Distributor Pupuk Online

Distributor Pupuk Online Sudah Sehatkah Tanaman Anda ? Mau Panen Meningkat ? Info dan Konsultasi
Inbox FB/SMS/WA/Telpon 0822 2104 6155

Jangan Remehkan Pupuk Boron Pada Tanaman!Salah satu usaha pemeliharaan yang wajib dilakukan oleh petani adalah pemupukan...
28/06/2020

Jangan Remehkan Pupuk Boron Pada Tanaman!

Salah satu usaha pemeliharaan yang wajib dilakukan oleh petani adalah pemupukan. Ada beragam jenis pupuk yang bisa digunakan dalam pemeliharaan tanaman, misalnya pupuk urea, pupuk NPK, pupuk kalium, pupuk kandang, pupuk boron, dan masih banyak lagi.

Petani sudah sepatutnya mengetahui kandungan dan kegunaan dari jenis-jenis pupuk tersebut untuk tanaman. Salah satu jenis pupuk yang perlu diperhatikan oleh petani dalam pengaplikasiannya adalah pupuk boron (B).

Pupuk boron adalah pupuk yang mengandung mikronutrien esensial boron atau borat. Boron merupakan unsur yang hanya diperlukan dalam jumlah sedikit oleh tanaman, namun dapat berakibat fatal bila kekurangan unsur ini.

Meski hanya dibutuhkan dalam jumlah sedikit, nyatanya kegunaan pupuk boron ini sangat beragam. Berikut adalah beberapa kegunaan pupuk boron untuk pertumbuhan dan perkembangan tanaman.

Membantu Pembentukan Sel
Salah satu kegunaan pupuk boron adalah membantu dalam pembentukan sel. Pembentukan sel yang optimal secara langsung mampu mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Pupuk boron adalah salah satu jenis pupuk untuk mempercepat pertumbuhan akar.

Berperan dalam Polinasi dan Produksi Benih
Selain pembentukan sel, kegunaan pupuk boron yang lain adalah membantu polinasi dan produksi benih. Polinasi atau proses transfer serbuk sari dari benang sari rupanya juga dipengaruhi oleh mikronutrien borat atau boron. Kelangsungan polinasi ini kemudian akan mempengaruhi tingkat produksi benih suatu tanaman.

Sintesis Protein
Salah satu kegunaan pupuk boron yang paling penting adalah pembentukan protein. Boron atau borat memiliki peran dalam sintesis protein yang dibutuhkan oleh tanaman itu sendiri. Tak hanya itu, sintesis protein juga berpengaruh terhadap hasil panen tanaman.

Dibutuhkan dalam jumlah yang sedikit, kekurangan unsur boron rupanya mampu menyebabkan berbagai abnormalitas pada tanaman. Gejala khas yang ditunjukkan oleh suatu tanaman jika kekurangan unsur boron adalah tanaman tumbuh kerdil, adanya cabang yang berhimpit (dempet) dan juga rontoknya bunga-bunga.

Jika sudah terlihat tanda-tanda seperti di atas, ada baiknya untuk segera mengaplikasikan pupuk boron pada tanaman. Pupuk boron ini sangat mudah untuk diaplikasikan. Berbeda dengan pupuk lain yang harus dibuatkan alur di sekitar tanaman yang hendak dipupuk, pupuk boron cukup ditaburkan di tanah atau media tanam.

Berikut adalah dosis pupuk boron yang umumnya digunakan untuk beberapa jenis tanaman.
• Sayur-sayuran: 1-5 kg/Ha
• Buah-buahan: 5-8 kg/Ha
• Tanaman perkebunan: 10-15 kg/Ha
• Bunga: 5-8 kg/Ha
• Padi: 5-8 kg/Ha
• Jagung dan tembakau: 4-6 kg/Ha
• Cabai, tomat, kapas: 8-10 kg/Ha

Pupuk B yang sudah biasa dikenal adala Borax ( Na2B4O710H2O ) dan Boric acid (H3BO3 ). Serta sumber - sumber lain yang sudah ada baik dalam bentuk B tunggal atau CaB cair maupun bentuk tepung lain yang mudah larut dan tersedia bagi tanaman.
Perlu diketahui bahwa pupuk boron ini merupakan salah satu pupuk yang peredarannya diawasi dan juga dibatasi oleh pemerintah, sehingga perlu diaplikasikan secara bijaksana pada tanaman.



Referensi:
gerbangpertanian.com
ilmubudidaya.com

Penyiar :
Ramon Buga

Jika Bermanfaat, Silahkan Follow, Like, Koment dan Bagikan Tulisan Ini. 

Mengenal Jeruk Sunkist VariegataApakah Anda penggemar tanaman jeruk? Sudah pernah mendengar varietas baru bernama Sunkis...
27/06/2020

Mengenal Jeruk Sunkist Variegata

Apakah Anda penggemar tanaman jeruk? Sudah pernah mendengar varietas baru bernama Sunkist Variegata? Jika belum, mari bersama-sama mengenal dan mempelajari karakteristiknya.

Jeruk Sunkist Variegata adalah salah satu varian tanaman jeruk yang memiliki keunikan dan terlihat sangat menarik. Kenapa?

Berbeda dengan tanaman jeruk pada umumnya, jeruk sunkist variegata memiliki warna buah dan daun yang belang yaitu hijau dan kuning. Warna belang ini muncul karena tanaman mengalami mutasi genetik dari jenis jeruk sunkist sebelumnya.

Dari segi rasa, jeruk Sunkist Variegata masih memiliki karakteristik yang sama dengan jeruk sunkist biasa, yaitu rasa masam manis yang menyegarkan. Jeruk variegata juga memiliki kadar air yang cukup banyak dengan jumlah biji yang tidak terlalu banyak. Ukuran buahnya sebesar jeruk siam / keprok pada umumnya.

Selain dapat dikonsumsi, tanaman jeruk ini dapat ditanam sebagai tanaman hias karena corak warna daun dan buahnya yang unik dan menarik. Umumnya, tanaman ini akan berbuah setelah memasuki usia 1 tahun setelah tanam.

Tanaman buah jeruk Sunkist Variegata ini dapat tumbuh optimal pada dataran rendah maupun dataran tinggi. Tinggi pohon jeruk variegata bisa mencapai 2 meter. Jika akan menaman tanaman jeruk ini, sebaiknya disiapkan terlebih dahulu bibit jeruk sunkist variegata yang berasal dari perbanyakan okulasi yang memiliki cabang mata tunas tempel, tinggi antara 30-45 cm dan umur bibit sekitar 4-5 bulan.

Untuk pemeliharaannya, tanaman jeruk ini tergolong relatif mudah dan tidak perlu perawatan yang khusus. Cukup melakukan penyiraman setidaknya satu kali setiap hari dan melakukan pemangkasan secara teratur untuk mengatur pertumbuhannya.

Pemangkasan berfungsi untuk memperbanyak cabang dan memudahkan proses fotosintesis sehingga memungkinkan banyak bunga dan buah yang muncul. Tindakan ini juga dilakukan untuk mencegah penyebaran penyakit apabila tampak ada tanda-tanda serangan penyakit atau hama pada tanaman.

Jeruk sunkist variegata sudah dapat diharapkan muncul buahnya pada usia satu tahun setelah penanaman. Untuk merangsang percepatan pembungaan dan pembuahan, dapat dilakukan tindakan alami dengan melakukan stress air, yaitu membiarkan tanaman mengalami sedikit kekeringan dengan tidak menyiraminya selama beberapa hari.

Setelah bunga muncul barulah tanaman kembali disirami dengan intensitas yang tidak terlalu sering. Dapat juga dilakukan perangsangan buah dengan memberikan hormon perangsang buah sesuai dosis yang diajurkan. Pemberian hormon ini dapat diulang satu bulan sekali setelah tanaman berusia satu tahun.

Demikian, penjelasan singkat tentang tanaman jeruk Sunkist Variegata. Jika Anda tertarik untuk membudidayakannya, Anda bisa mencoba membeli bibitnya di toko bibit setempat ataupun platform online lainnya.



Referensi:
samudrabibit.com
youcoont.wordpress.com
bibitbunga.com

Penyiar :
Ramon Buga

Jika Bermanfaat, silahkan Follow, Like, Koment dan Bagikan Tulisan Ini.

Mengenal Teknik Tanam Padi HidroganikBudidaya dengan teknik hidroponik bukanlah hal baru di Indonesia. Umumnya, hidropon...
26/06/2020

Mengenal Teknik Tanam Padi Hidroganik

Budidaya dengan teknik hidroponik bukanlah hal baru di Indonesia. Umumnya, hidroponik digunakan untuk membudidayakan jenis tanaman sayur dan buah. Lalu bagaimana, jika teknik hidroponik ini juga diterapkan untuk tanaman padi? Apakah bisa?

Adalah seorang Basiri, seorang petani dari Desa Kanigoro, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang yang telah berhasil mengembangkan budi daya padi dengan teknik hidroganik (hidroponik-organik).

Metode ini juga sering disebut sebagai aquaponik, yang menggabungkan antara sistem hidroponik dengan kolam budi daya ikan di bawahnya. Air yang berasal dari kolam ikan akan dialirkan melalui p**a-p**a tempat tanaman tumbuh, air kolam yang mengandung kotoran ikan akan menjadi sumber nutrisi tambahan bagi tanaman.

Instalasi yang digunakan pun cukup sederhana, hanya menggunakan paralon ukuran 4 inchi yang dilubangi dengan diameter 8 cm untuk tempat gelas plastik yang memiliki tinggi 12,5 cm. Gelas plastik tersebut diberi lubang di bawahnya sebanyak 12 titik, dan diberi kain flanel. Jarak antar lubang tanam sekitar 25 cm.

Awalnya, Basiri mencoba menanam padi sebanyak 30 titik tanam. Hasilnya, padi tidak dapat tumbuh dengan sempurna. Pada tahun berikutnya, dia mencoba menanam kembali dengan cara yang sedikit berbeda. Hasilnya, tanaman padi dapat tumbuh dengan subur, akan tetapi malainya tidak bisa keluar.

Beberapa kali mencoba dan beberapa kali mengalami kegagalan, Basiri tidak lantas menyerah. Bertahun-tahun lamanya dia terus bereksperimen dengan mengotak-atik volume dan komposisi pupuk. Hingga akhirnya dia berhasil memanen tanaman padinya dengan hasil yang optimal.

Basiri menggunakan varietas padi IR 64 untuk budi daya dengan teknik hidroganik ini. Akan tetapi tidak menutup kemungkinan untuk menggunakan varietas padi yang lainnya. Padi ini dapat dipanen pada kisaran 80-90 hari, sama halnya dengan budi daya padi konvensional. Dalam setiap trida padi, anakannya bisa mencapai rata-rata 10-12 anakan dan setiap bulirnya menghasilkan sekitar 150-200 butir padi dengan bulir padi yang lebih bernas.

Sementara itu, kendala yang dihadapi dalam budi daya ini adalah adanya serangan hama burung, ulat dan serangga. Untuk mengantisipasi hama burung, Basiri memasang jaring ketika padinya sudah mulai tumbuh malai. Untuk ulat dan serangga, dia mengunakan refugia (tanaman penghalang) atau dikendalikan dengan cara manual.

Dengan sistem ini, masa panen dalam setahun bisa sampai empat kali dan tidak perlu ada masa jeda untuk kembali menanam seperti bercocok tanam padi di areal persawahan. Inovasi hidrogonik ini bisa menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin bercocok tanam dengan cara yang lebih bersih atau yang mempunyai lahan sempit.



Referensi:
gemahripah.co
malangtimes.com
kompasiana.com

Penyiar :
Ramon Buga

Jika Bermanfaat, Silahkan follow, Like, Koment dan Bagikan tulisan ini.

Pengembangan Padi Lokal untuk Peningkatan ProduksiBenih padi berkualitas menjadi salah satu sarana produksi yang wajib t...
26/06/2020

Pengembangan Padi Lokal untuk Peningkatan Produksi

Benih padi berkualitas menjadi salah satu sarana produksi yang wajib terpenuhi dalam kegiatan usaha tani. Saat ini, ketersediaan benih varietas unggul sudah banyak tersedia karena inovasi pengembangannya terus dilakukan.

Tidak hanya mengembangkan varietas baru, keberadaan varietas lokal juga terus dikembangkan dan dilestarikan. Ini karena, varietas lokal telah banyak dibudidayakan oleh petani secara turun temurun dan telah menyatu dengan kehidupan masyarakat lokal baik itu dari segi lingkungan di lahan sawah, kering, rawa ataupun pasang surut.

Salah satu daerah yang berhasil mengembangkan varietas lokal adalah Kalimantan Tengah. Kalteng memiliki berbagai jenis padi lokal pada berbagai ekosistem yang berpotensi sebagai Sumber Daya Genetik (SGD) tanaman pangan. Salah satunya adalah Siam Epang, yang berhasil dikembangkan oleh pemerintah di daerah kabupaten Kotawaringin Timur.

Padi Siam Epang merupakan varietas asli kabupaten Kotawaringin Timur yang telah ditetapkan dan lulus Uji Varietas Unggul Nasional oleh tim dari Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PPVTP) Kementerian Pertanian. Dalam prosesnya, BPTP Kalteng mendukung dan mengawal penuh proses pengembangan, pendaftaran dan pelepasan varietas sampai menjadi varietas unggul padi nasional.

Varietas Siam Epang sendiri adalah jenis padi inbrida gogo lokal yang mudah beradaptasi dengan lingkungan ekstrim seperti tingkat keasaman (pH) yang rendah (

Urban Farming di Tengah Pandemi COVID-19Sebagai bentuk upaya memutus rantai penyebaran COVID-19, Pemerintah Indonesia me...
25/06/2020

Urban Farming di Tengah Pandemi COVID-19

Sebagai bentuk upaya memutus rantai penyebaran COVID-19, Pemerintah Indonesia memberlakukan aturan bagi masyarakat agar menerapkan Work From Home (WFH) yang merupakan bagian dari Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Nah, dengan adanya WFH, banyak orang yang memiliki waktu senggang karena sebagian pekerjaannya harus dilakukan dari rumah. Daripada bingung, waktu senggang tersebut dapat dimanfaatkan untuk melakukan budi daya sayuran dari rumah.

Kegiatan urban farming adalah salah satu alternatif yang bermanfaat dan juga menyenangkan yang bisa dicoba untuk dilakukan. Urban farming bisa dibilang sebagai momentum yang tepat di tengah masa pandemi karena memiliki tiga manfaat sekaligus yakni ekologi, ekonomi dan edukasi.

Urban farming sendiri merupakan konsep menyulap lahan perkotaan yang terbatas seperti tempat tinggal (balkon, atap, atau lahan pekarangan), pinggir jalan, bahkan tepi sungai menjadi tempat berkebun yang produktif.

Berbagai sistem penanaman urban farming seperti vertikultur, hidroponik, dan akuaponik dapat dengan mudah diterapkan di area terbatas. Umumnya, para penggiat urban farming menyulap atap rumah mereka menjadi kebun atap, pagar rumah menjadi taman vertikal, dan sebongkah p**a menjadi kebun tanaman hidroponik yang subur.

Jenis tanaman yang menjadi favorit petani kota adalah kangkung dan bayam. Selain mudah membudidayakannya, tanaman sayur tersebut dapat dipanen dalam waktu yang singkat.

Dengan adanya kegiatan urban farming, ketersediaan pangan menjadi lebih stabil karena pekarangan bisa menghasilkan sebagian komoditas bahan pangan, hijauan di perkotaan semakin bertambah, dan kualitas udara bisa diperbaiki secara perlahan.

Nilai tambah dari kegiatan urban farming adalah hasil yang didapatkan jauh lebih sehat, seragam, dan ekonomis. Sayuran yang dihasilkan berupa sayur organik yang bebas dari bahan kimia sehingga sangat baik untuk tubuh. Selain itu, rasanya akan lebih renyah dan lezat.

Urban farming ini sangat cocok diterapkan oleh lintas masyarakat, khususnya bagi mereka yang kesulitan dalam memenuhi kebutuhan pangannya secara mandiri selama pandemi COVID-19 dan memberikan pengalaman baru.



Referensi:
gatra.com
pertanianku.com

Penyiar :
Ramon Buga

Jika Bermanfaat, Silahkan Follow Halaman ini, Like, Koment dan Bagikan

Mengenal Bunga-Bunga BougenvilleBunga bougenville atau yang memiliki nama ilmiah Bougainvillea adalah salah satu jenis b...
17/06/2020

Mengenal Bunga-Bunga Bougenville

Bunga bougenville atau yang memiliki nama ilmiah Bougainvillea adalah salah satu jenis bunga yang cukup populer di Indonesia. Masyarkat seringkali menyebutnya dengan bunga kertas karena kelopaknya yang tipis dan seperti kertas.

Bunga ini memiliki banyak jenis dengan warna bunga yang indah. Selain itu, perawatan bunga ini pun juga cukup mudah.

Bunga bougenville biasanya tumbuh tegak bercabang dengan daunnya yang berwarna hijau tua dan bentuk dari daun bunga kertas ini hampir serupa dengan oval, namun ujungnya gak lancip. Bunga kertas sendiri memiliki ukuran yang kecil dan tertutupi oleh seludang bunga atau daun pelindung bunga, tapi seludang yang memiliki warna cerah inilah yang sering dianggap sebagai bunga.

Bunga ini dapat tumbuh hampir di setiap musim. Oleh karenanya, bunga ini bisa dinikmati keindahan bunganya hampir di setiap musim.

Bunga bougenville memiliki beberapa jenis, beberapa diantaranya adalah sebagai berikut.

Cherry blossom
Varietas cherry blossom yaitu salah satu varietas bunga kertas yang paling favorit. Ia mempunyai bunga yang berwarna merah muda atau pink tetapi ada p**a yang hampir putih. Cherry blossom dapat berbunga hampir di sepanjang musim. Karakter daunnya yang kokoh dengan cabang yang berduri membuatnya tampak sempurna.

California gold
Jenis bunga yang satu ini memiliki warna kelopak bunga yang bergradasi dari emas ke jingga. Jenis bougenville satu ini juga memiliki sifat menggugurkan bunganya dengan cepat tak lama setelah bunga-bunganya bermekaran. Salah satu spesies dari genus Bougainvillea ini juga termasuk tipe bunga kertas kuning yang paling digemari.

Gold rush
Gold rush adalah salah satu jenis bunga bougenvil yang mempunyai warna kuning keemasan mencolok serta lebih cerah bila dibanding dengan varietas yang lain.

After glow
Bogenvil after glow adalah satu diantara spesies bunga kertas yang memiliki keunikan, yakni dapat mekar beberapa kali sepanjang tahun. Selain itu, bunga yang umum berwarna oranye ini memiliki beberapa varian diantaranya merah muda serta coral. Daunnya mempunyai karakter yang halus tapi tetap bertekstur.

Bambino baby victoria
Bambino baby victoria adalah satu diantara bunga kertas yang mempunyai warna yang unik serta dapat mekar di sepanjang tahun. Bambino jenis ini mempunyai bunga yang bewarna magenta atau pink-ungu. Selain itu, karakter daun kokoh serta berwana hijau gelap.

Bambino baby allison
Bambino baby allison adalah salah satu jenis bunga kertas yang mempunyai warna merah muda. Tanaman ini umumnya mulai berbunga serta mekar di akhir musim semi dan awal memasuki musim panas, lalu dipertengahan musim panas, serta terakhir di akhir musim panas serta di awal saat memasuki musim gugur. Karakter daunnya kokoh serta mempunyai warna hijau yang cerah di sepanjang tahun.

Bambino baby lauren
Bambino baby lauren adalah varietas dari bogenvil yang mempunyai kemiripan dengan varietas bambino baby allison, hanya saja bunga yang satu ini mempunyai bunga yang berwarna ungu. Keindahan bunga ini jangan diragukan lagi, ia dapat mekar hampir disetiap musim, dari mulai akhir musim semi, awal musim panas, pertengahan musim panas, di akhir musim panas serta di awal musim gugur. Daunnya selalu kokoh walau di musim kemarau sekalipun.

Bambino ningili
Bambino ningili adalah salah satu varietas bunga kertas yang mempunyai bunga bewarna merah muda dengan daun yang bewarna hijau tua. Bunga ini dapat berbunga sepanjang tahun dengan tampilan yang indah, tak jarang bila bunga ini menjadi satu diantara favorit keluarga Indonesia.

Bambino pedro
Bambino Pedro merupakan satu diantara jenis bunga kertas yang mempunyai beberapa varian warna misalnya saja merah serta merah tua. Sama seperti dengan jenis bunga yang lain, bunga ini dapat mekar hampir di tiap-tiap musimnya serta didukung dengan daun berwarna hijau tua membuatnya begitu mencolok serta Indah untuh dilihat.

Itulah beberapa jenis tanaman bunga kertas, pada dasarnya semua jenis tanaman ini memiliki tekstur pohon yang sama, yang membedakannya adalah daun dan bunganya itu sendiri.

Referensi:
dekoruma.com
servertanamania.net
seruni.id



Penyiar :
Ramon Buga

Silahkan Like, Comment dan Bagikan Postingan ini jika bermanfaat

Vermikompos, Pupuk Organik yang Ramah LingkunganSelain pupuk kandang, hijau dan kompos, ada satu teknologi pupuk organik...
16/06/2020

Vermikompos, Pupuk Organik yang Ramah Lingkungan

Selain pupuk kandang, hijau dan kompos, ada satu teknologi pupuk organik lainnya yang mulai dikembangkan saat ini. Dia adalah pupuk Vermikompos.

Vermes berasal dari bahasa latin yang berarti cacing dan vermikomposting adalah pengomposan dengan cacing. Sederhananya, vermikompos merupakan pupuk organik yang dibuat dengan bantuan cacing tanah. Ada beberapa jenis cacing tanah yang umum digunakan untuk bahan pembuatan vermikompos, yaitu Eiseniafoetida (Cacing Tiger) dan Lumbricusrubellus (Cacing Tanah Merah).

Proses pembuatan vermikompos sendiri ternyata sangat sederhana. Hanya perlu disiapkan media untuk perkembangan cacing tanah seperti bahan-bahan organik. Bahan yang dibutuhkan yaitu bahan organik seperti jerami padi, kotoran ternak (sapi, babi, kerbau, kambing, domba, ayam, kuda dan isi rumen) dan limbah rumah tangga.

Bahan organik tersebut kemudian difermentasi atau didiamkan terlebih dahulu kurang lebih selama dua minggu. Selanjutnya, diletakkan beberapa cacing dalam media tersebut. Jika cacing meninggalkan media, berarti kondisi media belum cocok untuk cacing. Media yang baik untuk pembuatan vermikompos yaitu kelembapan sekitar 50-55 %, suhu 30-550C, pH 5,5-8, dan aerasi (udara).

Proses pembuatan vermikompos dimulai dengan memasukkan cacing pada bahan organik tersebut. Pada bagian dasar wadah atau tempat pembuatan vermikompos diberi pelepah pisang sebagai tempat cacing bertelur. Setelah beberapa hari atau minggu, maka akan terbentuk vermikompos yang ditandai dengan perubahan bahan organik menjadi remah atau hancur dan terdapat butit-butir kecil lonjong yang sebenarnya merupakan kotoran cacing.

Selanjutnya, cacing tanah dapat dipisahkan dengan vermikompos. Vermikompos kemudian dikeringkan dan siap digunakan. Cacing yang dipanen dapat digunakan lagi untuk proses pengomposan selanjutnya. Lama proses pengomposan tergantung dari jumlah cacing. Semakin banyak cacing, maka semakin cepat proses pengomposan.

Beberapa kelebihan dari penggunaan pupuk vermikompos ini adalah sebagai berikut :
• Lebih mudah, murah, waktu singkat, dan ramah ramah lingkungan
• Mengandung unsur hara yang dibutuhkan tanaman seperti N, P, K, Ca, Mg, S, Fe, Mn, AI, Na, Cu. Zn, Bo dan Mo
• Mempunyai kemampuan menahan air 40-60% sehingga mampu mempertahankan kelembaban
• Memperbaiki struktur tanah dan menetralkan pH tanah
• Sumber nutrisi bagi mikroba tanah, sehingga mikroba pengurai bahan organik akan terus berkembang dan menguraikan bahan organik dengan lebih cepat

Vermikompos dapat digunakan untuk pemupukan tanaman sayur-sayuran, buah-buahan, bunga, padi dan palawija. Aplikasi vermikompos pada tanaman dalam pot dianjurkan untuk menggunakan 1 kg vermikompos dicampur dengan 3 kg tanah. Sedangkan jika tanaman pada lahan atau sawah sebaiknya menggunakan 6-10 kg vermikompos setiap 10m2 luas lahan atau 6-10 ton/ha. Untuk takaran penggunaan ini disesuaikan dengan jenis tanaman dan tingkat kesuburan tanah yang akan dipupuk.
Saat ini harga Vermikompos di daerah Jawa kurang lebih 10.000/ kg, sedangkan untuk harga cacing 2.500/ bungkus (isi 10 ekor cacing)

Referensi:
kompasiana.com
jakarta.litbang.pertanian.go.id
perkebunan.litbang.pertanian.go.id



Penyiar :
Ramon Buga

Silahkan Like, Comment dan Bagikan Postingan ini jika bermanfaat

Kalender Musim Buah di IndonesiaSebagai negara tropis, Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang melimpah. Salah sat...
15/06/2020

Kalender Musim Buah di Indonesia

Sebagai negara tropis, Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang melimpah. Salah satu hasil alam yang dapat dengan mudah dinikmati adalah buah-buahan. Sepanjang tahun, Indonesia dianugerahi oleh musim buah yang datang secara bergantian.

Rasa buah terbaik biasanya dijumpai saat musimnya tiba. Ini karena hasil panennya yang melimpah dan harga buahnya cenderung relatif lebih murah.

Bagi Anda penggemar buah-buahan, penting untuk mengetahui kapan saja waktu berbuahnya buah-buahan tersebut. Ini dilakukan agar Anda tidak bingung mencari kesana-kemari jenis buah yang mungkin belum saatnya berbuah atau justru sudah kelewat masa panennya.

Berikut adalah jadwal musim buah yang sudah dikumpulkan dari berbagai sumber dan juga sudah dipadukan dengan pengalaman di lapangan dimana buah tersebut dapat ditemukan dengan mudah.

Januari – Maret
Selama tiga bulan di awal tahun, buah favorit masyarakat Indonesia yang sudah bisa dipanen adalah durian, rambutan, alpukat, manggis, sawo, kedondong, salak, jambu biji, jeruk nipis, duku, dan jeruk Bali.

Diantara buah-buah tersebut, musim panen buah durian akan berakhir pada bulan Februari akhir. Hal tersebut juga berlaku untuk buah manggis. Akan tetapi, buah manggis masih bisa dijumpai meskipun sedikit hingga Maret.

Maret juga menjadi awal musim panen dari sirsak. Buah ini akan terus berbuah hingga Desember mendatang.

April – Juni
Selama bulan April hingga Juni, hanya buah kesemek dan jeruk manis yang baru berbuah pada periode ini. Buah lainnya mengikuti periode sebelumnya, seperti salak, jeruk nipis, duku, dan jeruk Bali. Beberapa ada yang tetap dipanen, tapi berbuah sedikit. Misalnya kedondong, jambu biji, jeruk Bali, dan jambu air. Untuk periode ini, mangga masih belum masuk musimnya.

Juli – September
Ada tujuh jenis buah yang berbuah lebat pada periode ini. Semuanya tampak menggiurkan, yakni kesemek, jeruk manis, belimbing, melon, jambu mete, jambu bol, dan mangga.

Hingga Desember, jambu air, jeruk bali, jambu biji, dan kedondong masih terus berbuah, meski sedikit. Buah-buah tersebut akan terus berbuah hingga benar-benar musim panennya tiba.

Oktober – Desember
Rentang bulan Oktober hingga Desember adalah surganya para pecinta buah durian. Ini karena, buah durian sudah memasuki musim panen dan kuantitas serta kualitas durian yang dihasilkan sedang pada titik terbaik.

Selain durian, jenis buah lain yang akan terus berbuah hingga periode awal, antara lain manggis, rambutan, alpukat, sawo, dan jeruk Bali.

Nah, itu dia kalender musim buah di Indonesia. Apakah buah favorit Anda sudah memasuki masa panen di bulan ini atau malah belum?

Referensi:
indonesia.go.id
brilio.net
idntimes.com



Penyiar :
Ramon Buga

Silahkan Like, Comment dan Bagikan Postingan ini jika bermanfaat

Unsur Hara Silika dan Manfaatnya bagi TanamanBagi sebagian petani sayuran, penggunaan unsur hara silika mungkin masih as...
14/06/2020

Unsur Hara Silika dan Manfaatnya bagi Tanaman

Bagi sebagian petani sayuran, penggunaan unsur hara silika mungkin masih asing untuk diaplikasikan. Tetapi berbeda untuk petani padi dan tebu, unsur hara silika ini justru umum untuk digunakan.

Silika merupakan istilah lain untuk Silikon Dioksida atau SiO2. Silika ini bukan termasuk ke dalam unsur hara essensial atau unsur hara yang peranannya tidak dapat digantikan oleh unsur lain. Melainkan, silika masuk ke dalam unsur hara fungsional yang keberadaannya hanya dibutuhkan oleh jenis tanaman tertentu.

Unsur hara silika ini berguna untuk meningkatkan kualitas hasil saja, dengan kata lain panen bisa ditingkatkan di atas rata-rata. Sehingga, walaupun tanpa unsur silika, selama unsur essensialnya masih tercukupi maka tanaman tetap saja bisa tumbuh hingga panen.

Silika (Si) sangat dibutuhkan tanaman padi untuk pertumbuhannya. Padi membutuhkan Si hingga 2 kali lipat kebutuhan N, sehingga padi termasuk sebagai tanaman akumulator Si. Si dapat berperan dalam menjaga tetap tegaknya batang tanaman padi dan meningkatkan ketahanan terhadp serangan hama dan penyakit termasuk penyakit blast.

Sumber hara silika sendiri dapat diperoleh dari sumber-sumber bahan organik seperti berikut ini :

• Jerami, mengandung SiO2 hingga 20% atau lebih dan merupakan sumber utama Si yang mudah tersedia. Aplikasi jerami ke dalam tanah sawah meningkatkan kandungan Si tersedia menjadi dua kali lipat dibandingkan jika tanpa jerami.

• Sekam padi, umumnya proporsinya 20% dari bobot gabah. Sekam mengandung 20% SiO2 sehingga merupakan salah satu sumber silika yang potensial. Abu sekam padi merupakan sumber unsur silika yang lebih baik dibandingkan dengan sekam. Namun, abu sekam padi yang dapat menjadi sumber silika adalah yang dibakar pada suhu rendah dan waktu pembakaran yang lama. Pembakaran sekam padi pada suhu tinggi akan mengubah bentuk silika dalam tanaman menjadi kristal kristobalit yang sulit tersedia bagi tanaman.

• Kompos, merupakan sumber unsur hara termasuk silika karena mengandung sisa-sisa tanaman yang mengandung Si. Kompos jerami merupakan sumber utama silika yang mengandung kurang lebih 20% SiO2.

• Phytolith atau disebut p**a biogenic Si. Unsur hara silika dalam larutan tanah yang diserap tanaman langsung ditranslokasi ke bagian-bagian tanaman yang membutuhkan dan mengakumulasi silika, yang selanjutnya akan menumpuk pada bagian tersebut sampai tanaman mati. Setelah tanaman mati, bagian tanaman tersebut akan kembali ke dalam tanah sebagai sumber stok silika.

Selain di aplikasikan pada tanaman padi dan tebu, ada juga yang sudah mengaplikasikannya pada tanaman apel. Penyemprotan silika yang dilakukan pada tanaman apel dapat meningkatkan daya simpan apel dan mencegah terjadinya busuk kulit buah.

Saat ini, masih dilakukan penelitian juga apakah silika dapat diaplikasikan pada tanaman lain seperti cabai dan tomat meski hanya menggunakan dosis kecil untuk mencegah kemungkinan tanaman keracunan.

Referensi:
balittanah.litbang.pertanian.go.id
malangtimes.com
belajartani.com
nutani.com

Silahkan Like, Comment dan Bagikan Postingan ini jika bermanfaat

.

Penyiar :
Ramon Buga

Address

Bantul
55282

Opening Hours

Monday 09:00 - 17:00
Tuesday 09:00 - 17:00
Wednesday 09:00 - 17:00
Thursday 09:00 - 17:00
Friday 09:00 - 17:00

Telephone

+6282221046155

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Distributor Pupuk Online posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Distributor Pupuk Online:

Share