28/03/2026
Memahami Probiotik dalam Budidaya Ayam Broiler
Di dalam saluran pencernaan ayam broiler hidup jutaan mikroorganisme. Sebagian bersifat menguntungkan dan membantu pencernaan, sebagian lainnya merugikan dan bisa memicu penyakit. Selama keseimbangan mikroba ini terjaga, ayam akan tumbuh sehat, nafsu makan baik, dan pakan dapat dimanfaatkan secara maksimal.
Masalah sering muncul ketika ayam mengalami stres, baik akibat cuaca, kepadatan kandang, pergantian pakan, maupun faktor manajemen. Pada kondisi ini, mikroba merugikan berkembang lebih cepat, daya tahan ayam menurun, pencernaan terganggu, dan ujungnya pertumbuhan melambat bahkan kematian meningkat. Di sinilah peran probiotik menjadi penting.
Probiotik adalah mikroba hidup yang bermanfaat, yang jika diberikan dalam jumlah tepat dapat membantu menyeimbangkan mikroba usus. Pada ayam broiler, probiotik berfungsi meningkatkan daya cerna pakan, menekan bakteri patogen seperti E. coli dan Salmonella, mengurangi bau kotoran, serta membantu memperbaiki konversi pakan (FCR). Karena itulah, probiotik kini banyak digunakan sebagai alternatif aman pengganti antibiotik.
Namun perlu dipahami, tidak semua probiotik memiliki kualitas yang sama. Banyak produk beredar dengan harga murah, tetapi mikroba di dalamnya sudah mati, tidak aktif, atau diproduksi tanpa standar yang jelas. Akibatnya, hasil di kandang tidak konsisten dan peternak sering kecewa.
BIOVITA-PRO: Probiotik Cair Teruji untuk Ayam Broiler
BIOVITA-PRO hadir sebagai solusi probiotik cair yang dikembangkan dengan pendekatan ilmiah dan telah teruji di lapangan. Produk ini mengandung mikroba hidup dan aktif, terdiri dari:
Bacillus
Lactobacillus
Saccharomyces
Bifidobacterium bifidum
Bifidobacterium longum
Kombinasi mikroba tersebut bekerja saling melengkapi dalam memperbaiki kesehatan saluran pencernaan, meningkatkan penyerapan nutrisi, serta memperkuat daya tahan tubuh ayam.
BIOVITA-PRO telah diaplikasikan pada lebih dari jutaan ekor ayam pedaging di Jawa Tengah. Hasil yang dirasakan peternak antara lain nafsu makan meningkat, bobot ayam naik signifikan, kotoran lebih sedikit dan tidak berbau, serta angka kematian menurun.
Dampak paling nyata adalah nilai jual ayam meningkat, dari sekitar Rp3.000/ekor menjadi Rp 8.000/ekor.
Berbeda dengan banyak probiotik lain di pasaran, BIOVITA-PRO diproduksi dengan proses terstandarisasi, terakreditasi dan distandarisasi oleh BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional), serta telah melalui uji mutu laboratorium. Hal ini memastikan mikroba tetap hidup, aktif, dan bekerja optimal di dalam tubuh ayam.
Cara Penggunaan
BIOVITA-PRO diberikan melalui air minum, 1–2 kali sehari (pagi dan sore), dan dapat digunakan mulai ayam umur 1 hari hingga panen. Penggunaan rutin membantu menjaga keseimbangan mikroba usus, memperbaiki FCR, serta mendukung performa ayam secara berkelanjutan.
BIOVITA-PRO
Pendekatan ilmiah untuk hasil nyata di kandang.
Ayam lebih sehat, tumbuh lebih cepat, dan bernilai jual lebih tinggi.