Khusus BUAH PUPUK NASA

Khusus BUAH PUPUK NASA peingkatan hasil panen mengunakan teknis budidaya mengunakan pupuk organik NASA

Banyak buah yang kita inginkanJual benih unggulan dan pupuk organik penyubur tanahbdan menambah produksi minat chat : 08...
15/04/2020

Banyak buah yang kita inginkan
Jual benih unggulan dan pupuk organik penyubur tanahbdan menambah produksi minat chat : 085255801395

Kelapa sawit adalah tumbuhan industri penting penghasil minyak masak, minyak industri, maupun bahan bakar. Otomatis peni...
29/08/2017

Kelapa sawit adalah tumbuhan industri penting penghasil minyak masak, minyak industri, maupun bahan bakar. Otomatis peningkatana hasil produksi sangat diutamakan agar mendapatkan keuntungan yang diharapkan, serta sebisa mungkin menghindari hama dan penyakit, dari dasar itulah kami PT. NATURAL NUSANTARA secara khusus menciptakan pupuk organik cair untuk tanaman kelapa sawit dengan merek SUPERNASA + powernutrisi

NASA SPESIALIS KELAPA SAWIT

Merupakan pupuk organik cair yang mampu meningkatkan kekebalan/antibodi tanaman terhadap serangan hama penyakit, seperti karat daun pada bibit kelapa sawit dan busuk buah, mengoptimalkan pertumbuhan bunga dan buah.

Kelapa Sawit sangat cocok digunakan di pembibitan, pemeliharaan Tanaman Belum Menghasilkan (TBM), dan Tanaman Menghasilkan (TM).

Keunggulan Pupuk Organik Cair SUPERNASA DAN POWER pada Kelapa Sawit

1. Pada Pembibitan / Nursery

a. Pemakaian SUPERMASA DAN POWERNUTRISI saat perendaman kecambah kelapa sawit, dapat meningkatkan kekebalan/immunitas bibit kelapa sawit terhadap serangan penyakit di pembibitan, terutama jamur Culvularia sp. (karat daun).

b. Pemakaian PUPUK NASA secara rutin di pembibitan (Pre dan Main Nursery) dapat meningkatkan jumlah dan massa akar serta pertumbuhan tanaman, sehingga dapat mempercepat usia bibit saat pindah (transplanting) ke lahan.

Dengan pakai NASA , bibit dapat dipindah ke lahan pada usia 8 bulan.

2. Pada Tanaman Belum Menghasilkan (TBM)

Pemakaian NASA pada Saat Tanam dan secara rutin pada Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) berfungsi sebagai :

a. Agen Bioremediasi dan Soil Detoxification yang dapat :

- Memperbaiki sifat fisik, kimia dan biologi tanah.

b. Agen Phytohormones dan PGPR yang dapat :

- Mengurangi Shock Planting

- Menambah massa dan jumlah akar tanaman.

- Meningkatkan pertumbuhan tanaman.

- Menambah luas area daun.

c. Agen Biofertilizer yang dapat :

- Mengurangi penggunaan pupuk kimia.

3. Pada Tanaman Menghasilkan (TM)

Pemakaian NASA pada Tanaman Menghasilkan secara rutin dapat :

a. Meningkatkan Rasio Bunga Betina

b. Mengurangi Partenokarpi (bunga banci)

c. Mengurangi Busuk Buah akibat jamur (sebagai Biopestisida)

d. Meningkatkan Berat Janjang Rata-rata (BJR)

e. Meningkatkan Kualitas Buah, warna lebih mengkilat dan tidak cepat busuk.

Telepon : 08234730996 (whatsapp) / add PIN BB : DC1E2F06

Budidaya kakao untuk hasil yang bagus dan maksimal sehimgga tidak terkena hama dan busuk buah mau pun jamur....Order & k...
13/05/2017

Budidaya kakao untuk hasil yang bagus dan maksimal sehimgga tidak terkena hama dan busuk buah mau pun jamur....

Order & konsultasi
WA.sms/ tlfon 082347390996

CARA MENANAM DAN PEMUPUKAN BIBIT DURIAN BAWOR DENGAN ORGANIK PUPUK NASAAWAL PENANAMAN:1. Gali lubang tanam yang berisi c...
05/04/2017

CARA MENANAM DAN PEMUPUKAN BIBIT DURIAN BAWOR DENGAN ORGANIK PUPUK NASA
AWAL PENANAMAN:

1. Gali lubang tanam yang berisi campuran media tanam sesuai ukuran bibit.
2. Ambil bibit dan buka plastik pembungkus tanah secara hati-hati.
3. Tanam bibit sebatas leher akar.
4. Siram air secukupnya setelah selesai tanam.
Akan lebih baik ditambah pupuk organik SUPERNASA dosis 1 botol untuk ± 200 tanaman .
5. 1 botol SUPERNASA diencerkan dalam 2 liter (2000 ml) air dijadikan larutan induk.
6. Kemudian setiap 1 liter air diberi 10 ml larutan induk SUPERNASA lalu siramkan setiap pohon

CARA ALTERNATIF PEMUPUKAN:

Ambil 1 sendok makan SUPERNASA campur dengan per 10 liter air, per batang siram dengan takaran 200ml.

Untuk bibit bawor (diatas 3 tahun) pemberian POWER NUTRITION sama dengan cara seperti aplikasi SUPERNASA.

* Untuk penyemprotan dibagian daun.

1). Ambil 3-4 tutup botol POC NASA + 1 tutup botol HORMONIK masukan kedalam tangki semprot.
2). Penyemprotan tepat di bawah daun,pada pagi dan sore hari setiap 1 minggu sekali.

* Alternatif penyemprotan:
1).Ambil 1 sacset Pupuk GreenStar + 14-17 liter air aduk sampai merata.
2).Masukan larutan Pupuk GreenStar tadi kedalam tangki semprot ukuran 14 s/d 17liter.
Dosis untuk 1000 s/d 2000 polibag.
Interval 1 minggu sekali

PEMBUAHAN DI LUAR MUSIM:

* Caranya mengatur pembungaan di setiap pohon durian per pohon yaitu:

– jika menginginkan panen durian bulan Agustus – November, maka sekitar bulan Maret tanaman diberi pupuk 1,5-2 kg NPK + 1 sendok makan POWER NUTRITION per 10 liter air per pohon dan akan lebih bagus ditambah penyemprotan 3-4 tutup POC NASA + 1 tutup HORMONIK per tangki setiap 7-10 hari sekali sebanyak 3-4 kali.

SELAMAT MENCOBA

Konsultasi / Order :
PIN 597703fc
WA 082347390996

Jual prodak PT. NASA kualitas internasional. Meningkatkan hasil produksi panen pertanian, perikanan, peternakan dan perk...
24/01/2017

Jual prodak PT. NASA kualitas internasional. Meningkatkan hasil produksi panen pertanian, perikanan, peternakan dan perkebunan..

Korim seluruh wilayah indonesia dan luar negeri.proses cepat via pos, jne, tiki dan wahana xspres.

Panduan pemupukan ini untuk pemupukan 1 ha lahan kelapa sawit, paket padi dan singkong

Cara atau metode yang digunakan adalah metode tabur/tebar. Metode tabur ini dilakukan bersamaan dengan pemupukan pupuk kimia atau NPK. Penggunaan pupuk organik Nasa, yaitu POWER NUTRITION & SUPERNASA bisa mengurangi pemakaian pupuk kimia hingga 50%. Namun apabila tidak dikurangi hasilnya akan menjadi lebih baik.

CARA PENGGUNAAN

PUPUK NASA
POWER NUTRITION 3 kg
SUPERNASA 3 kg

Yang biasa dipakai :

1/2 kg per pohon untuk usia di bawah 6 tahun.
1 kg per pohon untuk usia 6-15 tahun
2 Kg / pohon untuk usia di atas 15 tahun..

CARA PEMAKAIAN :

Campurkan pupuk organik 3 kg POWER NUTRITION + 3 kg SUPERNASA dengan pupuk kimia seperti biasanya. Sebagai contoh untuk tanaman kelapa sawit usia 6 -5 tahun : 1 ha ada 130 pohon. Untuk itu pupuk kimia yang perlu disediakan adalah 130 kg.

Langkah pemupukannya adalah :
Sediakan alas untuk tempat pencampuran, misalnya terpal atau yang lainnya.

Selanjutnya campurkan POWER NUTRITION 3 kg + SUPERNASA 3 kg dengan 130 kg pupuk kimia tersebut.
Tambahkan 10 AERO untuk membuat pencampurannya merata dan pupuk NASA bisa lengket kepada pupuk kimianya.
Diamkan sekitar 5 menit ditempat yang teduh.
Setelah itu tebarkan merata kepada seluruh tanaman kelapa sawit dengan jarak sekitar 70 cm – 100 cm dari batang pokok tanaman.

Keterangan :

Sebelum pemupukan sebaiknya dilakukan penebaran kapur dolomit sebanyak 2 kg per pokok tanaman kelapa sawit. Selanjutnya sekitar 3 – 5 hari setelah penebaran dolomit baru lakukan pemupukan seperti tata cara urutan di atas.

Pemupukan tanaman kelapa sawit dilakukan secara rutin dengan interval setiap 4 bulan sekali untuk hasil lebih optimal.

Upayakan untuk melakukan penyiraman di sekitar piringan tanaman kelapa sawit setelah pemupukan setidaknya 10 liter per pokok. Penyiraman tidak perlu dilakukan apabila kondisi curah hujan cukup.

Hasil panen sangat bervariasi dan berbeda satu sama lain dikarenakan banyak faktor, seperti kondisi lahan, bibit, iklim, serangan hama dan lain sebagainya.

konfirmasi order dan konsultasi pertenian 085255801395

Faktanya Satu2nya Pupuk Organik yg memiliki Lahan Riset di Pasir pantai yg sangat gersang Hanya PT. NASA...!!.Cukup 6 Kg...
09/12/2016

Faktanya Satu2nya Pupuk Organik yg memiliki Lahan Riset di Pasir pantai yg sangat gersang Hanya PT. NASA...!!.
Cukup 6 Kg per Hektar (SuperNASA,Power Nutrisi) atau 50 Kg perhektr Jika menggunakan Supergranol, Aplikasi Tabur/Kocor/Siram + 5 Liter POC. NASA + 500 CC Hormonik Per Hektar.
1 Liter POC. NASA setara dg 1 Ton Mikro Pupuk Kandang...!!!. Praktis Ekonomis dan Mudah Aplikasi dan Bawanya, jadi tdk perlu banyak pekerja...!!!
Solusi Peningkatan Produktifitas Pertanian dan Perkebunan dengan Teknologi NASA, Di lahan Pasir Pantai Bisa tentu dilahan normal pasti Luarbiasa...!!!!!
Telepon Study Lapangan Dan Kerja Sama : 082347390996

02/12/2016

Budidaya Melon
Produk yang di gunakan ( GLIO,POC NASA,SUPERNASA,HORMONIK,POWER NUTRITION,BVR )

urea-greenstar"A. PENDAHULUAN
Budidaya melon menunjukkan prospek menjanjikan. Tetapi jika faktor tanah yang semakin keras, miskin unsur hara terutama unsur hara mikro dan hormon alami, faktor iklim dan cuaca, faktor hama dan penyakit tanaman serta faktor pemeliharaan tidak diperhatikan maka keuntungan akan menurun. PT. Natural Nusantara berusaha membantu meningkatkan produktivitas melon secara Kuantitas, Kualitas, dan Kelestarian lingkungan ( Aspek K-3 ).

B. SYARAT PERTUMBUHAN
1. Iklim
Perlu penyinaran matahari penuh selama pertumbuhannya. Pada kelembaban yang tinggi tanaman melon mudah diserang penyakit. Suhu optimal antara 25-300C. Angin yang bertiup cukup keras dapat merusak pertanaman melon. Hujan terus menerus akan merugikan tanaman melon. Tumbuh baik pada ketinggian 300-900 m dpl.
2.2. Media Tanam
Tanah yang baik ialah tanah liat berpasir yang banyak mengandung bahan organik seperti andosol, latosol, regosol, dan grumosol, asalkan kekurangan dari sifat-sifat tanah tersebut dapat dimanipulasi dengan pengapuran, penambahan bahan organik, maupun pemupukan. Tanaman melon tidak menyukai tanah yang terlalu basah, pH tanah 5,8-7,2.

C. PEDOMAN TEKNIS BUDIDAYA
1. Pembibitan
3.1.1. Pembuatan Media Semai
Siapkan Natural GLIO : 1-2 kemasan Natural GLIO dicampur dengan 50-100 kg pupuk kandang untuk lahan 1000 m2. Selanjutnya didiamkan + 1 minggu di tempat yang teduh dengan selalu menjaga kelembabannya dan sesekali diaduk (dibalik). Campurkan tanah halus (diayak) 2 bagian/2 ember (volume 10 lt), pupuk kandang matang yang telah diayak halus sebanyak 1 bagian/1 ember, TSP (± 50 gr) yang dilarutkan dalam 2 tutup POC NASA, dan Natural GLIO yang sudah dikembangbiakkan dalam pupuk kandang 1-2 kg . Masukkan media semai ke dalam polybag ukuran 8×10 cm sampai terisi hingga 90%.
3.1.2. Teknik Penyemaian dan pemeliharaan Bibit
Rendam benih melon dalam 1 liter air hangat suhu 20-250C + 1 tutup POC NASA selama 8-12 jam lalu diperam + 48 jam. Selanjutnya disemai dalam polybag, sedalam 1-1,5 cm. Benih disemaikan dalam posisi tegak dan ujung calon akarnya menghadap ke bawah. Benih ditutup dengan campuran abu sekam dan tanah dengan perbandingan 2:1. Kantong persemaian diletakkan berderet agar terkena sinar matahari penuh sejak terbit hingga tenggelam. Diberi perlindungan plastik transparan yang salah satu ujungnya terbuka.
Semprotkan POC NASA untuk memacu perkembangan bibit, pada umur bibit 7-9 hari dengan dosis 1,0-1,5 cc/liter. Penyiraman dilakukan dengan hati-hati secara rutin setiap pagi.
Bibit melon yang sudah berdaun 4-5 helai atau tanaman melon telah berusia 10-12 hari dapat dipindahtanamkan dengan cara kantong plastik polibag dibuka hati-hati lalu bibit berikut tanahnya ditanam pada bedengan yang sudah dilubangi sebelumnya, bedengan jangan sampai kekurangan air.
2. Pengolahan Media Tanam
2.1. Pembukaan Lahan
Sebelum dibajak digenangi air lebih dahulu semalam, kemudian keesokan harinya dilakukan pembajakan dengan kedalaman sekitar 30 cm. Setelah itu dilakukan pengeringan, baru dihaluskan.
2.2. Pembentukan Bedengan
Panjang bedengan maksimum 12-15 m; tinggi bedengan 30-50 cm; lebar bedengan 100-110 cm; dan lebar parit 55-65 cm.
2.3. Pengapuran
Penggunaan kapur per 1000 m2 pada pH tanah 4-5 diperlukan 150-200 kg dolomit , untuk antara pH 5-6 dibutuhkan 75-150 kg dolomit dan pH >6 dibutuhkan dolomit sebanyak 50 kg.
2.4. Pemupukan Dasar
Pupuk
Kandang Dosis Pupuk Makro Dosis POC NASA
ton/ha gram/pohon
Urea SP36 KCl
4-5 12 20 8 30-60 tutup /1000 m2
+ air secukupnya (siramkan)

Hasil akan lebih baik jika pada pemupukan dasar, POC NASA diganti SUPERNASA yang telah dicampur air secara merata di atas bedengan dengan dosis 1-2 botol/1000 m2 dengan cara :

Alternatif 1 : 1 botol SUPERNASA diencerkan dalam 3 liter air dijadikan larutan induk. Kemudian setiap 50 lt air diberi 200 cc larutan induk tadi untuk menyiram bedengan.
Alternatif 2 : setiap 1 gembor vol 10 lt diberi 1 peres sendok makan SUPERNASA untuk menyiram + 10 meter bedengan.

2.5. Pemberian Natural GLIO
Untuk mencegah serangan penyakit karena jamur terutama penyakit layu, sebaiknya tebarkan Natural GLIO yang sudah disiapkan sebelum persemaian. Dosis 1-2 kemasan per 1000 m2.

2.6. Pemasangan Mulsa Plastik Hitam-Perak (PHP)
Pemasangan mulsa sebaiknya saat matahari terik agar mulsa dapat memuai sehingga menutup bedengan dengan tepat. Biarkan bedengan tertutup mulsa 3-5 hari sebelum dibuat lubang tanam.

3. Teknik Penanaman
3.1. Pembuatan Lubang Tanam
Diameter lubang + 10 cm, jarak lubang 60-80 cm. Model penanaman dapat berupa dua baris berhadap-hadapan membentuk segiempat atau segitiga.

3.2. Cara Penanaman
Bibit siap tanam dipindahkan beserta medianya. Usahakan akar tanaman tidak sampai rusak saat menyobek polibag.

4. Pemeliharaan Tanaman

4.1. Penyulaman
Penyulaman dilakukan 3-5 hari setelah tanam. Setelah selesai penyulaman tanaman baru harus disiram air. Sebaiknya penyulaman dilakukan sore hari.

4.2. Penyiangan
Penyiangan dilakukan untuk membersihkan gulma/ rumput liar.

4.3. Perempelan
Perempelan dilakukan terhadap tunas/cabang air yang bukan merupakan cabang utama.
4.4. Pemupukan

Waktu Dosis Pupuk Makro ( gram/ pohon )
Urea SP-36 KCl
Umur 10 hari 12 12 10
Umur 20 hari 12 12 10
Umur 30 hari 12 8 12
Umur 40 hari 12 8 20

POC NASA : POC NASA disemprotkan ke tanaman :
( per ha )
Umur Alternatif 1 : 6-7 kali ( interval 1 minggu sekali)
1-6 minggu dgn dosis 4 tutup botol/tangki
atau 7 minggu
Alternatif 2 : 4 kali (interval 2 minggu sekali )
dgn dosis 6 tutup botol/ tangki

4.5. Penggunaan Hormonik
Dosis HORMONIK : 1-2 cc/lt air atau 1-2 tutup HORMONIK + 3-5 tutup POC NASA setiap tangki semprot. Penyemprotan HORMONIK mulai usia 3-11 minggu, interval 7 hari sekali.

Tambahan:
Untuk tanaman yang sudah produksi atau berbuah gunakan POWER NUTRITION guna meningkatkan pembuahan. Pupuk organik POWER NUTRITION adalah pupuk yang diformulasikan secara khusus untuk merangsang pertumbuhan bunga dan meningkatkan pembuahan agar lebih optimal. POWER NUTRITION dibuat dari berbagai bahan organik alami yang diproses secara khusus dengan kandungan unsur hara esensial yang sangat dibutuhkan oleh tanaman untuk meningkatkan produksi buah.

Cara pemakaian adalah : 3 sendok makan POWER NUTRITION dilarutkan ke dalam air di campurkan 1/2 tutup AERO 810 untuk membantu peresapan nutrisi pada akar. Selanjutnya siramkan di sekeliling perakaran tanaman. Lakukan pemupukan ini setiap 3 bulan sekali untuk hasil optimal.

4.6. Penyiraman
Penyiraman sejak masa pertumbuhan tanaman, sampai akan dipetik buahnya kecuali hujan. Saat menyiram jangan sampai air siraman membasahi daun dan air dari tanah jangan terkena daun dan buahnya. Penyiraman dilakukan pagi-pagi sekali.

4.7. Pemeliharaan Lain
a. Pemasangan Ajir
Ajir dipasang sesudah bibit mengeluarkan sulur-sulurnya. Tinggi ajir + 150 – 200 cm. Ajir terbuat dari bahan yang kuat sehingga mampu menahan beban buah + 2-3 kg. Tempat ditancapkannya ajir + 25 cm dari pinggir guludan baik kanan maupun kiri. Supaya ajir lebih kokoh bisa menambahkan bambu panjang yang diletakkan di bagian pucuk segitiga antara bambu atau kayu yang menyilang, mengikuti barisan ajir-ajir di belakangnya.

b. Pemangkasan
Pemangkasan dilakukan pada tanaman melon bertujuan untuk memelihara cabang sesuai dengan yang dikehendaki. Tinggi tanaman dibuat rata-rata antara titik ke-20 sampai ke-25 (bagian ruas, cabang atau buku dari tanaman tersebut). Pemangkasan dilakukan kalau udara cerah dan kering, supaya bekas luka tidak diserang jamur. Waktu pemangkasan dilakukan setiap 10 hari sekali, yang paling awal dipangkas adalah cabang yang dekat dengan tanah dan sisakan dua helai daun, kemudian cabang-cabang yang tumbuh dipangkas dengan menyisakan 2 helai daun. Pemangkasan dihentikan, jika ketinggian tanamannya sudah mencapai pada cabang ke-20 atau 25.

D. HAMA DAN PENYAKIT
1. Hama
a. Kutu Aphis (Aphis gossypii Glover )
Ciri: mempunyai getah cairan yang mengandung madu dan di lihat dari kejauhan mengkilap. Aphis muda berwarna kuning, sedangkan yang dewasa mempunyai sayap dan berwarna agak kehitaman. Gejala: daun tanaman menggulung, pucuk tanaman menjadi kering akibat cairan daun dihisap hama. Pengendalian: (1) gulma selalu dibersihkan agar tidak menjadi inang hama; (2) semprot Pestona atau Natural BVR.

b. Thrips (Thrips parvispinus Karny)
Ciri: menyerang saat fase pembibitan sampai tanaman dewasa. Nimfa berwarna kekuning-kuningan dan dewasa berwarna coklat kehitaman. Serangan dilakukan di musim kemarau. Gejala: daun muda atau tunas baru menjadi keriting, dan bercak kekuningan; tanaman keriting dan kerdil serta tidak dapat membentuk buah secara normal. Gejala ini harus diwaspadai karena telah tertular virus yang dibawa hama thrips. Pengendalian: menyemprot dengan Pestona atau Natural BVR.

2. Penyakit

a. Layu Bakteri
Penyebab: bakteri Erwina tracheiphila E.F.Sm. Penyakit ini dapat disebarkan dengan perantara kumbang daun oteng-oteng (Aulacophora femoralis Motschulsky). Gejala: daun dan cabang layu, terjadi pengerutan pada daun, warna daun menguning, mengering dan akhirnya mati; daun tanaman layu satu per satu, meskipun warnanya tetap hijau. Apabila batang tanaman yang dipotong melintang akan mengeluarkan lendir putih kental dan lengket bahkan dapat ditarik seperti benang. Pengendalian: penggunaan Natural GLIO sebelum tanam.

b. Penyakit Busuk Pangkal Batang (gummy stem bligt)
Penyebab: Cendawan Mycophaerekka melonis (Passerini) Chiu et Walker. Gejala: pangkal batang seperti tercelup minyak kemudian keluar lendir berwarna merah coklat dan kemudian tanaman layu dan mati; daun yang terserang akan mengering. Pengendalian: (1) penggunaan mulsa PHP untuk mencegah kelembaban di sekitar pangkal batang dan mencegah luka di perakaran maupun pangkal batang karena penyiangan; (2) daun yang terserang dibersihkan. (3) gunakan Natural GLIO sebelum tanam sebagai pencegahan.

Catatan: Jika pengendalian hama penyakit dengan menggunakan pestisida alami belum mengatasi dapat dipergunakan pestisida kimia yang dianjurkan. Agar penyemprotan pestisida kimia lebih merata dan tidak mudah hilang oleh air hujan tambahkan Perekat Perata AERO 810, dosis + 5 ml (1/2 tutup)/tangki.

3. Gulma
Gulma (tumbuhan pengganggu) merugikan tanaman, karena bersaing zat hara, tempat tumbuh dan cahaya. Pencabutan gulma harus dilakukan sejak tumbuhan masih kecil, karena jika sudah besar akan merusak perakaran tanaman melon.

Saat ini PT. Natural Nusantara telah mengeluarkan 2 produk unggulan baru sebagai penyempurnaan produk sebelumnya, yaitu Pupuk Organik Serbuk Greenstar dan Supernasa Granule Modern.
Pupuk Organik Serbuk Greenstar dikemas dengan sangat praktis dan ekonomis. Serta dalam produk Greenstar tersebut sudah terkandung unsur yang ada pada produk POC NASA dan HORMONIK. Dan pupuk organik Supernasa Granule Modern juga dikemas dalam bentuk granule yang mantap sehingga lebih praktis dalam aplikasinya serta harganya lebih ekonomis.

CARA PEMESANAN PRODUK :
WA.082347390996
PIN . 597703FC

Indonesia Tidak Butuh Dunia, Dunia Butuh Indonesia.Semua benda ciptaan manusia di bumi ini, bahan bakunya ada di Indones...
01/12/2016

Indonesia Tidak Butuh Dunia, Dunia Butuh Indonesia.

Semua benda ciptaan manusia di bumi ini, bahan bakunya ada di Indonesia. Kiranya tidak berlebihan ungkapan tersebut mengingat luar biasa kekayaan plasma nutfah Indonesia.

Bangga kiranya teknologi organik modern NASA dilibatkan dalam misi penelitian tanaman langka dan unik bernilai ekonomi tinggi, sebuah kekayaan plasma nutfah Indonesia bernama indigofera.

*blusukan di lahan tanaman indigofera bersama tim UGM

Cv.082347390996

Sinergi Lintas Negara Lintas BenuaSetelah dua tahun berjalan dengan sukses, kini diperpanjang untuk dua tahun kedepan.Su...
01/12/2016

Sinergi Lintas Negara Lintas Benua

Setelah dua tahun berjalan dengan sukses, kini diperpanjang untuk dua tahun kedepan.

Sungguh kepercayaan dan kehormatan dari The Australia Indonesia Partnership for Promoting Rural Income through Support for Markets in Agriculture (AIP-PRISMA) & SNV Netherlands Development Organisation bagi PT. NATURAL NUSANTARA (NASA) beserta seluruh mitra NASA.



Kunjungan ke Sikka MaumereBerbagai koleksi tanaman pot dengan MEDIA PASIR PANTAI yang menggunakan PRODUK PUPUK NASA..
01/12/2016

Kunjungan ke Sikka Maumere

Berbagai koleksi tanaman pot dengan MEDIA PASIR PANTAI yang menggunakan PRODUK PUPUK NASA..



PEMUPUKAN KELAPA SAWIT UNTUK MENINGKATKAN PEMBUAHANPOWER NUTRITION adalah pupuk organik padat yang mempunyai kandungan n...
19/11/2016

PEMUPUKAN KELAPA SAWIT UNTUK MENINGKATKAN PEMBUAHAN

POWER NUTRITION adalah pupuk organik padat yang mempunyai kandungan nutrisi sangat lengkap dan dibutuhkan untuk membantu meningkatkan kualitas serta kuantitas produksi tanaman perkebunan kelapa sawit. Pupuk organik padat Power Nutrition memang diformulasikan secara khusus untuk jenis tanaman buah, salah satunya adalah budidaya kelapa sawit.
Pupuk organik padat Power Nutrition dibuat dari berbagai bahan alami pilihan yang terjamin ketersediaannya dan diproses dengan teknologi gradasi dan degradasi unsur melewati proses piruvatisasi tingkat 3. Sehingga hasil olahan tersebut langsung dapat dimanfaatkan oleh jaringan tanaman kelapa sawit.
Aplikasi pupuk organik padat Power Nutrition ini sebaiknya mulai diberikan kepada tanaman kelapa sawit yang sudah memasuki usia produksi dan tidak disarankan untuk tanaman kelapa sawit yang belum produksi.
Pemakaian pupuk organik padat Power Nutrition pada tanaman yang sudah mulai masuk usia produksi sangat bermanfaat untuk merangsang pembungaan dan pembuahan. Sekaligus mengurangi kerontokan bunga dan memaksimalkan hasil pembuahannya.
Pada tanaman perkebunan kelapa sawit yang sudah memasuki usia produksi sangat disarankan mengaplikasi pupuk organik padat Power Nutrition ini. Bahkan untuk tanaman yang sudah mulai menurun jumlah produksi rata-ratanya, masih bisa ditingkatkan lagi hasil produksi buahnya. Selain itu, pemakaian pupuk organik padat Power Nutrition pada tanaman kelapa sawit juga akan memperbaiki dan meningkatkan kualitas produksi buah.

Dosis Pemupukan Kelapa Sawit dengan Pupuk Organik Padat Power Nutrition
Dosis anjuran pemupukan kelapa sawita dalah 15 – 18 kg/ha per tahun.
POWER NUTRITION diaplikasikan pada tanaman fase TM. Waktu aplikasi bersamaan dengan waktu aplikasi pemupukan NPK.

Video Kesaksian Pemupukan Kelapa Sawit dengan Power Nutrition di ACEH.

Cara Pemupukan Kelapa Sawit dengan Power Nutrition
POWER NUTRITION berbentuk yang prill maka cara pemupukan pada tanaman kelapa sawit bisa dicampur dengan pupuk NPK sehingga tidak menambah biaya produksi tenaga kerja. Disarankan pada saat pencampuran pupuk organik Power Nutrition dengan pupuk NPK juga menggunakan Aero 810 sebagai perekat. Hal ini bertujuan agar pupuk Power Nutrition dan NPK bisa tercampur sempurna sehingga mudah penebarannya.
Pupuk organik POWER NUTRITION sangat tepat diberikan pada tanaman menjelang TM.
Taburkan di sekeliling batang tanaman kelapa sawit (seperti pemupukan NPK) dengan dosis 250 g POWER NUTRITION + NPK ditaburkan untuk 25 pokok tanaman.
Selain ditaburkan, bisa juga dengan cara dilarutkan air kemudian disiramkan di sekeliling batang tanaman. Caranya adalah 250 gr POWER NUTRITION dilarutkan dalam 10 liter air. Setelah terlarut sempurna selanjutnya larutan tersebut dicampur dengan 115 liter air. Volume larutan akhirnya menjadi 125 liter. Siramkan ke sekeliling batang tanaman kelapa sawit dengan dosis 5 liter per pokok tanaman.
Pemberian POWER NUTRITION pada tanaman TM dilakukan dalam interval 4 – 6 bulan sekali atau bersamaan dengan jadwal pemupukan NPK.

POWER NUTRITION Secara Umum Mempunyai Fungsi :
Memperbanyak buah dan membantu pembuahan di luar musim (iklim tidak ekstrim, air cukup, hama penyakit normal).
Memperbaiki dan mempercapat pertumbuhan tanaman.
Meningkatkan daya tahan tubuh tamaman
Menigkatkan kualitas (rasa, warna, aroma) buah.
Meningkatkan keawetan hasil panen.
Melarutkan sisa (residu) pupuk kimia dalam tanah, sehingga bisa dimanfaatkan tanaman lagi.
Mengurangi penggunaan pupuk NPK hingga 75%.
Membantu perkembangan mikroorganisme yang bermanfaat di dalam tanah.
Pada Tanaman Kelapa Sawit Pemupukan POWER NUTRITION berfungsi untuk :
Mencukupi kebutuhan nutrisi untuk memacu pembentukan bunga betina
Memperbanyak buah.
Meningkatkan kandungan minyak (rendemen).
Meningkatkan Berat Janjang Segar.
Mengurangi kerontokan buah.
Menjaga kondisi tubuh tanaman pada masa produksi sehingga umur produktif tanaman lebih panjang.

Hasil panen sangat bervariasi dan berbeda satu sama lain dikarenakan banyak faktor, seperti kondisi lahan, bibit, iklim, serangan hama dan lain sebagainya.

KINERJA KAMI PROFESIONAL
Motto: Anda Transfer Hari Ini,Hari ini Juga Pesanan Kami Kirim.

Cara pemesanan:
SMS/Telp/BBM untuk konfirmasi Pemesanan 082347390996(as) / BBM 597703fc
Kemudian akan dihitung jumlah biaya yang harus ditransfer.

Address

Pa'awaru
Yogyakarta City

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Khusus BUAH PUPUK NASA posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share