27/11/2025
3 Jenis Filter Agar Kolam Ikan Koi Menjadi Jernih
Salah satu cara untuk mewujudkan kolam ikan yang bersih yakni dengan cara memasang filter di dalamnya.
Tanpa filter, kolam berisiko mengalami ketidakseimbangan berbagai masalah parameter air serta pertumbuhan alga yang membeludak.
Kolam berukuran besar atau kolam dengan stok ikan yang banyak akan membutuhkan sistem filter besar p**a untuk menampung kebutuhan penjernihan air.
Nah, berikut tiga jenis filter yang kerap digunakan pada kolam ikan minimalis.
1. Filter Mekanis
Filter kolam ikan mekanis bekerja secara fisik untuk mengumpulkan dan membuang bahan yang tidak diinginkan dari kolam.
Seperti daun-daunan, sisa makanan ikan yang tidak dimakan, sisa-sisa ikan yang mati dan bahan organik lainnya.
Filter mekanis hadir dalam berbagai bentuk, seperti sikat filter, spons (busa) dan jaring nelayan. Setiap kolam ikan koi minimal harus memiliki filter jenis ini.
Bahkan, filter ini terbukti meningkatkan kualitas air karena mereka membantu mengurangi beban kerja filter biologis.
2. Filter Biologis
Di dalam filter biologis, terdapat media biologis yang bisa menjadi tempat atau permukaan bagi bakteri untuk untuk berkoloni dan tumbuh.
Bakteri yang menempel dapat berperan dalam mencerna nutrisi kolam yang dihasilkan oleh ikan dan limbah. Nutrisi ini tidak terlihat dengan mata telanjang.
Setelah mencerna bahan organik ini, bakteri dapat memecah kandungan amonia dan nitrit di dalam kolam dan menyediakan lingkungan yang lebih sehat bagi ikan untuk hidup.
Media filter biologis berupa bioball, batu apung ataupun japmat
3. Filter UV
Filter UV atau disebut sebagai penjernih ultraviolet merupakan sistem filtrasi yang memanfaatkan sinar UV untuk mengontrol kehadiran gangang hijau di dalam kolam ikan.
Filter ini bekerja dengan mensterilkan air kolam dari semua mikroorganisme dan bertujuan membunuh alga.
Media yang digunakan adalah lampu UV, namun, kekurangannya sinar UV tidak membeda-bedakan dan membunuh juga membunuh bakteri jahat dan bakteri yang menguntungkan dalam kolam sehingga penulis tidak menganjurkan penggunaan lampu UV secara terus menerus.
Lampu UV juga diletakkan di tempat filter kolam sangat berbahaya bila diletakkan pada kolam ikannya Bisa menyebabkan kebutaan bahkan kematian ikan
Tempat filter bisa berupa bak filter (chamber) di samping kolam atau menggunakan tabung atau gentong yang terpenting sebanding dengan luas kolam dan menggunakan media-media di atas minimalnya mekanis dan biologis