Restu88 BirdFarm

Restu88 BirdFarm Berternak Lovebird sambil terus belajar untuk berbuat yang lebih baik.

Lelang๐Ÿ˜‹
20/10/2018

Lelang๐Ÿ˜‹

22/09/2018
21/08/2018

MUTASI LOVEBIRDKU MURNI ???

Sering kali pertanyaan di atas itu muncul dan menjadi suatu kebimbangan atau keraguan dalam memilih Lovebird yang akan dijadikan materi Indukan. Apakah benar mutasi itu berkaitan dengan kemurnian (galur murni) ???

GALUR MURNI

Galur murni adalah Individu yang memiliki sifat-sifat sama dengan induknya, karena hasil perkawinan sendiri yang berlangsung terus menerus sampai beberapa generasi. Pada lovebird dikenal dgn Wild Type (WT). Karena hal ini maka WT tidak dapat diciptakan jika sudah tidak murni kembali hanya bisa mencapai kemiripan atau kesamaan saja.

Kump**an galur murni adalah spesies. Spesies adalah suatu kelompok organisme yang hidup bersama di alam bebas, dapat mengadakan perkawinan secara bebas, dan dapat menghasilkan anak yang fertil dan bervitalitas sama dengan induknya.

Pada Lovebird Ada 9 spesies
1. Agapornis fischery
2. Agapornis personata
3. Agapornis Nigrigensis (BC)
4. Agapornis Liliane (Nyasa)
5. Agapornis roseicollis
6. Agapornis p**aris
7. Agapornis taranta
8. Agapornis cana (Madagascar)
9 Agapornis swindernianus

Jadi Ketika berjumpa dengan kemurnian maka yang dibicarakan adalah spesies burung Lovebird. Mutasi Warna tidak jadi masalah.
Spesies burung lovebird tampak pada bagian tubuh Leher hingga kepala.

HYBRID

Hybrid pada burung Lovebird adalah memasangkan burung Lovebird beda species. Dalam Hybrid Lovebird Ada 2 jenis
1. Homoploid hybrid
2. Polyploid hybrid.

1. Homoploid Hybrid
Homoploid Hybrid adalah hasil dari memasangkan burung lovebird beda species yang memiliki jumlah kromosom yang Sama. Seperti Agapornis fischery, personata, Nigrigensis dan Nyasa memiliki Jumlah kromosom yang Sama sebesar 62.
Burung Homoploid hybrid masih bisa menurunkan keturunan Karena Jumlah kromosomnya genap.

Contoh homoploid hybrid
1. Fischer x Personata
2. Personata x Bc
3. Nyasa x Personata
Dll.

Homoploid hybrid sebaiknya dilakukan untuk suatu tujuan yang jelas yaitu untuk mendapatkan spesies baru pada mutasi warna tertentu.

Seperti pada mutasi Dilute. Mutasi dilute ditemukan dalam spesies Nigrigensis (BC). Untuk mengubah menjadi Fischer maka proses Homoploid hybrid dilakukan.

Ilustrasi

1.Green Dilute (BC) x Green (FC) menghasilkan anak F1 homoploid hybrid
2. F1 x F1 menghasilkan Dilute homoploid F1
3. Dilute Homoploid F1 x Green (FC) menghasilkan F2 Homoploid
4. F2 x F2 menghasilkan dilute Homoploid F2

Proses ini berjalan hingga F7 untuk mendapatkan 99% kemurnian.

Dari ilustrasi di atas pertimbangan yang matang sangat dibutuhkan untuk melakukan homoploid hybrid.



2. Polyploid Hybrid
Polyploid Hybrid adalah hasil dari memasangkan burung lovebird beda species yang memiliki jumlah kromosom yang tidak Sama.
Lovebird Polyploid Hybrid tidak bisa menurunkan keturunan atau Mandul. Hal Ini terjadi Karena Jumlah kromosom yang ganjil (63)
Terjadi pada burung Lovebird klep (ring eyes) dengan kromosom 62 dipasangkan dengan burung Lovebird non klep (non ring eye) dengan kromosom 64.

MUTASI

Mutasi adalah Dimana suatu spesies dikembangkan untuk menciptakan suatu karakteristik yang tertentu seperti size, Warna, sifat dan lain lain.
Pada Lovebird mutasi yang dikembangkan adalah mutasi warna. Seperti blue, Ino, fallow, euwing dll.
Mutasi warna lovebird terjadi pada bulu dibawah Leher hingga ekor. Pada mutasi warna lovebird warna yang Tampak secara visual memiliki sifat yang Mutlak. Artinya tidak peduli mutasi warna Induk.

Contoh
1.Green split blue X Green split blue keluar Anak Blue.
2. Blue X blue keluar Anak Blue

Anak blue yang tercipta Dari Kedua Induk yang berbeda tersebut Sama sama memiliki Autosomal kromosom yang sama secara Fenotip dan Genotip.

Dari ilustrasi Ini dapat diketahui perbedaan antara galur murni dan mutasi. Galur murni bicara tentang sifat penurunan yang sama dengan Induknya Sedangkan di mutasi warna bisa berbeda dengan Warna Induknya.

Selamat berkarya semoga sukses. Share dari om Irwan semoga bermanfaat

17/08/2018

Parblue

Parblue adalah mutasi Blue series yang tidak menghilangkan Psittacine secara keselurahan sehingga masih ada warna kuning pada bulu dan paruh orange pada Parblue. Sehingga warna yang ada di green series tampak juga dalam parblue.

Mencetak Parblue

Untuk mencetak Parblue secara visual dibutuhkan Gen Parblue (Turquoise) atau 1 alel Parblue (Turquoise) Dan 1 alel blue. Parblue adalah Resesif.

Parblue yang tampak secara Visual (Fenotip) Blue Series (BS) bisa disebut BLUE POSSIBLE PARBLUE ( Broken parblue ) dan Parblue Di Green Series (GS) disebut SPLIT.

Blue Possible Parblue (Broken parblue)

Blue Possible Parblue (broken parblue) adalah burung PB yang kehilangan warna kuning atau Psittacine (kelainan) pada bulunya sehingga berwarna BS dan mempunyai potensi menurunkan Parblue jika dipasangkan dengan Blue Series (Bs) Atau Green Split Blue

Mengapa tidak dikatakan Blue Split Parblue???

Blue Split Parblue
Artinya Blue adalah Gen dominan dan Parblue adalah Gen resesif.

Gen resesif x Gen resesif hasil anak 100% Gen resesif

Arti Blue split parblue adalah Blue (Gen dominant) split PB (Gen resesif)

maka Ketika PB (Resesif) x PB (Resesif) hasilnya harus 100% PB padahal kenyataannya tidak seperti itu. PB x PB masih keluar BLUE

Jadi kalau begitu PB split Blue????
Tidak bisa terjadi Resesif menjadi Dominant terhadap Dominannya.

Jadi Blue split Parblue adalah TIDAK TEPAT

Parblue dapat tercetak dari Blue Possible Parblue jika dipasangkan dengan Blue atau Green split Blue.
Tidak ada perbedaan secara visual antara Blue dan Blue Possible Parblue (Broken Parblue).

Green Series Split Parblue

Green Split parblue didapatkan dari induk PB x Green series dimana akan menghasilkan anak Green split Blue dan Green split Parblue.

Parblue dapat dicetak dari Green Split Parblue jika dipasangkan dengan Blue atau Green Split Blue

TRAH Parblue ????

Kurang tepat kata TRAH di Parblue karena hasil anak dari Parblue yang menjadi Blue Series kembali tidak bisa menurunkan Parblue kembali. Hal ini menyimpang dari kata Trah/Dinasti/Wangsa yang berarti menurun ke generasi berikutnya.

Ilustrasi ini mungkin bisa membantu ๐Ÿ˜€

PB x Bs keluar anak BS.
PB x PB sekalipun keluar BS.๐Ÿ˜ฅ
Bs x Bs berharap keluar PB akan butuh suatu keberuntungan.

Bs x Bs anak keluar Bs disebut BS. Meskipun Bs tersebut dari induk PB x PB sekalipun.

Mengapa???
Karena parblue adalah Co-dominant blue. Jika ada Bs anakan Pb yang menghasilkan PB kembali adalah Blue Possible Parblue (Broken parblue) dimana burung tersebut adalah PB yang tidak mampu mencetak warna Kuning pada bulunya (kelainan) sehingga berbentuk BS dan mempunyai potensi mencetak PB kembali.

Semoga berkarya dan Sukses buat rekan-rekan and semua๐Ÿ˜€๐Ÿ˜€๐Ÿ˜€

Dijual Dispenser Pakan dan Minum, Bisa dipasang di dalem dan Diluar kandang. Harga Rp. 20.000,- Nett. No. Anter, No. COD...
04/07/2018

Dijual Dispenser Pakan dan Minum, Bisa dipasang di dalem dan Diluar kandang. Harga Rp. 20.000,- Nett. No. Anter, No. COD. Haturnuhun

13/04/2018

Split yang terbaik dari Induk apa??

Pertama harus diketahui split adalah Gen resessif yang tidak tampak secara visual yang tertutup oleh Gen dominant atau Gen resessif yang tidak mempunyai Pasangan kromosom atau alel yang sama. Split ada pada sel atau Genotip.

Ilustrasi

1. Green X blue Anak akan keluar 100% green split blue.

| G G
____________________
B | GB GB

B | GB GB

Semua Anak GB atau Green split blue (100%)

Baik Induk Jantan yang green maupun induk jantan blue dibolak balik hasilnya akan sama.

Jadi split yang didapatkan berasal dari Induk yang mana saja adalah sama. Tidak mempunyai kelabihan satu dengan yang lainnya.

2. Green split blue X Green Anak 50% green 50% Green split blue

| G B
____________________
G | GG GB

G | GG GB
50% 50%

Dari ilustrasi ini masih muncul juga split. Dari hal ini maka Split tidak juga harus dihasilkan dari Induk yang bervisual (blue) bisa didapatkan dari split juga.

Split yang dihasilkan dari Pasangan ini juga sama dengan split yang dihasilkan dari ilustrasi no.1.

3. Green split blue X Green split blue Anak 25% green, 50% green split blue dan Blue 25%

| G B
____________________
G | GG GB

B | GB BB

Dari ilustrasi ini muncul blue Karena alel blue mempunyai pasangan yang sama.
Induk berasal dari mana saja jika Kedua alel sama maka akan terbentuk visual.

Jadi semua induk bisa mempunyai peluang untuk mencetak split yang sama.

Selamat berkarya Semoga sukses ๐Ÿ˜‡๐Ÿ™

09/04/2018

PENGGEJOTAN BIRAHI PADA LOVEBIRD

masih banyak pemula yg ga faham cara efektif dalam penggejotan birahi pada lovebird yg mau diternak..
Mungkin buat rekan" saya dah sangat banyak yg berhasil namun saya perhatikan banyak p**a yg belum mengerti ,...
Ok akan saya bahas satu persatu detailnya..

1.PAKAN TAMBAHAN ATAU EF
Pahami karakter lovebird yg kita punya terhadap ef ( sensitivitas birahinya )..
Jadi ef yg kita berikan tsb benar" tepat sasaran alias ga mubajir karena tiap lovebird beda kes**a.an ef satu sama lainnya..ada yg s**a dan ada yg tidak
Untuk jenis ef yg pernah saya tau berdasarkan pengalaman saya..
1.kangkung
2.jagung
3.tauge/kecambah
4.apel
5.wortel
6.kwaci
7.sawi hijau
8.biji fumayin
9. Tebu
Dari 9 jenis tsb tidak semua kita berikan tapi berikan tiap hari yg paling dia s**a..

2.MANDI
mandi adalah sebuah keharusan buat lovebird dalam menaikan birahinya dan untuk mandinya bisa dilakukan malam hari jam 9 atau 10 malam..
Baiknya didalam ruangan dan sekira kering ( setengah kering sangat baik dadanya dah kering bulu sayapnya masih terlihat belum kering benar )bisa langsung krodong sampai pagi..

3.JEMUR
jemur juga sangat berperan penting, penjemuran bisa dimulai pagi hari sampai terlihat dibuka paruh , kalau ga bisa pagi siang atau sorepun ga apa..
Selepas jemur bisa diangin"kan sebentar lalu full krodong sampai nanti mau dimandikan malam..
Sekira tidak ada matahari ( musim penghujan ga usah dijemur ga apa )

4.KANDANG KAPSUL
ini juga mempunyai peran penting dalam menaikan birahi , jadi baiknya lovebird yg akan kita genjot birahinya ditaruh dikandang kapsul sendiri"
Dan yg paling penting itu tidak saling lihat satu sama lainnya baik sa.at mandi , jemur alias ga lihat sama sekali ( kalau dengar suara ga apa )
Sekira lahan yg kita punya sempit bisa diakali dng sekat atau setengah krodong dikandang kapsul...

Lakukan 4 langkah tsb scara konsisten paling cepat 10 harian dah kenceng birahinya dan paling lambat 1 atau 2 bulan ( tergantung usia lovebird tsb )
Dan sa.at terlihat kencang birahinya mulai kita pertemukan jika tingkat birahi sama" atara jantan dan betina ( saling gelisah jika dengar suara lawan jenis )
Rendeng sebentar ( 3 sampai 5 menit ) lalu mas**an dan akan langsung sisir"an bahkan kawin
Selanjutnya tinggal mas**an kandang ternak ( soal pola perawatan dukandang ternak ga saya bahas karena dah tau semua ) dan tugas kita tinggal banyak berdo,a aja selebihnya biarkan rezeki kita yg bicara...

Alkhamdulillah bukan 1 atau 2 orang yg berhasil dan laporan dng saya tapi dah ribuan dan metode ini memang bertolak belakang dng metode perjodohan umumnya namun disini saya tekankan saya ga main jodohan tapi main birahi
Karena kalau kita dah bisa memahami dan memainkan birahinya akan sangat banyak kemudahan yg kita dapat , kita bisa memainkan poligami sa.at kekurangan jantan....

Semoga berma.fa.at dan sukses selalu
A2 ๐Ÿ‘padepokan cheniel

05/04/2018

KARAKTERISTIK GENETIK LOVEBIRD

Izinkan nubie berbagi, dengan waktu yang singkat saya coba share apa yang sudah saya pelajari, baca, amati, praktekkan dari berbagai sumber.

Kalo ada yang salah mohon koreksinya, pakai bahasa yang baik biar diskusi jalan bukan gontok2an, saya mohon mas**an yang pake dasar.

# # # # # GREEN
Ijo atau green ini adalah warna dasar lovebird dialam (warna nenek moyang bawaan lb), warna lovebird dialam dan pada umumnya. Green atau ijo ini bersifat dominan. Untuk mengeluarkan anakan warna green ini cukup menggunakan salah satu indukan saja karena sifatnya doinan jadi langsung bisa muncul green, misal ijo x biru anakan 100% keluar ijo (catatan indukan murni ya). Green dikenal juga sebagai paruh merah dan setau saja green ini ga ada split, mohon koreksi :D

# # # # # BLUE
Biru, blue series, paruh putih warna dasar kedua. Sifatnya resesif (lebih lemah) jika dibanding green. Untuk menghasilkan blue series diperlukan gen blue di kedua indukannya. Bisa keduanya blue, bisa keduanya split blue, atau blue x split blue yang penting kedua indukan ada gen bluenya. Blue ada split, biasanya pada paruh merah atau gs splitnya

# # # # # PARBLUE
Parblue salah satu warna mutasi, parblue adalah resesif dari blue, parblue sifatnya seperti blue perlu kedua indukan memiliki gen PB dan atau (salah satu wajib gen PB) Blue.
Bisa pb x pb, bisa pb x blue, bisa /pb x blue, bisa /pb x /pb, /pb x /blue, pb x /blue, dll. Parblue ada splitnya, splitnya ada di paruh merah, karena secara teori ga ada paruh putih yang split PB.

Tapi ada nih paruh putih x paruh putih keluar PB, ya ada beberapa kemungkinan salah satunya paruh putih yg bisa mengeluarkan parblue sebenarnya merupakan parblue tetapi karena kehilangan pigmen kuning (Psittacine) sehingga warna bulu kuning dan paruh orange tidak tampak dan menjadi warna Blue Series (BS) dan mempunyai potensi mencetak Parblue kembali jika disilang dengan BS. Biasanya disebut possible Parblue atau seringnya disebut BROKEN PARBLUE.

# # # # # EUWING
Euwing = Eumelanin Wing (tidak sempurnanya proses pigmentasi pada sayap) yang menyebabkan warna sayap jd gelap dri warna normalnya, jika dilihat dari punggung membentuk huruf V apalagi kalo euwing DF (double factor). Bersifat Incomplete Dominant dan tidak ada split euwing. Loh ini non wing x non wing bisa keluar wing, mungkin ini seperti PB sebenarnya wing tp ga keliatan, misal pastel wing dll.

Untuk menghasilkan euwing perlu salah satu induknya ada wingnya.

# # # # # OPALINE/BIOLA
Biola terdapat split bisa di BS bisa juga di GS splitnya, Split biola hanya terdapat di jantan karena opaline atau biola ini s*x linked, atau bergantung pada kelamin. Biola ada versi GS ada versi BS, versi BS biasanya lebih mahal :D

Sexlinked biola
(j) x Warna apapun (B) keluar :
1. jantan /bio
2. betina bio

*Biola jantan ini bisa langsung menghasilkan anakan bio walaupun betinanya warna standar apapun, inilah kenapa biola jantan harganya bisa 2x lipat biola betina

(j) x Bio (B) keluar :
1. jantan bio
2. betina bio

*syarat indukannya murni

Bio (j) x Warna standar apapun (B) keluar :
1. jantan (possible) /bio (bisa jadi jantan split bio bisa juga jantan biasa)
2. betina bio (kemungkinan keluarnya kecil, asal sabar aja)
3. betina biasa

Bio (j) x Bio (B) keluar :
1. jantan /bio
2. jantan bio
3. betina bio
4. betina biasa

apa aja (J) x Bio (B) keluar :
1. jantan /bio
2. betina biasa

Lalu darimana warna mutasi (euwing, biola, pb) muncul? Ini hasil persilangan yang panjang berdasarkan perhitungan, pengetahuan, dan keahlian para peneliti bukan karena asal-asalan ternak lalu ujug2 keluar bio, ujug2 keluar pb, ujug2 keluar euwing.

Semuanya karena Allah yang maha kuasa, tapi apa yang ada di dunia ini berjalan sesuai sunatullahnya (ketentuannya) kita hanya perlu berusaha berdasarkan aturan2 yang ada, salah satunya teori genetik yang ada.

Lalu apa bisa kita menghasilkan mutasi sendiri? Bisa saja kalo memiliki kemampuan rekayasa genetika.

Mudah2an g ada komen "karena yang maha kuasa", semua karena yang maha kuasa, baik teori atau ga sengaja. Tp kemungkinan besar yg jadi ya sesuai teori (sunatullahnya)

Salam hangat dari CIREBON
Mohon doakan kebaikan untuk saya
Semoga doanya balik ke sampean juga aamiin.

01/04/2018

Irwan Santoso:

Bagaimana Mutasi warna tercipta ???

Berdasarkan genetika warna dibagi menjadi 5:
1. Dominant
2. Resesif
3. Incomplete Dominant
4. Co-dominant
5. Multifactorial.

1. Gen Dominant
Gen Dominan adalah Gen yang tampak dalam bentuk yang nyata (visual) dan bisa menutupi Gen ekspresi lainnya (Gen Resesif dalam istilah Lovebird Split).Gen ini mempunyai Factor penurun sifat. Single Factor dan Double Factor. Tidak ada Split Dominant.
Mutasi warnanya adalah Pied dan slaty

2. Gen Resesif
Gen Resesif adalah gen yang tidak tampak secara visual jika dipasangkan dengan Gen Dominant biasanya di sebut SPLIT. Namun bisa menjadi visual jika dipasangkan dengan Gen resesif yang sama. Split biasanya diberi kode "I" atau "/". Mutasi warnanya adalah blue, Lutino, DEC, Pastel, Bronze Fallow, Faded, Rec.Pied, Dilute, pale Fallow Dan Dun Fallow

3. Incomplete Dominant
Gen Incomplete Dominant adalah Gen Dominant yang tidak sempurna yang bercampur menjadi satu dengan Gen lainnya. Gen ini akan selalu tampak secara Visual di semua warna burung. Gen ini mempunyai Factor penurun sifat. Single Factor dan Double Factor. Tidak ada Split incomplete Dominant.
Mutasi warnanya Violet, Dark Factor, Dominant edge (Spangle), Misty, Euwing

4. Co-dominant
adalah Gen resesif yang tidak bercampur menjadi satu dengan Gen resesif melainkan terpisah satu satu membentuk mutasi warna. Co-dominant terjadi pada burung LUtino, pastel, DEC dan Bronze fallow. Co-dominant yang lain adalah Turquoise dan blue.

5. Multifactorial
Adalah Gen yang terbentuk secara tidak diduga dan tidak bisa dicetak secara sengaja. Terjadi begitu saja. Induk dapat menurunkan Gen Multifactorial tetapi Gen Multifactorial itu sendiri tidak bisa menurunkan keanaknya.
Mutasinya Half sider, molted

Berdasarkan Penentu kelamin dibagi menjadi 2
1. Non Sex-linked
Tidak mempunyai penentu kelamin. Jenis kelamin induk tidak berpengaruh pada kelamin anak.
Semua mutasi warna selain Biola

2. Sex-Linked
Sex-linked adalah Gen yang mempunyai Penentu Kelamin (Sex-Liked) dan RESESIF. Artinya jenis kelamin burung bisa ditentukan dari induk yang dipasangkan.
Mutasi warnanya adalah Biola

Bagaimana persilangannya mutasinya???

Ilustrasi

1. Dominant x Dominant anak 100% Dominant
Green x Green anak 100% Green

2. Dominant x Resesif
Green x Blue maka anak 100% Green split blue (Green/Blue)
Warna yang muncul adalah Green warna biru tertutup.

3. Resesif x Resesif Anak100% resesive
Blue x Blue anak 100% Blue.

4. Incomplete dominant.
Persilangan dengan incomplete dominant :
A. Non Factor x Single Factor = 50% Non Factor dan 50% SF
B. Single Factor x Single Factor = 25% Non factor, 50% Single Factor dan 25% Double Factor
C. Single Factor x Double Factor = 50% Single Factor dan 50% Double Factor
D. Non Factor x Double Factor = 100% Single Factor
E. Double Factor x Double Factor = 100% Double Factor.

5 Sex-linked
Persilangan Sex-linked sama denga Opaline dan persilangan mutasi warnanya sama dengan Gen resesif.

# # Tidak ada Split Dominant dan split Incomplete Dominant # #

Selamat Berkarya dan Semoga Sukses ๐Ÿ˜€๐Ÿ˜€๐Ÿ˜€

Dibawah ini ada tabel mutasi warna dan persilangan Opaline

24/03/2018

Address

Cibinong
Bogor
16911

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Restu88 BirdFarm posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category