Bertani Farm

Bertani Farm Update mengenai kebun Bertani Farm yang berlokasi di Bantul, Yogyakarta

Kencur merupakan salah satu komoditas tanaman obat yang sangat diminati di Indonesia, dengan khasiat menambah nafsu maka...
03/02/2021

Kencur merupakan salah satu komoditas tanaman obat yang sangat diminati di Indonesia, dengan khasiat menambah nafsu makan dan meningkatkan daya tahan tubuh, tanaman yang biasa dikenal sebagai curcuma ini dapat diolah menjadi jamu beras kencur, suplemen maupun obat obatan, harga kencur di tingkat petani cukup tinggi, Rp 60ribu/kilo ke pengepul hingga Rp 100rb/kilo ke pabrik menjadikan kencur komoditas yang sangat menarik untuk ditanam petani:m, berikut tips menanam kencur:
1. Pembibitan:
Pilih rimpang kencur berusia tua (8 s.d 12 bulan) yang telah melalui masa dormansi, pilih rimpang dengan 2 atau lebih mata tunas, anginkan selama 1 s.d 2 minggu hingga bertunas, hindari penyiraman
2. Persiapan lahan:
Kencur dapat ditanam di polybag maupun langsung di tanah, pastikan minimal penanaman seluas 40 x 40cm, dan jarak per tanaman 80 x 40cm
3. Media tanam
Gunakan tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1
4. Perawatan
Siram secukupnya 2 kali sehari, hindari terlalu banyak memberikan air untuk mengindari kebus**an rimpang, berikan pupuk kandang setiap 2 minggu dan berikan pupuk KCL pada awal penanaman dan usia 45 hari
5. Panen:
Panen kencur pada saat usia mencapai 9 s.d 12 bulan, daunnya juga bisa dijual dengan harga Rp 5rb/kilo lho!

Sumber foto: google

Kunyit merupakan salah satu tanaman rempah yang laris dipasaran karena khasiatnya dan banyaknya penggunaan dari kunyit. ...
30/01/2021

Kunyit merupakan salah satu tanaman rempah yang laris dipasaran karena khasiatnya dan banyaknya penggunaan dari kunyit. Tanaman yang dikenal sembagai curcuma ini diminati pasar industri untuk diolah sebagai berbagai macam obat dan suplemen, maupun pasar eceran sebagai bumbu masak dan jamu jamuan.
Berikut tips membudidayakan kunyit:
1. Benih
Pilih rimpang berusia 7-12 bulan yang telah dianginkan selama 1 s.d 2 minggu, potong seragam berukuran 3cm s.d 7cm, dan memiliki maksimal 3 mata tunas, untuk hasil maksimal rendam bibit dalam ZPT selama 3 jam.
2. Penanaman
Siapkan lahan atau polybag berukuran minimal 30x30x60cm. Kunyit menyukai banyak unsur hara, siapkan media tanam berupa tanah, kompos dan pupuk kandang (2:1:1) kemudian
Tanam bibit sedalam -+5cm, biarkan mata tunas sedikit mencuat, bibit akan mulai tumbuh di usia 1,5 s.d 2 bulan
3. Penyiraman
Penyiraman dilakukan secara cermat -+ 2 kali sehari dengan air secukupnya, jangan sampai tergenang mengingat kunyit menyukai media tanam yang gembur dan kering, tidak basah.
4. Pemupukan
Kunyit organik lebih diminati di pasaran, berikan pupuk organik sekitar 2 s.d 3 minggu sekali menggunakan tanah, kompos dan pupuk kandang (1:1:1)
5. Pemanenan
Kunyit dapat dipanen di usia 7 bulan tetapi kunyit berkualitas terbaik dipanen di usia diatas 10 bulan ketika masa vegetatif mulai menurun ditandakan dengan layunya daun kunyit.
6. Pemasaran
Pemasaran dapat dilakukan perorangan, menjual di komunitas media sosial, pengepul, kerja sama dengan industri jamu dan industri obat obatan

Sumber foto: google

Dalam masa pandemi, jahe merupakan salah satu tanaman primadona yang digandrungi dunia karena dipercaya memiliki khasiat...
28/01/2021

Dalam masa pandemi, jahe merupakan salah satu tanaman primadona yang digandrungi dunia karena dipercaya memiliki khasiat menjaga daya tahan tubuh dengan kandungan vitamin C, B2,B3, B6 dan lain lain. Yang menarik, Indonesia adalah salah satu penghasil jahe terbesar dengan pasar ekspor yang sangat luas mengingat jahe merupakan tanaman tropis dan tidak tahan dingin. Berikut beberapa jenis jahe yang umum ditanam di Indonesia:
1. Jahe merah
Primadona varietas jahe yang sedang naik daun, memiliki antioksidan paling tinggi dan cita rasa yang kuat, hasil panen kecil namun berharga tinggi;
2. Jahe gajah
Varietas jahe putih berbonggol sangat besar, nilai varietas jahe gajah tidak terlalu tinggi namun pasarnya sangat luas karena banyak dicari perusahaan olahan jahe;
3. Jahe emprit
Varietas jahe klasik berwarna putih berukuran kecil dengan rasa lebih kuat daripada jahe gajah, jahe emprit kurang diminati saat ini karena tergantikan oleh jahe merah.
Budidaya jahe dapat menjadi bisnis yang menjanjikan karena minim modal namun memiliki pasar yang luas dengan beragam rantai pemasaran baik dijual perorangan, ke pengepul, maupun diolah menjadi produk lain. Penanaman jahe dapat dilakukan di tanah secara langsung atau menggunakan metode polybag, menanam jahe di polybag sedang digemari karena lebih praktis, mempermudah proses panen, mempermudah pengendalian penyakit, mempermudah kontrol kualitas penanaman dan menghambat persebaran penyakit.
Tips menanam jahe:
1. Pilih rimpang yang besar dan segar, berikan hormon rootup pada bekas potongan rimpang;
2. Media tanam dianjurkan menggunakan sekam, kompos, pupuk kandang, tanah (2:1:1:2);
3. Tancapkan rimpang jahe dengan mata tunas mencuat sedikit;
4. Siram 2 kali sehari dengan debit air sedang;
5. Jahe merupakan tanaman teduh yang tidak terlalu menyukai sinar matahari, tempatkan di tempat teduh atau gunakan paranet;
6. Pemupukan dengan NPK 15-15-15 dilakukan di usia 2 bulan, 4 bulan dan 6 bulan dosis 3 gram per polybag dilarutkan dalam 200ml air;
8. Pupuk organik diberikan seminggu sekali dengan kompos;
9. Jahe dapat dipanen di usia 6-12 bulan

Sumber foto: google

Selain mawar, bunga krisan merupakan salah satu bunga yang paling digandrungi karena kecantikannya. Krisan memiliki bany...
27/01/2021

Selain mawar, bunga krisan merupakan salah satu bunga yang paling digandrungi karena kecantikannya. Krisan memiliki banyak jenis sehingga beragam warna dan bentuknya. Di Indonesia sendiri terdapat lebih dari 30 jenis krisan yang berkesempatan bersaing dengan krisan impor mengingat krisan merupakan tanaman tropis.
Berikut sedikit tips dalam budidaya krisan skala industri:
1. Berikan pupuk dengan nutrisi NPK seimbang (misal 15:15:15) setelah seminggu penanaman hingga mengeluarkan kuncup bunga, hentikan pemupukan ketika berkuncup
2. Untuk memperbanyak bunga, potong pucuk krisan ketika mencapai tinggi 15cm, untuk bunga tunggal berukuran besar, jangan potong pucuk (untuk skala industri pasar lebih menyukai bunga tunggal besar bertangkai panjang)
3. Krisan membutuhkan ruang untuk bertumbuh minimal 90cm persegi, untuk skala industri sebaiknya ditanam langsung di tanah

Mawar merupakan salah satu tanaman bunga favorit, karena susunannya yang kompleks dan warnanya yang elegan membuat mawar...
16/10/2020

Mawar merupakan salah satu tanaman bunga favorit, karena susunannya yang kompleks dan warnanya yang elegan membuat mawar dicintai begitu banyak kalangan. Merawat mawar agar hidup sangat mudah karena mawar merupakan tanaman yang kuat, tetapi merawat mawar agar menghasilkan bunga berkualitas bisa dibilang sangat sulit. Berikut tips dan trik merawat mawar untuk menghasilkan bunga dengan kualitas mawar potong:
1. Iklim
Yang terpenting dan utama dimulai dari iklim, mawar merupakan tanaman dataran tinggi dan tumbuh baik di suhu 17 s.d 24 derajat celcius, lebih dari itu biasanya mawar akan berbunga agak kecil, jadi jangan harap bisa berbisnis mawar potong di jakarta;
2. Media tanam
Mawar menyukai unsur organik dengan volume melebihi unsur non organik, kombinasi yang sudah terbukti adalah campuran sekam mentah dan tanah dengan perbandingan 2:1 (sekam lebih banyak) pada awal penanaman jangan gunakan pupuk kandang karena panas;
3. Sinar matahari
Mawar menyukai sinar matahari langsung, mawar membutuhkan sinar matahari langsung selama 6 s.d 8 jam setiap hari. Tapi ingat poin 1, mawar menyukai iklim dingin dengan sinar matahari langsung, jadi bukan dijemur di suhu yang panas ya!
4. Penyiraman
Karakteristik mawar cukup unik, mawar menyukai banyak air tetapi tidak s**a kondisi lembap apalagi basah, teknik penyiraman yang sudah terbukti adalah penyiraman sebanyak 2 s.d 3 hari sekali dengan jumlah air cukup banyak, tapi tidak tergenang;
5. Pemupukan
Mawar merupakan tamaman yang cukup rakus, pupuk organik terbaik adalah kulit pisang untuk menghasilkan potassium, dan kulit telur untuk kalsium, pupuk organik bisa digunakan setiap waktu tetapi sebaiknya tetap menggunakan pupuk anorganik seperti NPK 15:15:15 dosis 3 gram dilarutkan dalam 220ml air, setelah mulai berbunga ditambahkan pupuk MKP dengan dosis sama;
6. Pemangkasan
Pemangkasan sangat penting bagi mawar, pertama pastikan mawar hanya menghasilkan 1 bunga setiap tangkai agar bunganya besar, selain itu jika mawar anda adalah mawar semi holland yang diokulasi, buang root sucker alias tunas dari batang induk.

Kebun mawar menjadi salah satu ide bisnis yang cukup baik mengingat permintaan mawar potong yang cukup tinggi. Mawar pot...
20/09/2020

Kebun mawar menjadi salah satu ide bisnis yang cukup baik mengingat permintaan mawar potong yang cukup tinggi. Mawar potong yang dapat ditanam di Indonesia biasanya berjenis semi-holland yang merupakan hasil okulasi antara batang mawar lokal dengan mawar jenis holland atau dikenal sebagai hybrid tea rose, yaitu mawar dengan karakteristik bunga tunggal berukuran besar dan bertangkai panjang sehingga cocok dijadikan mawar potong. Mawar potong sebaiknya dilakukan di dataran tinggi karena bunga yang dihasilkan cenderung jauh lebih besar dan menarik daripada mawar yang dihasilkan di dataran rendah. Merawat mawar bisa dikatakan gampang gampang susah dimana cukup mudah untuk merawat mawar agar hidup karena mawar merupakan tanaman belukar yang kuat, tetapi cukup sulit untuk menghasilkan bunga potong berkualitas tinggi yang dapat diserap pasar. Tanaman mawar sangat menyukai sinar matahari tapi jangan sampai terbakar panas, oleh karena itu budidaya mawar potong sebaiknya dilakukan dalam rumah kaca. Memang membutuhkan investasi yang besar dalam budidaya mawar, dimana untuk membuat rumah kaca dibutuhkan dana yang cukup besar yaitu sekitar IDR 50 s.d 120 juta rupiah, tetapi investasi itu akan terbayar karena kebun mawar yang sehat dapat dipanen bunganya setiap hari dimana per tangkainya dapat dihargai cukup tinggi sebesar IDR 2 ribu rupiah, jadi kalau anda memiliki 200 pohon mawar anda dapat memperoleh keuntungan sebesar IDR 6 juta rupiah setiap bulannya. Tertarik budidaya mawar potong?

Growlight merupakan lampu yang secara khusus diproduksi sebagai pengganti sinar matahari untuk membantu proses fotosinte...
04/09/2020

Growlight merupakan lampu yang secara khusus diproduksi sebagai pengganti sinar matahari untuk membantu proses fotosintesis tanaman sehingga anda dapat bercocok tanam di dalam rumah tanpa sinar matahari, growlight juga sangat cocok digunakan dalam pertanian vertical farming sehingga tidak membutuhkan lahan yang luas. Secara teknis, tanaman membutuhkan cahaya full spektrum yaitu spektrum merah dan spektrum biru dalam melakukan fotosintesis, dan spektrum tersebut tidak terdapat pada lampu rumah biasa, hal inilah yang membuat harga growlight cukup mahal. Sayangnya performa growlight tidak akan sebaik sinar matahari yang komponen cahayanya lebih kompleks, namun penyinaran growlight selama 12 s.d 14 jam sangat cukup untuk membantu tanaman bertumbuh. Anda dapat menanam berbagai jenis tanaman menggunakan growlight tetapi lebih baik untuk menanam tanaman yang berstruktur sederhana seperti selada, kankung, bayam, dan tanaman berukuran kecil lainnya. Berdasar pengalaman penulis, anda membutuhkan growlight berkapasitas 40watt untuk menyinari area sebesar 1m2. Jangan tergiur untuk membeli growlight berharga murah karena hasilnya kurang maksimal.

Microgreens adalah tunas dari sayuran yang dipanen ketika tingginya baru mencapai 3 s.d 7cm. Microgreens memiliki aroma ...
28/08/2020

Microgreens adalah tunas dari sayuran yang dipanen ketika tingginya baru mencapai 3 s.d 7cm. Microgreens memiliki aroma yang khas, kandungan nutrisi yang sangat baik serta warna dan tekstur yang variatif. Berbeda dengan baby greens, seluruh bagian microgreens dapat dikonsumsi dan dapat dipanen lebih cepat. Selain itu anda tidak memerlukan pupuk dalam menanam microgreens dan dapat dilakukan secara indoor atau sinar matahari minim. Microgreens dapat dipanen dengan cepat dan cocok untuk menjadi pelengkap salad atau steak. Berikut adalah jenis jenis microgreens yang umum dibudidayakan:
1. Brassicaceae: kembang kol, brokoli, kubis, lobak, arugula;
2. Asteraceae: selada, endive, chicory
3. Apiaceae: dill, wortel, fennel, seledri
4. Amaryllidaceae: bawang putih, bawang bombay, bawang daun
5. Amaranthaceae: bayam, beet
6. Cucurbitaceae: melon, timun, labu
7. Dan lain lain

Dengan jenis yang sangat banyak dan berbagai bentuk, microgreens sangat cocok ditanam dalam skala mini sebagai hobi tambahan, microgreens dapat dipanen ketika mulai mengeluarkan daun sejati.

@ Kabupaten Bantul

Teknik sambung tunas atau grafting merupakan teknik untuk menyambungkan dua atau lebih jenis tanaman dari familia yang b...
22/08/2020

Teknik sambung tunas atau grafting merupakan teknik untuk menyambungkan dua atau lebih jenis tanaman dari familia yang berkaitan untuk mendapatkan kualitas terbaik dari masing masing spesies. Tomat dan terong merupakan tanaman yang sangat cocok untuk dikombinasikan dimana tomat menjadi lebih tahan dari layu bakteria, layu fusarium, dan bakteri penyebab busuk batang lain yang umumnya menyerang tanaman tomat di musim hujan. Teknik ini cukup mudah dilakukan tetapi membutuhkan ketelitian, berikut cara sambung tunas (grafting) tanaman tomat dengan terong:
1. Semai terong terlebih dahulu karena ukuran batang terong harus sama dengan atau lebih besar dari tomat;
2. Semai tomat tiga s.d empat minggu setelah semai terong atau ketika terong mencapai ukuran 10cm;
3. Potong bagian atas tanaman terong dengan menyisakan batang bawah sepanjang kurang lebih 5cm;
4. Belah batang terong sekitar 2cm dari atas ke bawah;
5. Potong bagian atas bibit tomat yang akan menumbuhkan tunas sekitar 5cm;
6. Bentuk batang tomat menjadi lancip atau huruf V;
7. Sisipkan batang tomat ke batang terong, kemudian ikat dengan tali rapia atau plastik;
8. Sungkup bagian yang disambung tunas, dan siram media tanam;
9. Tempatkan di daerah yang teduh, ketika tomat menunjukkan tanda pertumbuhan, buka sungkup dan tempatkan di tempat yang terkena sinar matahari.

@ Kabupaten Bantul

Teknik bioflok merupakan teknik budidaya ikan atau udang dengan menggunakan bantuan mikroba untuk mengubah amoniak dan k...
19/08/2020

Teknik bioflok merupakan teknik budidaya ikan atau udang dengan menggunakan bantuan mikroba untuk mengubah amoniak dan kotoran menjadi nutrisi dengan proses nitrifikasi alamiah. Teknik ini tidak membutuhkan biaya yang tinggi tetapi membutuhkan skill pembudidaya yang tinggi atau dengan kata lain cukup sulit untuk diterapkan. Prinsip dasar dari sistem bioflok ini adalah mengubah senyawa organik dan anorganik yang di dalamnya berisi senyawa karbon ( C), Oksigen (O), Hidrogen (H), Nitrogen (N) menjadi massa slugde berbentuk bioflok dengan cara memanfaatkan bakteri pembentuk gumpalan/flok yang mengubah biopolymer sebagai bioflok. Dalam penerapannya dalam budidaya perairan dalam hal ini budidaya ikan atau udang, teknologi bioflok memanfaatkan nitrogen anorganik menjadi nitrogen organik yang tidak beracun. nitrogen yang sudah diubah ini bsia digunakan untuk pakan ikan atau udang, sehingga lebih hemat biaya. Berikut langkah penerapan teknik bioflok pada budidaya ikan atau udang:
1. Siapkan kolam bulat berukuran minimal 9m3 dengan ketinggian air 80-100cm, pemberian aerator bertenaga tinggi adalah wajib agar flok tidak mengendap;
2. Di hari kedua masukkan probiotik EM4 sebanyak 5ml/m3;
3. Di hari ketiga masukkan molase sebanyak 250ml/m3;
4. Malam harinya taburkan dolomite 150gram/m3;
5. Tunggu 10 hari sebelum memasukkan benih ikan atau udang;
6. Selama 1,5 bulan pertama setiap 10 hari sekali berikan probiotik EM4 sebanyak 5ml/m3, ragi tempe 1sdm/m3, ragi tape 2butir/m3 dan malamnya diberikan dolomite 200gram/m3;
7. 1,5 bulan berikutnya setiap 10 hari sekali berikan probiotik EM4 sebanyak 5ml/m3, ragi tempe 3sdm/m3, ragi tape 6sdm/m3 dan dolomite pada malam hari sebanyak 300gram/m3.
8. Pemberian pakan wajib dikakukan sebanyak 2 kali sehari sebanyak 3% dari bobot tubuh ikan dan dikurangi jika air sudah membentuk flok.
Budidaya teknik bioflok sangat menguntungkan karena menggunakan daya listrik yang rendah dan menghemat penggunaan pakan. Daya tebar ikan atau udang juga menjadi tinggi karena amoniak akan diubah menjadi makanan yang bergizi untuk ikan. Tertarik mencobanya?

@ Kabupaten Bantul

Budikdamber atau budidaya ikan dalam ember merupakan teknik budidaya ikan di lahan terbatas menggunakan ember/ tong besa...
16/08/2020

Budikdamber atau budidaya ikan dalam ember merupakan teknik budidaya ikan di lahan terbatas menggunakan ember/ tong besar. Teknik ini diperkenalkan oleh dosen politeknik lampung Juli Nursandi. Karena lahan pemeliharaan yang sempit, ikan yang baik dipelihara dengan teknik ini hanya ikan lele karena ketahanannya akan amoniak tinggi dan kemampuan bertahan dengan kadar oksigen rendah. Anda juga dapat menanam kankung sebagai penghasil oksigen dan sebaliknya kankung mendapat nutrisi dari amoniak yang dihasilkan ikan. Meski begitu, hasil yang didapatkan memang tidak akan semaksimal sistem konvensional baik dari sisi ikan maupun sayuran, tetapi tetap akan menghasilkan meskipun dalam lahan sempit, oleh karenanya sangat cocok untuk diaplikasikan di pekarangan rumah.

@ Kabupaten Bantul

Recilculating Aquaculture System atau biasa disebut dengan RAS merupakan teknik budidaya perikanan berteknologi tinggi y...
13/08/2020

Recilculating Aquaculture System atau biasa disebut dengan RAS merupakan teknik budidaya perikanan berteknologi tinggi yang efektif dan efisien sehingga padat tebar ikan lebih tinggi dari teknik konvensional dan juga minim resiko karena sistem RAS menutup banyak faktor faktor biologis maupun mekanis yang menyebabkan kematian pada ikan. Budidaya sistem RAS umumnya cukup mahal untuk diterapkan karena peralatan yang digunakan berteknologi tinggi seperti penggunaan rotary drum filter (RDF) sebagai filter mekanis, penggunaan lampu UV dan juga biaya listrik yang akan melonjak sehingga di Indonesia sistem RAS umumnya digunakan untuk pembibitan saja untuk menekan biaya. Namun, anda tetap dapat menerapkan sistem RAS sederhana yang jauh lebih murah dan hasilnya sangat efektif dengan menggunakan chamber filter seperti pada kolam koi. Aturannya adalah kapasitas filter anda minimal sebesar 30% s.d 40% dari kapasitas kolam total dengan menggunakan filter mekanis seperti sistem radial flow filter atau swirl filter, brush filter dan dilanjutkan ke filter biologis seperti moving bed filter (kaldnes), jaring nelayan dan japmat atau matala mat. Menggunakan sistem RAS dapat meningkatkan padat tebar hingga 300% dari sistem konvensional tergantung teknologi yang anda gunakan. Sistem ini cocok digunakan untuk budidaya ikan air tawar seperti nila, gurame, dan bawal. Ikan nila contohnya, padat tebar pada sistem konvensional disarankan 15 s.d 20 ekor/m2, jika menggunakan sistem RAS anda dapat menerapkan padat tebar hingga 80 ekor/m2, sangat menguntungkan bukan? Tetapi jangan lupa untuk menghitung biaya listrik dan peralatan.

Address

Bantul

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Bertani Farm posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category