14/06/2021
6 Tips Sukses Toilet Training untuk Anak Kucing
Soal mengajarkan anak kucing buang air di kotak pasir memang gampang-gampang susah. Sebab ada kalanya, paw friends sudah mengajarkan berulang kali, tetap si kitty belum jago p**p di tempatnya atau bahkan menolak pipis di kotak pasir. Lalu bagaimana supaya anak kucing mau buang air di tempat yang sudah disediakan? Ini tips dari kami:
1. Memahami si anak kucing dari latar belakangnya
Apakah anak kucing milik pawrents berasal dari jalanan? Apakah anak kucing memiliki ibu kucing? Ataukah anak kucing berasal dari toko hewan peliharaan? Kalau jawabannya iya untuk pertanyaan kedua dan ketiga, sebetulnya tidak akan terlalu kesulitan untuk mengajarkan anak kucing buang air di kotak pasir. Sebab ada ibu kucing yang akan mengajarkannya, atau dia sudah terbiasa p**p di kotak pasir ketika masih tinggal di pet shop. Jika iya untuk pertanyaan nomor satu, itu artinya pawrents memang harus cukup intens mengajarkannya buang air di kotak pasir.
2. Menyediakan kotak pasir yang sesuai untuk anak kucing
Untuk si kitty, paw friends perlu menyediakan kotak yang dindingnya cukup rendah, sehingga kitten bisa masuk dan keluar dengan mudah. Dinding kotak juga harus cukup tinggi, sehingga bisa menampung pasir untuk menutupi kotoran anak kucing.
Pertimbangkan lokasi penempatan kotak. Misalnya, letakan di ruang terbuka, di mana anak kucing mudah menemukannya. Satu lagi yang perlu diingat, sangat disarankan selalu menaruh kotak di tempat yang sama. Alasannya, agar kitten selalu ingat posisi kotak pasir.
3. Memilih pasir yang tepat
Tersedia beberapa pilihan pasir untuk kucing, seperti pasir halus, pasir beraroma, maupun pasir kristal. Untuk pasir halus atau zeolit, secara harga sangat ramah di kantong, yakni sekitar Rp60 ribu per 25 kilogram. Hanya saja, pasir zeolit tidak bisa menyerap pipis kucing dengan maksimal, jadi harus sering-sering membersihkan pasirnya.
Pasir wangi merupakan salah satu jenis dari pasir bentonit. Secara harga, pasir ini lebih mahal ketimbang pasir halus, namun lebih mudah dibersihkan. Sementara pasir kristal adalah yang paling mahal, yakni sekitar Rp90 ribu untuk 5 liter pasir. Harga ini sebanding dengan keunggulannya, yakni dapat menyerap air dari pipis kucing hingga 40 kali berat pasir tersebut. Lebih efisien, tidak bau, dan bebas debu.
4. Bersihkan kotak pasir dua kali sehari
Anak kucing sudah mau buang air di kotak pasir? Selamat! Tapi toilet training belum berhenti sampai di sini. Ketika kucing sudah mau menggunakan kotak pasir, jangan lupa untuk menjaganya agar selalu bersih. Mulai dari membuang kotoran kucing, mengganti pasir, hingga mencuci dan mengeringkan kotak tersebut.
5. Siapkan stok sabar yang banyak
Kotak pasir sudah tersedia, pun selalu dibersihkan secara berkala. Tapi anak kucing masih buang air di lantai atau tempat lain? sebaiknya jangan mengguyur kucing dengan air, meneriaki atau memukulnya, sebab itu hanya akan memperburuk keadaan. Kucing juga punya perasaan⦠:)
Sebaliknya, coba bujuk kucing untuk menggunakan kotak pasir dengan melakukan gerakan menggali di pasir. Jika kucing tidak menutupi kotorannya, ajari dengan mendorong pasir ke arahnya.
6. Beri anak kucing hadiah berupa camilan atau mainan favoritnya
Berikan mainan atau camilan favorit setelah anak kucing buang air di kotak pasir.
alah satu cara untuk mempercepat proses toilet training adalah memberikan camilan atau mainan favorit anak kucing setelah menggunakan kotak tersebut. Untuk urusan yang satu ini, pawrents sebaiknya ada ketika kucing buang air.
Sumber: dari www.paw.id. Disadur secukupnya.