.
Berikut ini beberapa jenis kelinci unggul yang banyak dibudidayakan untuk usaha ternak kelinci pedaging:
Flemish Giant. Seperti namanya, kelinci ini bobotnya bisa mencapai ukuran 10 kg. Rata-rata ras flemish giant dewasa berbobot 5 kg. Saat ini, sedikit sulit mendapatkan ras flemish giant murni di Indonesia. Usaha ternak kelinci flemish giant kebanyakan menggunakan ras hasil silangan yang tidak sebesar ras murninya.
New Zaeland white. Tidak seperti namanya, ras kelinci ini bukan berasal dari New Zaeland, melainkan dari Amerika. Didapatkan dari hasil persilangan flemish giant. Bobotnya bisa mencapai 5,5 kg dan bila dipelihara dengan baik umurnya bisa mencapai 10 tahun. Rata-rata jumlah anak dalam sekali kelahiran 10-12 ekor. Ras ini cocok dipelihara sebagai indukan untuk ternak kelinci.
Satin. Ras ini berasal dari Amerika Serikat. Bobot rata-ratanya berkisar 3-5 kg. Jumlah anak per kelahiran 7-10 ekor.
Rex. Ras ini relatif baru dalam khasanah perkelincian. Dikenal di Amerika Serikat sekitar 1980-an sebagai kelinci hias. Namun karena memiliki keunggulan pedaging, jenis ini banyak dijadikan kelinci pedaging. Ternak kelinci rex paling cocok dilakukan di tempat berhawa sejuk, paling optimal tumbuh pada suhu sekitar 5-15oC. Bobotnya bisa mencapai 5 kg dan rasa dagingnya lezat.
Kelinci lokal atau kelinci Jawa. Ras ini banyak diternakan di Indonesia. Kelinci ini diyakini berasal dari ras Netherland Dwarf. Seperti namanya “Belanda kedil”, ras kelinci ini berukuran kecil dan pertumbuhannya lambat. Kelinci ini dibawa ke Indonesia oleh bangsa belanda dan dipelihara sebagai binatang asuhan di perkebunan-perkebunan kolonial. Selepas belanda hengkang masyarakat kita banyak membudidayakannya. Sebenarnya jenis ini kurang cocok untuk usaha ternak kelinci, tapi penyebarannya sudah begitu banyak di Indonesia.
Panduan dasar ternak kelinci
Menyiapkan kandang kelinci
Langkah awal yang harus dipersiapkan untuk memulai usaha ternak kelinci adalah menyiapkan kandang atau tempat budidaya. Jenis kandang bermacam-macam sesuai dengan fungsinya. Ada kandang tempat pembiakan dan kandang tempat pembesaran. Selain fungsinya, kandang ternak kelinci dibedakan berdasarkan tipenya.
a. Kandang terbuka
Kandang terbuka atau kandang tipe ranch ini berupa hamparan lahan yang sekelilingnya di beri pagar. Kelinci dibiarkan bebas berkeliaran dalam area tersebut. Dalam area pagar tersebut disediakan naungan atau rumah bagi kelinci untuk berteduh dan tempat istirahat.
Kandang ini sudah menjadi tipikal usaha ternak kelinci tradisional di Indonesia. Dengan sistem seperti ini, pemeliharaan relatif lebih mudah. Apalagi kalau hamparannya luas, kelinci dibiarkan mencari makan sendiri jadi kalau sekali-kali telat dalam memberi pakan tidak perlu khawatir. Kelemahan sistem ini memerlukan lahan yang luas. Hanya layak dilakukan di pedesaan dimana ketersediaan lahan cukup besar.
b. Kandang tertutup
Kandang tertutup merupakan kandang kelinci yang dibatasi lantai, dinding dan atap. Kandang ini cocok untuk usaha ternak kelinci pedaging. Pengelolaan bisa dilakukan secara intensif.
Untuk usaha ternak kelinci dengan kandang tertutup, diperlukan setidaknya dua tipe kandang. Yaitu tipe postal dan tipe baterai. Kandang tipe postal adalah kandang untuk menempatkan menempatkan beberapa ekor kelinci sekaligus. Digunakan sebagai kandang perkembangbiakkan, yaitu untuk membesarkan anak-anak kelinci setelah disapih dari induknya.
Sedangkan kandang tipe baterai adalah kandang yang didesain untuk satu ekor kelinci per kandang. Biasanya digunakan untuk pembesaran ternak kelinci potong. Ukuran kandang untuk kelinci 60x40x40, atau disesuaikan dengan ukuran bobot tubuh ras kelinci yang digunakan.
Ukuran kandang jangan terlalu besar, agar kelinci tidak banyak bergerak. Sehingga energi kelinci tidak habis dipakai bergerak melainkan lebih banyak menjadi daging. Sekaligus juga jangan terlalu kecil karena akan membuat kelinci tidak nyaman dan stres.
Letak kandang harus bisa terkena sinar matahari pagi. Namun aliran udara tetap lancar sehingga suhunya tetap sejuk. Ingat, kelinci lebih tahan terhadap kedinginan daripada kepanasan. Kelinci juga tidak menyukai lingkungan yang lembab.
Dinding dan lantai kandang kelinci bisa terbuat dari kisi-kisi bambu, kayu atau kawat. Khusus untuk lantai, celah antara kisi jangan terlalu renggang agar kaki kelinci tidak terperosok. Bila dibuat dari kawat, hendaknya dibuat juga bagian lantai yang dialasi triplek atau papan untuk kelinci beristirahat. Karena lantai kawat akan membuat otot-otot kaki kelinci tegang. Dindinng dan lantai dari kawat paling mudah pemeliharaannya dan tidak lembab bila terkena air.
Memilih bibit indukan kelinci
Memilih bibit atau calon indukan kelinci harus benar-benar diperhatikan. Karena bibit berperan besar menentukan tingkat keberhasilan ternak kelinci. Indukan kelinci menentukan produktivitas dan kualitas hasil budidaya.
Berikut ini beberapa kiat untuk memilih bibit ternak kelinci potong:
Cari kelinci yang memiliki riwayat kesehatan yang baik. Keturunan dari kelinci-kelinci yang menghasilkan banyak anak dalam sekali kelahiran.
Bobot tubuh indukan kelinci betina minimal 4-5 kg, jantan 3-5 kg.
Memiliki pinggul yang bulat penuh.
Punggung tidak cekung.
Mata cerah, tidak terlihat lesu dan ngantuk.
Bulu bersih, terutama di sekitar kelamin.
Pakan ternak kelinci
Di alam bebas kelinci hanya mengkonsumsi pakan hijauan. Untuk usaha ternak kelinci pakan yang bisa diberikan adalah hijauan, konsentrat dan vitamin. Hijauan yang disenangi kelinci antara lain limbah sayuran, seperti sawi, wortel, lobak dan daun singkong. Juga bisa diberikan jenis rumput-rumputan dan daun-daunan dari tanaman kacang tanah, jagung dan pepaya.
Sedangkan konsentrat biasanya berupa pelet buatan pabrik. Pemberian pelet dilakukan untuk memudahkan dan membuat praktis pemberian pakan. Selain itu, pelet biasanya sudah memiliki kandungan nutrisi lengkap. Biaya pembelian pelet memang cukup mahal, namun ketersediaan dan kontinuitasnya terjamin. Hal ini sangat diperlukan untuk usaha ternak kelinci secara intensif.
Pemberian pakan hiijauan sudah dimulai sejak kelinci berumur 2 minggu sedikit demi sedikit. Anak kelinci biasanya disapih setelah berumur 8 minggu. Sehingga begitu disapih, anak kelinci sudah bisa makan sendiri.
Total kebutuhan pakan untuk kelinci mencapai 4-5% dari bobot tubuhnya per hari. Kelinci muda hingga 4 bulan membutuhkan hijauan 20% dari total pakannya. Kelinci lebih dari 4 bulan membutuhkan 60% hijauan dari total pakannya. Sebaiknya pisahkan waktu pemberian pakan konsentrat dengan hijauan. Misalnya, konsentrat diberikan pada pagi hari sekitar jam 10.00, hijauan bisa diberikan pada pukul 13.00-18.00.
Panduan dasar ternak kelinci
Konsentrat berbentuk pelet untuk pakan ternak kelinci.
Mengawinkan kelinci
Salah satu parameter untuk melihat produktivitas ternak kelinci adalah dengan melihat tingkat kelahiran. Kelinci bereproduksi dengan melahirkan anak. Kelinci memasuki tahap dewasa dan siap dikawinkan pada umur 6-12 bulan, tergantung pada jenis rasnya.
Secara alamiah, kelinci betina yang siap melahirkan anak akan menujukkan tanda-tanda berahi sebagai berikut:
Terlihat gelisah, perilakunya selalu mencari-cari pejantan.
S**a menggosok-gosokkan dagunya pada benda-benda di sekitarnya atau kelinci lain.
V***a berwarna kemerahan dan basah.
Mengawinkan kelinci bisa dengan dua cara, yaitu secara berkelompok atau berpasangan. Perkawinan berkelompok dilakukan dengan cara memasukan sejumlah betina dan pejantan dalam satu area. Satu pejantan bisa mengawini 5-10 betina.
Sedangkan cara berpasangan dilakukan dengan memasukkan satu betina dan satu jantan dalam satu kandang. Selama masa perkawinan, amati apakah terjadi perkawinan atau tidak. Bila tidak, kemungkinan tidak cocok. Ganti pejantan dengan yang lain.
Berikut ini hal-hal umum yang perlu diketahui dalam mengawinkan kelinci:
Kelinci siap untuk dikawinkan setelah berumur 6-12 bulan, tergantung jenis ras.
Masa berahi kelinci berlangsung selama 11-15 hari.
Dari masa berahi satu ke masa berahi selanjutnya berlangsung selama 2 minggu.
Masa kehamilan berlangsung 28-35 hari, tergantung jenis ras.
Secara alami masa menyusui kelinci bisa berlangsung selama 8 minggu. Dalam usaha ternak kelinci masa menyusui eksklusif dilakukan selama 15-20 hari. Setelah itu anak kelinci diberi hijauan agar belajar makan sambil tetap menyusui, jangan disapih. Anak kelinci bisa disapih setelah 8 minggu.
Kelinci betina bisa dibuahi lagi (subur kembali) setelah 2 minggu terhitung sejak melahirkan.
Dalam satu tahun, kelinci bisa mengalami hingga 5 kali kehamilan.
Jumlah anak dalam satu kali kelahiran 4-12 ekor, tergantung jenis ras.
Masa produktivitas biasanya berlangsung 1-3 tahun. Bila kurang atau lebih dari itu biasanya jumlah dan kualitas anakan menurun.
Usia panen kelinci
Tidak ada patokan pada umur berapa ternak kelinci bisa dipanen. Pasar kelinci saat ini tidak semasif jenis daging lain seperti unggas, sapi atau kambing. Kelinci biasanya dijual anakannya sebagai peliharaan. Untuk menjual anakan sebaiknya diatas 2 bulan, setelah masa penyusuan.
Sedangkan untuk pedaging, biasanya dipanen setelah kelinci berusia 3,5 bulan atau mempunyai bobot 2-3 kg. Lama waktu penggemukan untuk mencapai bobot tersebut berlangsung sekitar 2-3 bulan. Bila dijual lebih lama lagi, biasanya sudah tidak ekonomis karena kelinci membutuhkan pakan yang lebih banyak.
Sedangkan bila kita ingin menjual bibit atau calon indukan, biasanya dipelihara hingga kelinci berumur 10-12 bulan. Harga bibit tidak lagi diperhitungkan per kg, tapi dilihat keunggulan keturunan dan kesehatannya.

18/10/2014

Fungsi Air Minum Pada Kelinci
Mungkin kita sering menemukan beberapa peternak tradisional jarang memberikan air minum pada kelinci. Seolah-olah kelinci tidak membutuhkan air minum. Padahal kebutuhan air minum mutlak bagi kelinci dan itu nyata bagi kelinci yang pakannya pakai konsetrat ataupun hay.
Air minum yang diberikan harus bersih, segar dan tidak tercemar penyakit. Pemberian air minum dikandang diusahakan jangan banyak yang tumpah sehingga dapat mengotori kandang dan tercampur dengan makanan. Diusahakan ditempatkan pada botol yang bisa manampung kebutuhan air minum kelinci selama 1-2 hari dan tidak tercampur dengan makanan ataupun kotoran kelinci itu sendiri.

Mengapa kelinci memerlukan air minum, dengan adanya air minum kelinci :

Membantu pecernaan
Mempercepat pertumbuhan
Menjaga keseimbangan eektrolit dalam tubuh
Mencegah kehausan
Kadang kali kita temukan perbandingan peternak yang kelinci diberikan air minum dengan yang tidak dikasih air minum, perbedaan kelihatan berat badan pada usia anakan maupun indukannya. Kelinci yang dikasih air minum jelas pertumbuhan akan lebih bagus dan besar. ini kelihatan jelas pada anak kelinci yang dikasih air minum tentunya lebih besar dibandingkan yang tidak diberikan air minum.
Berapa kebutuhan air minum untuk kelinci :

Induk kelinci yang hamil muda sedikitnya 0,27 liter/hari
Induk bunting tua sedikitnya 0,57 liter/hari
Induk menyusui dengan usia anak 6 minggu sedikitnya 2,3 liter/hari
Induk menyusui dengan usia anak 8 minggu sedikitnya 4,5 liter/hari
Mengapa peternak tradisional tidak memberikan air minum pada kelinci ? Hal ini dikarenakan para peternak banyak memberikan pakan/rumput segar dibandingkan konsetrat atau pakan kering. Rumput/pakan segar mengandung kadar air 80% .Berarti kalau kelinci memakan rumput segar 5 kg per hari, yang 4kg ( 4liter) adalah air.
Persediaan air minum mutlak diberikan disaat kelinci mengosumsi pakan kering , seperti pelet, hay, bekatul,dedak, bungkil kelapa dll.

Semoga bermanfaat

Sumber : buku kelinci “KELINCI POTONG & HIAS ” B.SARWONO

18/10/2014

Kelinci bisa dikategorikan hewan peliharaan dan ternak potong, karena daging kelinci ternyata cukup diminati masyarakat terutama untuk panganan berbentuk sate kelinci. Nilai ekonomis budidaya kelinci sangat bergantung pada tata cara beternak yang dilakukan terutama menyangkut masa panen dan pemasaran. Kita tahu bahwa kelinci merupakan salah satu hewan yang paling produktif dalam berkembang biak, oleh karena itu jika kita ingin memulai bisnis ini ada baiknya pastikan terlebih dahulu pasar yang akan menampung produksi (panen).

Dari pengalaman seorang teman di kantor saya dulu menyetakan bahwa kebangkrutannya beternak kelinci bukan karena kematian atau penyakit, tapi kerugian diakibatkan karena tidak adanya pasar yang pasti mau menampung produksi. Untuk dapat kita ketahui bersama bahwa seekor induk mampu menghasilkan anak hingga 12 ekor dalam tempo 2 bulan, buatlah rata-rata kelahiran 4 ekor saja dalam 2 bulan berarti setahun anda akan memperoleh kelinci sebanyak 24 ekor dari seekor induk saja.

Jika pasar mememag selalu ada maka ternak kelinci ini akan sangat menguntungkan, sebab sangat mudah dikembang biakkan, namun jika pasar di daerah anda sangat tidak pasti saya sarankan jangan jadikan sebagai usaha, sebab biaya pakan dan pemeliharaan akan sangat membebani.

Cara beternak kelinci:

Jika kita ingin memelihara atau beternak kelinci mulai dari anakan maka sebiknya kandang yang kita sediakan adalah kandang baterani yang diberi litter.
Namun jika kita langsung membeli indukan, maka cukup dibangun kandang baterai saja.
Ukuran box baterai kandang kelinci yang bisa digunakan untuk semua jenis kelinci 70 x 50 x 60 cm. (panjang x lebar x tinggi) ini bisa memuat 5 ekor. Namun jika kita ingin megembang biakkan maka dalam satu box kandang cukup diisi dengan sepasang.
Siapkan pakan atau makanan kelinci. Jika ingin praktis cukup membeli pelet dan ditambahkan dengan sedikit hijauan makanan ternak yang cocok untuk kelinci. Adapun beberapa hijauan yang cocok untuk makanan kelinci; leguminoseae (daun kacang-kacangan), sayuran (kangkung dan wortel), rumput unggul yang masih muda, daun ubi (baik umbi jalar maupun ketela). selengkapnya lihat di sini.
Sebaiknya dalam kandang diberi penerangan lampu listrik
Obat-obatan yang harus selalu siap sedia yang paling utama adalah vitamin C dan antibiotik.
Kontrol untuk kelinci dewasa cukup 2 kali sehari sekali di pagi hari dan sekali di sore hari. Kontrol dilakukan sekalian memberi makanan. Sedangakan untuk anakan sebaiknya dikontrol sesering mungkin.

Itulah gambaran garis besar yang paling pengting dipersiapkan dalam beternak kelinci. Sekali lagi saya pesankan bahwa budidaya ini bukan perkara yang sulit bila dibandingkan dengan sapi atau bebek, selain itu kelinci sangat produktif dan bisa dikatakan gemar beranak. Oleh karena itu pastikan bahwa sebelum terjun ke bisnis ini anda sudah mengetahui seluk beluk pasar di kota anda. Jika tujuan anda hanya untuk menjual anakan sebagai ternak hias, jangan coba sekala besar. Namun jika di daerah anda banyak terdapat penggemar daging kelinci, mungkin anda bisa memelihara angora, rex atau jenis lainnya dalam sekala menengah.

Address

ALAMAT KANDANG : PLOSOREJO/JENGRIK, GONDANGREJO, KARANGANYAR
Karanganyar
57136

Opening Hours

Monday 14:00 - 17:30
Tuesday 14:00 - 17:30
Wednesday 14:00 - 17:30
Thursday 14:00 - 17:30
Friday 14:00 - 17:30
Saturday 14:00 - 17:30
Sunday 14:00 - 17:30

Telephone

089 630 724 508

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Kelinci MORIS posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category