Gubuk Serangga

Gubuk Serangga Home for insect and Arthropoda, especially now Mantis and Phasmid. Rumah untuk serangga dan Arthropoda, terutama sekarang Mantis dan Phasmid.

Selamat datang, silahkan berbagi dan bertanya berbagai informasi tentang serangga dan hewan Arthropoda lainnya disini. Page ini di bangun untuk membagiakan sebagian ilmu pemeliharaan yang mungkin belum sempurna, semoga bisa di jadikan bahan study dan sharing dalam pemeliharaan berbagai macam serangga dan hewan-hewan Arthropoda lainnya. Menerima kritik dan saran serta diskusinya tentang pemeliharaan serangga serta hewan Arthropoda lainnya. Mari belajar bersama.

Perkenalkan Iridomyrmex ancepshttps://www.facebook.com/share/p/15eQ2ZvMc1/
10/12/2024

Perkenalkan Iridomyrmex anceps
https://www.facebook.com/share/p/15eQ2ZvMc1/

Kingdom: Animalia
Phylum: Arthropoda
Class: Insecta
Order: Hymenoptera
Family: Formicidae
Subfamily: Dolichoderinae
Tribe: Leptomyrmecini
Genus: Iridomyrmex
Species: I. anceps

Iridomyrmex anceps - Semut Daging Asia (Semut Tiran)
Cocok untuk semut penghobi pemula.

Sebutan semut daging asia adalah spesies yang fantastis, tumbuh cepat & mengesankan.
Umumnya dikenal sebagia semut Tiran, mereka di temukan di Asia & Australia, mereka lebih menyukai pedesaan dibandingkan perkotaan.
Mereka tidak mempunyai kemampuan untuk menyengat tetapi sangat agresif & akan mempertahankan sarang mereka dengan kekuatan yang ganas.
Mereka berbeda dari sepupunya yang lebih besar karena ukurannya jauh lebih kecil, dengan pekerja yang mencapai hanya 5mm.
Dihabitat alami, dengan koloni yang mengesankan, mereka membutuhkan banyak makanan & melakukan perjalanan jauh untuk mendapatkannya.
Merawat kutu daun & memindahkan mereka lebih dekat ke sarang.
Ketika alates terjadi, sebagian pekerja akan meninggalkan sarang utama & membuat sarang baru & memberikan perlindungan di koloni baru mereka agar calon ratu yang mati karena predator bisa berkurang.

Perawatan
Protein:
1.Dari serangga lain (kecoa, ulat hongkong, ulat jerman, belalang kecil)
2.Daging ayam rebus tanpa garam
Catatan: tidak perlu makanan hidup karena mereka tidak berburu, berikan dalam bentuk potongan kecil, jika makanan tidak habis atau tidak disentuh lagi, segera
keluarkan untuk menghindari dari jamur/kutu.

Karbohidrat:
1.Gula pasir yang dilarutkan dengan perbandingan 2,5gr (1sendok makan itu setara 15gr) dengan 10ml air
2.Madu Murni yang dilarutkan dengan perbandingan 5ml (1sendok teh) dengan 17ml air
17mm air itu = 1 buah testtube 16mmx150mm
Catatan: jangan lupa untuk memberikan alas atau tempat agar semut pekerja tidak tenggelam.
untuk takaran kabrohidrat tidak bisa sebagai acuan karena dari setiap merek gula & madu pasti akan memiliki tingkat kemanisan berbeda
for urgent kakak bisa menggunakan minuman kemasan berasa contoh ale-ale dll diluar minuman teh berasa.

Lakukan perwatan berkala 3/4 hari sekali untuk pemberian pakan, membersihkan outworld bisa dilakukan 2 minggu 1x tergantung pertumbuhan koloni.
Jangan panik dalam melakukan perawatan/pembersihan outworld, siapkan seluruh peralatan sebelum membuka sarang/outworld.

Cara ini adalah cara yang saya lakukan, kemungkinan ada cara-cara lain yang bisa dilakukan, sesuai dengan pengalaman & cara masing-masing, sehingga cara saya tidak bisa dijadikan acuan dalam dunia penangkaran.

Nama Latin: Iridomyrmex anceps
Nama Umum: Semut daging asia (Semut tirani)
Taksonomi: Subfamily: Formicinae (semut sisik) Tribe: Leptomyrmecini
Level Pemeliharaan: (1) cocok pada iklim tropis
Distribusi: Sebagian besar Asia sampai ke Australia
Habitat: Lahan terbuka & beberapa padang rumput
Colonyform: Monogyne
Ratu: Ukuran: 7 - 8mm Warna: Hitam, memanjang dengan Gaster bergaris putih
Pekerja: Ukuran: 3 - 5mm Warna: Hitam, dan sangat lincah
Prajurit: Tidak ada
Jantan: Ukuran: Tidak ada data Warna: Hitam
Makanan: Air Gula/Air Madu, Serangga lain, Daging ayam dimasak tanpa garam,
Kelembaban: Arena: 30 - 50% Area Sarang: 50 - 70%
Temperature: Arena: 21 - 35°C Area Sarang: 22 - 27°C
Hibernasi: Tidak perlu
Jenis Sarang: Membuat sarang di dalam tanah
Jenis Formikarium: Akrilik, Cetakan Kasting, Semen, Bata Ringan
Ukuran Formikarium: Ukuran: Kecil
Substrat: Area Sarang: Pasir, Tanah Arena: Pasir, Tanah
Tanaman: Mirip dengan hutan tropis dengan lumut & tanaman lainnya
Dekorasi: Dahan, Akar, Pojokan Sampah
Deskripsi: Iridomyrmex anceps sangat umum di Asia & Australia.
Pengembangan: Kawin terbang: Dengan dimulainya musim hujan. Membangun: claustral (tidak perlu makan) Ukuran koloni: sampai dengan 10.000 pekerja.
Kuantitas: Satu ratu yang di buahi (Ratu terpilih); brood (tergantung musim & pengembangan)

Besar harapan kami agar Kakak bisa terus tumbuh dalam komunitas hobi semut ini.
Dan melengkapi koleksi semut yang ada.
Akhir kata saya ucapakan Terima Kasih yang sebesar-besarnya.
Semangat berkoloni.

Untuk pertanyaan lain / konsultasi caresheet / sharing / mas**an (kritik & saran) bisa WA ke nomor kami : +62 851-4154-6896

09/12/2024

Setelah sekian lama page ini berhibernasi.
Akhirnya saya memulai mencoba memelihara serangga dari Family Formicidae

Iya itu semut.

Perkenalan, setahun sudah saya memulai dari awal dan bereksperimen,
menonton video mengumpulkan data, mencoba sendiri, mendengarkan dari para penghobi ahli lainnya, akhirnya bisa saya tuangkan ke dalam beberapa catatan tulisan yang akan di link kan ke Being Ants Indonesia.
kenapa di khususkan?

Karena saya mengerti, bahwa spesies semut ada 12.500 lebih
yang beredar di dunia, dan di dunia penghobi semut sudah terhitung ratusan spesies yang tidak bisa saya sebutkan disini.
akan mulai di upload dan di share oleh Gubuk Serangga.
spesies semut yang sudah pernah ditangani oleh saya sesuai dengan pengalaman yang akan terus saya tuangkan pada seitap tulisan yang ada, setiap kejadian dan temuan-temuan baru akan saya catat dan beritakan.

yuk cintai serangga apa pun mereka adalah rantai penting untuk manusia. tanpa mereka tidak akan ada kehidupan.

Akhir kata saya ucapakan terima kasih kepada teman-teman yang sudah mendukung page ini dari awal berdiri, dan teman-teman penghobi lainnya yang tidak jemu ditanyakan pertanyaan-pertanyaan konyol oleh saya.

Tulisan khusus semut yah.untuk beberapa jenis semut yang pernah mampir di penangkaran kami.Perkenalkan Camponotus irrita...
08/12/2024

Tulisan khusus semut yah.
untuk beberapa jenis semut yang pernah mampir di penangkaran kami.

Perkenalkan Camponotus irritans
https://www.facebook.com/share/p/1Dmyz42JEL/

Kingdom: Animalia
Phylum: Arthropoda
Class: Insecta
Order: Hymenoptera
Family: Formicidae
Subfamily: Formicinae
Tribe: Camponotini
Genus: Camponotus
Species: C. irritans

Camponotus irritans - Bisa kita panggil dengan honey pot palsunya Asia Tenggara
Cocok untuk semut penghobi pemula.

Sebenarnya tidak ada sebutan untuk spesies ini tetapi irritans adalah spesies yang fantastis, tumbuh cukup lamban diawal founding seperti semua jenis camponotus lainnya lamban pada tahun pertama tetapi akan sangat cepat pada tahun berikutnya, mereka bisa mencapai 5000 pekerja.
Mereka di temukan sebagian besar di Asia Tenggara dan beberapa di sebagian wilayah Asia Selatan serta beberapa daerah di RRC, mereka di temukan pada setiap wilayah & daerah yang masih asri dan rindang.
Mereka adalah predator aktif seperti kebanyakan Camponotus pada umumnya.
Dialam mangsanya yang paling umum, diikuti oleh rayap, beberapa kumbang kecil (kebanyakan pemakan buah-buahan & serbuk sari), ulat bulu, dan larva berbagai serangga. Semua pencaraian makan dilakukan oleh pekerja tunggal.
Semut pekerja akan dengan cepat menyerang mangsa apapun yang ditemuinya & mencoba menyeretnya kembali ke sarang.
Semut pekerja dapat menangkap serangga hingga 5x ukurannya, jika semut pekerja menemukan pekerja lainnya yang terluka mereka juga akan membawanya kembali ke sarangnya.
Predator alami mereka adalah burung-burung pengicau yang memangsa semut-semut tukang kayu (carpenter).

Catatan penting khusus C. irritans:
Owh iya C. irritans masih banyak sub lagi jadi untuk beberapa mungkin terlihat berbeda pada ratu, acuan dasar bisa kita lakukan mungkin melihat dari perkeja yang hampir mirip pada gasternya.

Di penangkaran cara perawatan:
Protein:
1.Dari serangga lain (kecoa, ulat hongkong, ulat jerman, belalang kecil)
2.Daging ayam rebus tanpa garam
Catatan: tidak perlu makanan hidup karena mereka tidak berburu, berikan dalam bentuk potongan kecil, jika makanan tidak habis atau tidak disentuh lagi, segera
keluarkan untuk menghindari dari jamur/kutu.

Karbohidrat:
1.Gula pasir yang dilarutkan dengan perbandingan 15gr (1sendok makan) dengan 17ml air
2.Madu Murni yang dilarutkan dengan perbandingan 5ml (1sendok teh) dengan 17ml air
17mm air itu = 1 buah testtube 16mmx150mm
Catatan: jangan lupa untuk memberikan alas atau tempat agar semut pekerja tidak tenggelam.
untuk takaran kabrohidrat tidak bisa sebagai acuan karena dari setiap merek gula & madu pasti akan memiliki tingkat kemanisan berbeda
for urgent kakak bisa menggunakan minuman kemasan berasa contoh ale-ale dll diluar minuman teh berasa.

Lakukan perwatan berkala 3/4 hari sekali untuk pemberian pakan, membersihkan outworld bisa dilakukan 2 minggu 1x tergantung pertumbuhan koloni.
Jangan panik dalam melakukan perawatan/pembersihan outworld, siapkan seluruh peralatan sebelum membuka sarang/outworld.

Cara ini adalah cara yang saya lakukan, kemungkinan ada cara-cara lain yang bisa dilakukan, sesuai dengan pengalaman & cara masing-masing, sehingga cara saya tidak bisa dijadikan acuan dalam dunia penangkaran.

Fakta menarik tentang Camponotus irritans:
Saya disini pernah melakukan penambahan ratu pada kasus koloni yang kehilangan ratu & itu berhasil.

Nama Latin: Camponotus irritans
Nama Umum: -
Taksonomi: Subfamily: Formicinae (semut sisik) Tribe: Camponotini
Level Pemeliharaan: (1) cocok pada iklim tropis
Distribusi: Sebagian besar Asia Tenggara sampai ke beberapa negara Asia
Habitat: Lahan berpasir, berkapur, bebatuan, beberapa pohon hidup & mati
Colonyform: Monogyne
Ratu: Ukuran: 12 - 14mm Warna: Cokelat tua/hitam dada berwarna cokelat sampai kekuningan, perut berwarna cokelat sampai cokelat tua.
Pekerja: Ukuran: 5 - 8mm Warna: kecoklatan, menyimpan air gula pada perut.
Prajurit: Ukuran: 7 - 11mm Warna: kecoklatan.
Jantan: Ukuran: Tidak ada data Warna: tidak ada data
Makanan: Air Gula/Air Madu, Serangga lain, Daging ayam dimasak tanpa garam,
Kelembaban: Arena: 40 - 60% Area Sarang: 50 - 70%
Temperature: Arena: 24 - 28°C Area Sarang: 20 - 24°C
Hibernasi: Tidak perlu
Jenis Sarang: Membuat sarang di dalam tanah, bebatuan
Jenis Formikarium: Akrilik, Cetakan Kasting, Semen, Bata Ringan
Ukuran Formikarium: Ukuran: Sedang
Substrat: Area Sarang: Pasir, Tanah Arena: Pasir, Tanah
Tanaman: Mirip dengan hutan tropis dengan lumut & tanaman lainnya
Dekorasi: Dahan, Akar, Pojokan Sampah
Deskripsi: Camponotus irritans sangat umum di Asia Tenggara.
Pengembangan: Kawin terbang: dengan dimulainya musim hujan.
Membangun: claustral (tidak perlu makan)
Ukuran koloni: sampai dengan 5.000 pekerja.
Kuantitas: Satu ratu yang di buahi (Ratu terpilih); brood (tergantung musim & pengembangan)
Tautan Web: https://www.facebook.com/share/p/1Dmyz42JEL/

Besar harapan kami agar Kakak bisa terus tumbuh dalam komunitas hobi semut ini.
Dan melengkapi koleksi semut yang ada.
Akhir kata saya ucapakan Terima Kasih yang sebesar-besarnya.
Semangat berkoloni.

Untuk pertanyaan lain / konsultasi caresheet / sharing / mas**an (kritik & saran) bisa WA ke nomor kami : +62 851-4154-6896

12/09/2015

Admin Busy this page will be longer not update, thnks.

Rumah/Kandang :Apa kandang/rumah terbaik buat Mantis dalam dunia hobbis? Karena kebanyakan dari kami adalah hewan Arbore...
22/07/2015

Rumah/Kandang :
Apa kandang/rumah terbaik buat Mantis dalam dunia hobbis? Karena kebanyakan dari kami adalah hewan Arboreal (mengacu pada sifat (yang) hidup dipepohonan (arbor ; pohon) kebanyakan hidup kami dihabiskan berkamuflase diberbagai macam tempat, hakikatnya rumah terbaik kami adalah Alam.
Kebanyakan dari kami dalam pemeliharaan hobbiis ditempatkan pada kandang seperti Gex, Toples, Cup dan berbagai macam wadah lainnya maka kebiasaan hidup kami akan bergelantungan terbalik di atas kandang, ketika kami diGubuk Serangga, mereka akan menyiapkan kandang kami dengan jaring-jaring diatas kandang, agar memudahkan kami untuk menyesuaikan diri seperti dialam habitat kami. Jaring juga dapat memudahkan kami berganti kulit (moulting) sebab saat berganti kulit kami membutuhkan pijakan yang kokoh.
Pemeliharaan komunal tidak disarankan pada tempat yang sempit dan kekurangan bahan makanan, karena kami adalah hewan predator maka kami bersifat kanibal, walau ada beberapa dari kami yang bisa hidup rukun, akan tetapi tetap saja makanan harus tetap tersedia saat kami lapar.
Kami di Gubuk Serangga selalu di pelihara terpisah semenjak kami ditetaskan dari Ootheca (Ootheca adalah oo- (dalam bahasa latin)/ ōon (dalam bahasa yunani) adalah telur atau ova dan theca (theka dalam bahasa yunani) adalah pembungkus telur).
Walau sudah dilakukan beberapa percobaan di GS dalam memelihara nymph anakan yang baru lahir dengan cara di komunal sampai dengan instar 3 tetapi tetap saja cara terefektif di GS adalah memisahkan mereka dari kecil.
Dinding kandang yang licin (bahan seperti kaca atau akrilik) juga terkadang juga menjadi kendala kami untuk memanjat, solusi diGS adalah menggunakan dahan kayu atau sesuatu yang kasar diletakan dalam kandang berfungsi sebagai alat panjat kami.
Ukuran rumah kami sebaiknya tinggi kandang sekitar 2x-3x panjang tubuh kami sedangkan lebar kandang sekitar 1,5x-2x panjang tubuh kami. Mengapa kami membutuhkan kandang tinggi? Alasannya adalah untuk menghindarkan kami dari kegagalan dalam berganti kulit. Ukuran ini berlaku untuk kami yang belum dewasa. Lalu bagaimana dengan kami yang sudah dewasa? Setelah beberapa bulan mengamati perilaku mantis dewasa di GS, kami yang sudah dewasa hanya membutuhkan tinggi kandang sekitar 1,5x-2x panjang tubuh kami sedangkan lebar kandang minimal sekitar 2x-3x panjang tubuh kami. Alasannya kami yang telah dewasa tidak membutuhkan ganti kulit tapi membutuhkan keleluasaan dalam bergerak, kami lebih bahagia dengan kandang yang lebih luas akan tetapi tetap perlu di perhatikan terlalu luas kandang juga membuat mereka kesulitan untuk mendapatkan mangsa yang kita taruh jika kita membiarkan mereka berburu sendiri, alasannya kami adalah hewan kamuflase kami biasanya menunggu mangsa yang melewati kami. Percobaan ini telah di lakukan pada sekitar 10 ekor kami yang telah dewasa yang diletakan pada 2 ukuran kandang diatas masing-masing 5 ekor dan kematian akibat stress karena kandang yang tidak lapang atau ukuran lebar yang kurang dari minimal GS adalah 100%. Jangan membiarkan kami yang sedang hamil di tempatkan dalam kandang yang sempit GS menjamin betina tidak akan berhasil menelurkan maximal.
Penggunaan alas pada rumah kami sebenarnya tidak perlu, tetapi terkadang para hobbis merawat kami dalam terarium yang mereka rancang, tentunya itu sangat membuat kami senang karena kami merasa seperti dirumah sendiri (alam).

Makanan :
Apa saja yang bisa diberikan pada Mantis dalam pemeliharaan?
Predator, pasti hobbiis sudah dapat menerka apa yang kami butuhkan. Kami adalah salah satu rantai makanan teratas dalam kelas serangga. Kiranya hobbiis sudah dapat membayangkan apa yang kami makan, hampir semua jenis yang berupa daging dapat kami makan.
Dialam kami dapat memakan macam-macam seperti hampir seluruh serangga, beberapa reptile, aves, dan ikan. Tentunya yang ukuran tubuhnya tidak 2x lebih besar dari kami.
Jika dalam pemeliharaan apa saja yang diberikan pada kami? Tentunya yang mudah didapat seperti jangkrik, ulat hongkong, ulat jerman tentu itu semua mudah didapat ditempat penjual pakan burung, tetapi tidak hanya itu saja banyak serangga lain yang bisa kita dapat dan lihat sehari-hari untuk diberikan sebagai pakan seperti kecoa, lalat, capung, kupu-kupu, belalang. Perlu diperhatikan dijangkrik saya banyak membaca dari forum luar dan dalam bahwa jangkrik membawa penyakit yang di sebut Black Death (mati yang biasa di sebabkan oleh keracunan makanan yang tidak bersih atau pakan membawa bakteri-bakteri lain.)
Banyak dari hobbis menannyakan pertanyaan, Apakah anakan kami yang baru lahir bisa diberikan kaki jangkrik? Jawabanya adalah mantis tidak tertarik pada makanan yang tidak bergerak, mereka lebih senang melihat mangsa yang bergerak karena mereka akan berburu makanannya hidup-hidup
Sesuai dengan sifatnya menyukai mangsa yang bergerak maka makanan favorit mereka adalah serangga yang terbang seperti lalat, kupu-kupu, capung .

Perawatan :
Bagaimana merawat Mantis si predator alami dirumah hobbiis sekalian? Kami tidaklah sulit untuk dirawat. Melalui serangkaian ujicoba yang dilakukan di GS. Kami yang masih anakan atau sekitar Instar 3 dapat bertahan hidup tanpa makan dan minum 8-10 hari, dengan hanya minum saja dapat bertahan sekitar 11-14 hari dan tentu saja yang dewasa bisa bertahan sampai dengan 21-28 hari.
Spesies kami yang hidup didaerah tropis tentu saja dalam perawatan membutuhkan air minimal 2hari 1x sebaiknya 1hari 1x tetapi saat pemberian makan mereka tidak perlu lagi diberikan minum karena mereka sudah menghisap cairan dari makanannya.
Dalam perawatan berikanlah makanan 3-4 hari sekali, porsi terbaik adalah kira-kira setengah ukuran badannya, atau sebesar perutnya, tentunya betina akan makan lebih banyak daripada betina.
Penyakit yang biasa di derita kami adalah cacing parasit horsehair worm tetapi biasanya hanya di derita oleh saudara kami yang di tangkap dari alam, tapi jangan khawatir mereka tidak menularkan pada serangga lain dan tentunya manusia halnya pemilik dan perawat kami, stress juga salah satu penyumbang penyebab kematian disebabkan tempat yang sempit, adaptasi suhu yang kurang baik biasanya diderita oleh kami yang baru saja diambil dari alam, terlalu banyak dihandle atau dipegang juga turut menyumbang tingkat stress karena hakikatnya kami serangga tidak s**a bersentuhan dengan manusia secara langsung. Black Death hanya menyumbang sebagian kecil kematian karena jarang sekali terjadi tetapi tetap mungkin. Terakhir gagal ganti kulit (moulting ) salah satu penyumbang kematian terbesar karena suhu yang kurang baik, dehidrasi, kekurangan asupan makanan, tentunya kandang yang tidak dilengkapi pijakan kuat agar kami tidak terjatuh saat kami berganti kulit,
Disaat kami berganti kulit kami harap hobbiis yang memelihara kami jangan mengoyangkan kandang atau menyentuh kami karena bisa saja kami jatuh dan gagal kemudian mati, kami membutuhkan waktu privat sekitar 6-12 jam untuk menguatkan struktur tubuh kami kembali menjadi keras disaat inilah air sangat kami butuhkan silahkan semportkan pada dinding kandang tidak perlu banyak cukup di misting embun. Sekitar 12-24 jam kami berganti kulit kami baru dapat makan dan menangkap mangsa tetapi di GS biasanya di tunggu 1-2 hari dalam pemberian pakan lagi.
Sehatkanlah kami dengan perawatan yang baik dan tepat, jangan telantarkan kami.

Kopulasi :
Sesuai judul dan mungkin ini info yang paling di tunggu hobbiis, bagaimana mengawinkan Mantis? Kopulasi dapat terjadi jika hobbiis memiliki kami yang sudah dewasa, kami yang dewasa ditandai dengan tumbuhnya sayap, walaupun sedikit dari spesies kami yang tak bersayap, tetapj hobbiis tidak bisa langsung mengawinkan kami langsung, setelah ganti kulit terakhir atau awal dimana kami dewasa kami harus menunggu sekitar 3-4 minggu lagi untuk mematangkan seksual kami, berbeda dengan kami yang jantan setelah GS membaca berberapa artikel dan info sahabat ternyata jantan tidak perlu menunggu sampai 3-4 minggu tetapi di tandai dari sang jantan yang bisa terbang, sifat ini sesuai dengan sang jantan dialam karena sang jantan terbang untuk berkopulasi, dikarenakan mencium hormon dari betina.
Kami tidak memberikan tanda-tanda pasti saat ingin kawin apalagi sang betina, beberapa pengamatan tingkah laku yang GS alami biasanya sang betina s**a menggoyakan perut atau abdomen, seperti saat dia makan tetapi belum tentu kebenarannya hanya feeling dari GS saja. Pada sang jantan biasanya jantan akan mogok makan atau porsi makanan berkurang tidak seperti biasanya.
Di GS kami biasa disiapkan sekitar 2-3 pasang atau 1 betina 2 jantan pada setiap spesies kami, untuk menjaga-jaga kemungkinan terburuk kami, tetapi terkadang hanya dengan 1 pasang saya sudah cukup, semua tergantung keberuntungan dan pengalaman hobbiis dalam menaklukan kami.
Resiko yang dialami kami dalam melakukan kopulasi adalah tidak sempat melakukan kopulasi tetapi sang betina sudah menyerang jantan, kematian jika kami dibiarkan dan hanya terluka kecil jika kami cepat dipisahkan tetapi jantan yang terluka biasanya mengalami stress yang biasanya sampai mati. Jantan yang terkena strike biasanya mengalami trauma dan membutuhkan sedikit perawatan untuk mengembalikan pisikologi mereka.
Dengan menggunakan kandang jaring 30x30x30 adalah cara efektif terbaik dalam mengawinkan kami karena sifat jantan yang s**a terbang ini memudahkan GS dalam memonitor kami.
Cara terbaik dalam mengawinkan kami dengan memberikan makanan sang betina sampai kenyang dan menolak makanan baru menyatukan sang jantan, atau saat betina sedang asik menyantap makanan juga bisa.
Rumor dan mitos tentang bahwa semua jantan yang sudah berkopulasi akan di mangsa betina cukup sering terdengar, ternyata hanya beberapa genus saja yang seperti itu dan kemungkinan dimangsa pun hanya sekitar 50% saja apalagi jika kami berada di GS hanya sekitar 20% saja akan kehilangan jantan.
GS selalu mempunyai metode, jika hanya punya sepasang maka biasanya sang jantan akan dibiarkan di mangsa sang betina, sebenarnya ada beberapa desas desus yang mengatakan sang jantan yang dimangsa betina saat kopulasi akan memperkuat gen Ootheca sang betina yang dikawini dan juga umur terpanjang jantan yang telah berkopulasi hanya 2-8 minggu saja, maka dibiarkan dimangsa sang betina karena sang betina dapat menghasilkan 5-7 telur yang dapat menetas yang akan dikeluarkan beberapa periode berkisar 1-3 minggu setelah telur pertama. Ooth kopulasi pertama akan dikeluarkan pada 3-21 hari setelah melakukan kopulasi. Selamat mencoba hobbiis.

Merawat telur (Ootheca) :
Tentu hobbiis bingung apa yang harus saya lakukan dengan ooth Mantis yang dihasilkan! Dialam kami menempelkan ooth kami di batang pepohonan, ranting, daun, batu. Didalam pemeliharaan didinding kandang atap kandang menjadi tempat kami meletakan ooth oleh karena itu perawatan kami pada kandang sebaiknya diberikan sebuah dahan yang sekiranya 2x lingkar perut kami. Karena disanalah biasanya kami lebih nyaman menempelkan ooth.
Setelah kami menghasilkan telur sebaiknya biarkan saja telur tersebut karena theca kami belum mengeras membutuhkan waktu sekurangnya 3 hari untuk yakin tidak hancur saat kita memanen atau melepaskan dari induknya. Jika didahan ambil saja dan ganti dengan dahan yang lain untuk sang betina meletakan telur yang lain atau hanya dengan memindahkan oothnya saja. Kenapa tidak di biarkan saja ooth didalam dengan induknya pada hakikatnya serangga bukan mamalia mereka tidak merawat anaknya ketika telur atau larva atau nymph diletakan, bahayanya jika kita lupa mencatat tanggal dan memindahkan indukan pada minggu ke3 maka yang terjadi anakan yang menetas bisa di mangsa kembali oleh sang betina, sebenarnya tidak mengapa karena perawatan ooth bisa saja dengan indukan sekaligus tetapi beberapa spesies membutuh kelembaban berbeda dengan habitat yang dipelihara.
Ooth akan menetas pada 21-35 hari itu adalah range beberapa genus yang ada beberapa membutuhkan waktu lebih lama, menghibernasi ooth mungkin dilakukan walau belum pernah di coba di GS.
Ooth yang telah dipisahkan diletakan sesuai dengan posisi ooth ditempelkan oleh kami. Penyemprotan cukup pada dinding kandang sekitar 2hari 1x. Hasil maksimal yang pernah dihasilkan dengan menggunakan alas vermiculite dengan tempat inkubasi yang luas setidaknya inkubator terbaik sebesar kandang sang induk banyak alas yang bisa digunakan untuk menjaga kelembaban seperti yang disebutkan sebelumnya, cocopeat, tissue dibasahkan dan moss. Tetap menetas walau tanpa alas dan penyemprotan, tetapi anakan yang dihasilkan tidak maksimal percobaan ini dicoba pada ooth Tenodera. Perlu diingat penyemprotan dengan butiran air yang menggumpal dapat memyebabkan anakan yang baru menetas mati tenggelam, tidak disemport akan mengakibatkan kematian karena dehidrasi sehingga kami perlu diwaspadai pada saat diinkubasi atau sekitar waktu inkubasi memasuki minggu-minggu menetas. Kami tidak perlu pemanas dari pengalaman yang dilakukan GS karena suhu tropis kita adalah suhu terbaik sehingga suhu ruangan sudah cukup. Buat yang tinggal dipegunungan ada kemungkinan membutuhkan lampu untuk menginkubasi buat beberapa spesies yang bersifat gurun. Perlu diingat beberapa ooth membutuhkan kelembaban tetapi rentan terhadap jamur sehingga sirkulasi kembali menjadi kunci keberhasilan dalam menginkubasi. Hanya cara dan media tepatlah yang menentukan ooth dapat menetas dengan baik.

Perawatan anakan (Nymph) :
Banyak keluhan dan tantangan dalam perawatan anakan yang baru menetas, Apakah ini salah satu hal dan kendala tersulit dalam merawat anakan? Setelah melakukan beberapa ujicoba 1 tahun bekalangan ini dan banyak melakukan pengembangan diri serta membaca beberapa keluhan hobbiis kami melakukan penelitian akhir yang membutuhkan tahap-tahap lanjutan akhir yang nantinya akan coba kami share semoga ilmu ini bisa menjadi kemajuan didunia hobi ini, jangan lewatkan berbagai update dan info di GS. Sementara beberapa cara dalam merawat anakan kami diGS dulu, dengan cara diberikan trap lalat buah, nyamuk, ngengat remetuk, aphid (kutu daun) dan beberapa spesies dwarf harus diberikan springtail (kutu pengurai).
Anakan bisa dikomunal sampai pada instar 3, akan tetapi di GS kamu sudah dipisahkan sejak lahir untuk , mencapai hasil maksimal. Sulit pastinya untuk hobbiis merawat anakan kami, karena hanya tertarik pada sesuatu yang bergerak, jadi membutuhkan waktu dan tenaga extra dalam merawat kami.
Banyak ketidaksanggupan dalam memelihara anakan kami sehingga para hobbiis merelease kami, akan tetapi kami ingin menghimbau dengan sangat keras, tolong jangan lepaskan kami yang tidak berasal dari daerah kami ditemukan. Mungkin buat kalian manusia tidak merasakan dampak langsung tetapi untuk hewan lain atau keberadaan ekosistem lain sangat berpengaruh, kebanyakan invasif sangat merugikan keanekaragaman hayati lainnya. Jadi mari renungkan lebih baik musnahkan kami karena ketidaksanggupan daripada merusak habitat dan ekosistem lainnya, mari belajar dan lestarikan kami, jangan ada lagi kerusakan keanekaragaman hayati hanya karena alasan perut.

Predator :
Mantis bukannya predator, mengapa masih ada predator? Jawabannya simple kami memang raja diClass insecta tapi bukan raja di Kingdom animalia. Karena kami bukan spesies besar tentu saja predator tetap menghampiri kami seperti Katak, Kadal, Cicak, Burung dan tentunya Manusia walau bukan untuk dikonsumsi karena sudah mulai menjadi hobi kami tetap diburu. Mudah-mudahan dengan seiring berjalannya hobi dan breeder mantis yang berkembang dapat menghilangkan daftar list predator kami di Indonesia. Mari hobbiis lestarikan kami serta keaneragaman hayati.

Ini hanya sekedar pengalaman Gubuk Serangga, pasti masih banyak pengalaman para hobbiis diluar sana yang lebih sempurna, sekiranya jika kami ada kesalahan mohon di tegur dan diberikan kritik serta saran. Dan memohon maaf sebesar-besarnya jika ada bahasa atau penulisan yang kurang baik mohon kembali dikritisi.
Terima Kasih.

Salam Sejahtera,

Victor

Kupu-kupu dan NgengatKupu-kupu dan ngengat (rama-rama) merupakan serangga yang tergolong ke dalam ordo Lepidoptera, atau...
11/07/2015

Kupu-kupu dan Ngengat

Kupu-kupu dan ngengat (rama-rama) merupakan serangga yang tergolong ke dalam ordo Lepidoptera, atau 'serangga bersayap sisik' (lepis, sisik dan pteron, sayap).

Secara sederhana, kupu-kupu dibedakan dari ngengat alias kupu-kupu malam berdasarkan waktu aktifnya dan ciri-ciri fisiknya. Kupu-kupu umumnya aktif di waktu siang (diurnal), sedangkan ngengat kebanyakan aktif di waktu malam (nocturnal). Kupu-kupu beristirahat atau hinggap dengan menegakkan sayapnya, ngengat hinggap dengan membentangkan sayapnya. Kupu-kupu biasanya memiliki warna yang indah cemerlang, ngengat cenderung gelap, kusam atau kelabu. Meski demikian, perbedaan-perbedaan ini selalu ada perkecualiannya, sehingga secara ilmiah tidak dapat dijadikan pegangan yang pasti. (van Mastrigt dan Rosariyanto, 2005).

Kupu-kupu dan ngengat amat banyak jenisnya, di Pulau Jawa dan Pulau Bali saja tercatat lebih dari 600 spesies kupu-kupu. Jenis ngengatnya sejauh ini belum pernah dibuatkan daftar lengkapnya, akan tetapi diduga ada ratusan jenis (Whitten dkk., 1999). Kupu-kupu pun menjadi salah satu dari sedikit jenis serangga yang tidak berbahaya bagi manusia.

Siklus hidup
Banyak yang percaya bahwa kupu-kupu memiliki umur yang sangat singkat. Sebenarnya, kupu-kupu dewasa mampu hidup selama seminggu maupun hampir setahun tergantung pada spesiesnya. Kebanyakan spesies melalui tingkat larva yang agak lama, dan ada yang mampu menjadi dorman ketika dalam tingkat pupa atau telur agar dapat mengarungi musim dingin.

Kupu-kupu bisa bertelur sekali atau banyak kali setiap tahun. Jumlah keturunan setahun berbeda pada pengaruh iklim, yang mana kupu-kupu yang tinggal di daerah tropis mampu bertelur lebih sekali dalam setahun.

Telur
Telur kupu-kupu dilindungi oleh kulit berabung keras yang disebut khorion ditutupi dengan lapisan anti lilin yang melindungi telur dari terjemur sebelum larva sempat berkembang sepenuhnya. Setiap telur memiliki pori-pori berbentuk corong yang halus di satu ujungnya, yaitu mikropil yang bertujuan memungkinkan masuknya sperma untuk bergabung dengan sel telur. Lain spesies lain ukuran telurnya, namun semua telur kupu-kupu berbentuk bola maupun ovat.

Telur kupu-kupu dilekatkan pada daun dengan bahan perekat khusus yang cepat mengeras. Bila mengeras, bahan itu berkontraksi dan membengkokkan bentuk telur. Perekat ini mudah dilihat membentuk bahan meniskus yang mengelilingi tapak setiap telur. Perekat ini jugalah yang diproduksi oleh pupa untuk mengikat seta-seta kremaster. Perekat ini sungguh keras sampai lapik sutra yang melekatkan seta-seta tidak bisa dipisahkan.

Telur kupu-kupu selalu diletakkan pada tumbuhan. Setiap spesies kupu-kupu memiliki rentang tumbuhan perumah yang sendiri, baik yang hanya satu spesies maupun berbagai spesies. Tingkat telur dilalui selama beberapa minggu untuk kebanyakan kupu-kupu, tetapi telur yang keluar tidak lama sebelum musim dingin, terutama di daerah beriklim sedang, harus melalui tingkat diapaus (istirahat) dan hanya menetas di musim semi. Ada spesies kupu-kupu yang lain yang bisa bertelur pada musim semi agar telur dapat menetas pada musim panas.

Ulat
Larva kupu-kupu, yaitu ulat, memakan daun tumbuhan dan menghabiskan seluruh waktunya sebagai beluncas untuk mencari makanan. Kebanyakan beluncas adalah maun, tetapi ada beberapa spesies seperti Spalgis epius dan Liphyra brassolis yang memakan serangga.

Beberapa larva, terutama yang tergolong dalam Lycaenidae, menjalin hubungan yang saling menguntungkan dengan semut. Beluncas berhubungan dengan semut dengan menggunakan getaran yang dipancarkan melalui substrat di samping merembeskan sinyal kimia. Semut sedikit banyak melindungi larva ini; sebagai balasan, larva menolong semut mengumpulkan rembesan madu.

Beluncas membesar melalui serantaian tingkat yang disebut instar. Menjelang akhir setiap instar, larva menjalani proses yang disebut apolisis, yang mana kulit ari, yaitu lapisan luar keras yang terbuat dari campuran kitin dan protein-protein khusus, dikeluarkan dari epidermis yang lembut di bawahnya, maka epidermis membentuk kulit ari yang baru di bawah. Di akhir setiap instar, larva itu bersalin kulit lamanya, maka kulit baru berkembang lalu mengeras dan menghasilkan pigmen dengan cepat.
Proses menyalin kulit ini bisa memakan waktu berhari-hari. Corak kepak kupu-kupu mulai berkembang pada tubuh beluncas menjelang instar yang terakhir.

Ulat kupu-kupu memiliki tiga pasang kaki tetap pada segmen toraks dan tidak lebih enam pasang prokaki yang tumbuh pada segmen abdomen. Pada prokaki ini ada gegelang kait halus yaitu krusye yang membantu beluncas menggenggam substrat.

Beberapa ulat bisa menggembungkan sesebahagian kepalanya supaya mirip ular sebagai langkah pertahanan. Ada juga yang dilengkapi dengan mata palsu agar lebih efisien. Beberapa beluncas memiliki struktur khusus bergelar osmeterium yang dibokongkan untuk merembeskan bahan kimia yang busuk pada tujuan pertahanan juga.

Tumbuhan perumah sering mengandung bahan beracun di dalamnya yang dapat dipisahkan oleh beluncas untuk disimpan sampai tingkat dewasa agar tidak sedap dimakan burung dan predator-predator yang sejenisnya. Ketidaksedapan ini diperlihatkan dengan warna-warna peringatan merah, jingga, hitam atau putih, dalam kebiasaan yang dikenal sebagai aposematisme. Bahan-bahan beracun dalam tumbuhan sering dikembangkan khusus untuk melindungi tumbuhan dari dimakan oleh serangga. Namun, serangga berhasil mengembangkan langkah balas atau memanfaatkan toksin-toksin ini untuk kemandirian dirinya. "Perlombaan senjata" ini telah memicu evolusi bersama sesama serangga dan tumbuhan perumahnya.

Kebiasaan dan Makanan
Banyak orang yang menyukai kupu-kupu yang indah, akan tetapi sebaliknya jarang orang yang tidak merasa jijik pada ulat, padahal keduanya adalah makhluk yang sama. Semua jenis kupu-kupu dan ngengat melalui tahap-tahap hidup sebagai telur, ulat, kepompong, dan akhirnya bermetamorfosis menjadi kupu-kupu atau ngengat.

Kupu-kupu umumnya hidup dengan mengisap madu bunga (nektar/ sari kembang). Akan tetapi beberapa jenisnya menyukai cairan yang diisap dari buah-buahan yang jatuh di tanah dan membusuk, daging bangkai, kotoran burung, dan tanah basah.

Berbeda dengan kupu-kupu, ulat hidup terutama dengan memakan daun-daunan. Ulat-ulat ini sangat rakus, akan tetapi umumnya masing-masing jenis ulat berspesialisasi memakan daun dari jenis-jenis tumbuhan yang tertentu saja. Sehingga kehadiran suatu jenis kupu-kupu di suatu tempat, juga ditentukan oleh ketersediaan tumbuhan yang menjadi inang dari ulatnya.

Kupu-kupu dan Manusia
Kupu-kupu dan ngengat dikenal sebagai serangga penyerbuk tanaman, yang membantu bunga-bunga berkembang menjadi buah. Sehingga bagi petani, dan orang pada umumnya, kupu-kupu ini sangat bermanfaat untuk membantu jalannya penyerbukan tanaman.

Pada pihak yang lain, berjenis-jenis ulat diketahui sebagai hama yang rakus. Bukan hanya tanaman semusim yang dimangsanya, namun juga pohon buah-buahan dan pohon pada umumnya dapat habis digunduli daunnya oleh hama ulat dalam waktu yang relatif singkat. Banyak jenis hama ulat, terutama dari jenis-jenis ngengat yang menjadi hama pertanian yang serius.

Untuk memanfaatkan keindahan beberapa jenisnya, kini orang mengembangkan peternakan kupu-kupu.

100% Copy Paste dari :
(httpsa//id.wikipedia.org/wiki/Kupu-kupu:::https://id.wikipedia.org/wiki/Kupu-kupu)

Karena Gubuk Serangga tidak berpengalaman dan baru mencoba sedikit-dikit dalam bidang kupu-kupu ini jadi harap di maklumi.

Salam Sejahtera,

Victor

Address

Jln. Raya Cikedokan No. 007 RT. 001/RW. 002 Desa Cibening Kec. Setu Kab. Bekasi
Bekasi
17320

Telephone

081394191351

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Gubuk Serangga posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Gubuk Serangga:

Share

Category