25/08/2020
[HASIL FERMENTASI KEDEBOG PISANG]
Part 3. kandungan batang pisang
(PENTING! : Paragraf dibawah memiliki note angka yang menunjukan sumber informasi untuk lebih meyakinkan)
Batang pisang mampu melindungi protein pakan dari degradasi didalam rumen karena mengandung tanin [6] sehingga protein dapat dicerna didalam usus [1]. Batang pisang BUKAN MENJADI pakan utama, hanya sebagai alternatif saat hijauan menipis karena kandungan nutriennya yang sangat rendah [2].
walaupun demikian, batang pisang memiliki kandungan mineral yang cukup tinggi [3]. Mineral yang terkandung didalam batang pisang diantaranya K, Fe, dan Zn [4].
Muncul petanyaan "apakah batang pisang mengandung telur cacing?", sebenarnya batang pisang memiliki kandungan Flavonoids yang melindungi dari serangan cacing [5] namun demikian masih memungkinkan terjadinya sarang cacing dibatang pisang terutama batang pisang yang sudah layu.
potensi batang pisang menjadi alternatif pakan juga dikarenakan produksinya yang cukup melimpah di Indonesia 186 juta metrik [8].
Namun sekali lagi, perhatikan baik baik sebelum mencoba mengaplikasikan kepada ternak.
______________________
Note :
[1]. Penggunaan bongkol pisang sebagai sumber cairan (getah) pisang yang dapat dipergunakan sebagai pelindung protein kasar bungkil kedelai dapat meningkatkan ketersediaan nitrogen serta pemanfaatannya. (Mathius, 2001)
[2]. kandungan batang pisang PK 2,4-7,3%, LK 3,2-8,1%, SK 13,4-31,7%, BK 3,6-9,8%, total abu 18,4-24,7% (Wina, 2001)
[3]. kadar abu yang tinggi mencerminkan kandungan mineral yang tinggi (Wina, 2001)
[4]. kandungan mineral tertinggi batang pisang adalah mineral K (nitis, 1998). Laboratorium balitnak menganalisa dari fraski air batang pisang dan memdapat mineral K, Fe, dan Zn yang tertinggi (belum dipublikasikan, sumber Wina, 2001) . ketiga merupakan mineral dalam fraksi terlarut.
[5]. Senyawa Flavonoids juga dilaporkan ada dalam jaringan vaskular tanaman pisang, dan berfungsi sebagai pertahanan tanaman dari serangan cacing (Wina, 2001)
[6]. ada Senyawa tanin 0,01-4,96 mg/ml fraksi air. senyawa ini dpat mempengaruhi konsumsi pakan, dan mengikat protein (Wina, 2001).
[7]. mengandung gula sederhana yang cukup tinggi, senyawa ini mudah diserap dalam dinding rumen tp juga mudah diubah mnjd senyawa asam lemak terbang (Wina, 2001).
[8]. Produksi buah pisang, batang, dan daun di Indonesia masing masing 1,86 , 186 , 56,8 (juta metrik) (Wina, 2001). produksi batang pisang segar tahun 2007 14,939 juta ton (nurrani, 2012)
nb : selanjutnya akan ada pembahasan bagaimana fermentasi mengawetkan pakan dan bagaimana Soc di ganti dengan Em4.
List
Part 1. Cara Pembuatan
part 2. hasil pada ternak
part 3. kandungan batang pisang
part 4. Soc diganti em4
part 5. bahaya/tidak kedebog pisang
(mohon maaf jika ada kekeliruan. mohon koreksi nya, jangan ditelan mentah mentah perlu dikaji lagi. mari saling berbagi)
Jika kalian s**a konten ini, jangan lupa like, dan bagikan agar yang lain tau informasi ini.
_________________
yuk ikuti kami untuk informasi penting lainnya, kunjungi https://s.id/darulfarm atau klik link di bio :)
__________________________________
Update kandungan nutrisi (dewati, 2008)
Air : 73,60%
Protein : 2,15%
Lemak : 1,34%
Gula reduksi : 7,62%
Pati : 11,48%
Serat kasar : 1,52%
Abu : 1,03%
Vitamin C 36 mg / 100 gr
Mineral Ca 31 mg / 100 gr, Fe 26 mg / 100 gr, P 63 mg / 100 gr.