07/04/2019
[Daging Merah Vs Daging Putih]
Secara umum, daging merah dan daging putih merupakan sumber protein yang baik bagi tubuh untuk membentuk massa otot dan menjaga daya tahan tubuh. Selain protein, daging juga mengandung lemak, vitamin (terutama vitamin B dan asam folat), serta mineral (seperti zat besi, seng, dan kalium). Berdasarkan kandungan lemaknya, daging merah memiliki kandungan lemak jenuh (lemak tidak baik) yang lebih tinggi dan kandungan lemak tak jenuh (lemak baik) yang lebih rendah dibandingkan daging putih. Oleh karena itu, berdasarkan kadar lemaknya, daging putih terbilang lebih aman dibandingkan daging merah.
Namun demikian, dari segi kandungan vitaminnya, berbagai jenis vitamin B seperti vitamin B1, B2, B3, B5, B6, dan asam folat bisa dipenuhi oleh daging merah dan daging putih. Namun, vitamin B12 dalam jumlah besar hanya terdapat dalam daging merah. Meski daging putih juga memiliki vitamin B12, jumlahnya hanya 2 persen dari yang dimiliki oleh daging merah.
Perlu diingat bahwa memenuhi kebutuhan asupan vitamin B12 sangat penting untuk mendukung proses pembentukan sel darah merah, pembentukan DNA di dalam sel, serta untuk mengantarkan sinyal saraf.
Berdasarkan kandungan mineralnya, baik daging merah maupun daging putih sama-sama mengandung zat besi, seng, dan kalium yang dibutuhkan untuk pembentukan sel darah merah, regenerasi sel, dan kontraksi otot. Namun, kandungan mineral dalam daging merah cenderung lebih tinggi dibandingkan daging putih.
Jadi, bisa disimpulkan bahwa secara keseluruhan, daging merah lebih kaya akan nutrisi tetapi juga lebih tinggi lemak dibandingkan dengan daging putih.