Ulat Jerman Superworm

Ulat Jerman Superworm Hai, Aku Superworm! SI Ulat Jerman paling cute dan chubby.

Dunia Superworm ada di sini! 🐛 Informasi, inspirasi, dan komunitas.

30/05/2026

Ada yang tahu, mengapa Kumbang Ulat Jerman Superworm di waktu pukul 17.30 an s**a lari - lari?

20 hari seharusnya jatuh pada tanggal 25 Mei 2026, tapi baru sempat memindahkan ke wadah pemindahan pada sore ini, Kamis...
28/05/2026

20 hari seharusnya jatuh pada tanggal 25 Mei 2026, tapi baru sempat memindahkan ke wadah pemindahan pada sore ini, Kamis (28/5/2026). Ini adalah Produksi Ke-3 Indukan Ulat Jerman Superworm kita 🤝

Kiri : Hasil ke-2
Kanan : Pemindahan ke-3

Pada usia 20 hari, baby ulat Jerman (Superworm) biasanya sedang dalam masa pertumbuhan awal yang sangat krusial. Pada fa...
06/05/2026

Pada usia 20 hari, baby ulat Jerman (Superworm) biasanya sedang dalam masa pertumbuhan awal yang sangat krusial. Pada fase ini, ulat tersebut baru saja melewati tahap penetasan dari telur (yang memakan waktu sekitar 15-20 hari setelah kumbang bertelur) dan mulai terlihat jelas sebagai larva kecil di media ternak.

Berikut adalah gambaran kondisi dan perawatan baby ulat Jerman usia 20 hari:

1. Penampakan Visual
Ukuran: Masih sangat kecil, sering kali berukuran hanya beberapa milimeter dan berwarna putih atau krem pucat.

Wujud: Tampak seperti larva kecil yang mulai aktif bergerak di dalam media pakan (biasanya dedak gandum atau polard).

2. Perawatan Utama
Pemisahan Media: Pada usia sekitar 20 hari, banyak peternak mulai memisahkan baby ulat dari media peneluran kumbang indukan agar ulat bisa tumbuh lebih maksimal tanpa gangguan.

Pemberian Pakan: Berikan pakan halus seperti polard atau dedak gandum. Untuk kebutuhan cairan, berikan potongan sayuran atau buah yang tidak terlalu berair (seperti pepaya mengkal atau labu siam) dalam porsi kecil agar media tidak cepat busuk atau berjamur.

Sirkulasi Udara: Pastikan wadah atau kotak budidaya memiliki sirkulasi udara yang baik agar suhu tetap stabil dan media tidak lembap berlebih.

3. Tahapan Menuju Panen
Usia 30 Hari: Ulat akan mulai terlihat sebesar ulat Hongkong.

Masa Panen: Ulat Jerman umumnya siap dipanen untuk pakan burung, reptil, atau ikan Channa setelah mencapai usia 2 hingga 3 bulan, tergantung kebutuhan ukuran.

Apakah Anda sedang memulai budidaya baru atau ingin tahu lebih lanjut tentang cara mempercepat pertumbuhan ulat di usia ini?

Rabu, 6 Mei 2026

03/05/2026

Ternak di rumah, tetangga nggak sadar! Indukan Ulat Jerman Superworm kita lagi makan buah Pepaya Mengkal. Terpantau sangat lahap nih. 🤝

Kalau yang ini adalah penampakan Ulat Jerman Superworm hasil dari Indukan lama kita. Sekarang kurang lebih usianya 2 bul...
03/05/2026

Kalau yang ini adalah penampakan Ulat Jerman Superworm hasil dari Indukan lama kita. Sekarang kurang lebih usianya 2 bulanan. Kita kasih makan Pepaya Mengkal juga lahap makannya.

Kita kasih makan Indukan Ulat Jerman Superworm dengan menu Pepaya Mengkal, langsung dimakan deh, lahap banget makannya. ...
03/05/2026

Kita kasih makan Indukan Ulat Jerman Superworm dengan menu Pepaya Mengkal, langsung dimakan deh, lahap banget makannya. ✌

Sementara inilah penampakan 100 ekor Indukan Ulat Jerman Superworm yang kita beli dari Bu Tinna Tattiana Malam ini Mingg...
26/04/2026

Sementara inilah penampakan 100 ekor Indukan Ulat Jerman Superworm yang kita beli dari Bu Tinna Tattiana Malam ini Minggu, 26 April 2026 kita kasih makan dia buah pepaya matang ya. Semoga mereka s**a ya 😁😁

Ini adalah Ulat Jerman hasil dari 25 Indukan yang kita beli dari toko orange pada 11/2/2026. Hasil Ulat Jerman Supermwor...
26/04/2026

Ini adalah Ulat Jerman hasil dari 25 Indukan yang kita beli dari toko orange pada 11/2/2026. Hasil Ulat Jerman Supermworm nya nampak seperti di foto ya.

Buah pepaya muda sangat efektif digunakan sebagai pakan tambahan dan sumber air alami untuk ulat Jerman (Zophobas morio)...
20/04/2026

Buah pepaya muda sangat efektif digunakan sebagai pakan tambahan dan sumber air alami untuk ulat Jerman (Zophobas morio). Serutan pepaya muda membantu menjaga kelembapan media pakan, mempercepat pertumbuhan, dan meningkatkan bobot badan ulat. Umumnya, pepaya muda diberikan bersamaan dengan pakan kering seperti dedak atau polar.

Berikut adalah keunggulan penggunaan pepaya muda untuk ulat Jerman:

⭐ Sumber Cairan Tinggi: Pepaya muda berfungsi sebagai sumber air (efek hidrasi) agar ulat tidak dehidrasi.

⭐⭐ Mempercepat Pertumbuhan: Memberikan nutrisi tambahan yang membantu ulat tumbuh lebih besar dan lebih cepat.

Cara Pemberian: Serut atau potong pepaya muda, lalu tebarkan di atas media pakan kering ulat.

Meskipun sangat bagus, pepaya muda bukanlah pakan pokok. Pastikan ulat tetap mendapatkan pakan utama berupa dedak, polar, atau pakan konsentrat lainnya untuk hasil maksimal.

Catatan: Jika pepaya muda sulit didapat, limbah sayuran pasar (seperti sawi atau kulit buah) dapat dijadikan alternatif yang lebih ekonomis.

Gimana menurut mu, yuk diskusi dan belajar bersama!

Kes**aan Kumbang Kepik Ulat Jerman (Superworm) itu apa ya? Sharing yuk!
18/04/2026

Kes**aan Kumbang Kepik Ulat Jerman (Superworm) itu apa ya? Sharing yuk!

Address

Tuk Buntung
Cepu
58312

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Ulat Jerman Superworm posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category