Bibit Bogor

Bibit Bogor BibitBogor.Com adalah toko online yang menyediakan produk healthy drink, healthy food dan produk pertanian. Cek www.tokopedia.com/bibitbogor

Bibit buah tin.. Udah berbuah... IDR 200k
28/05/2020

Bibit buah tin.. Udah berbuah...
IDR 200k

Bibit akar wangi, kirim Sukabumi. Salah satu manfaatnya buat meningkatkan kekebalan tubuh (imunitas), apalagi musim pand...
27/05/2020

Bibit akar wangi, kirim Sukabumi.

Salah satu manfaatnya buat meningkatkan kekebalan tubuh (imunitas), apalagi musim pandemi Coronavirus sekarang ini.
Ready bibit buah, bibit tanaman hutan dll.
Order >>> chat di Messenger!

9 TANAMAN PENGHILANG STRES
12/04/2016

9 TANAMAN PENGHILANG STRES

TABULAMPOT PEPAYA CALLINA
11/04/2016

TABULAMPOT PEPAYA CALLINA

KENTANG LOKAL UNTUK FRENCH FRIESKentang Kultivar bernama Jala Ipam merupakan hasil perbanyakan bibit in vitro, produksi ...
08/04/2016

KENTANG LOKAL UNTUK FRENCH FRIES

Kentang Kultivar bernama Jala Ipam merupakan hasil perbanyakan bibit in vitro, produksi umbi G0. French fries yang diproduksi merupakan produk French Fries pertama yang diproduksi di Indonesia, mulai dari penyediaan bibit, produksi umbi kentang untuk diolah sampai dengan pengolahan umbi kentang menjadi kentang olah beku French Fries.

Kualitas umbi kentang Jala Ipam cocok untuk dijadikan bahan baku olahan french fries, dikarenakan bentuk umbi lonjong dan relatif berukuran besar, serta kandungan pati tinggi namun gula rendah sehingga aman dikonsumsi penderita diabetes. Mata umbi dangkal sehingga rendemen olahan tinggi karena sedikit permukaan kulit yang terbuang dan rasanya lebih enak.
Share This Story, Choose Your Platform!

29/12/2015

BIBITBOGOR.COM JENDELA PARA PETANI MODERN

Nama besar sektor pertanian sudah sangat melekat dengan Indonesia. Negara yang sangat kaya raya bahkan tongkat dan batu pun bisa jadi tanaman ini dari dahulu dikenal sebagai Jawa Dwipa karena mampu memberikan penghidupan kepada negara-negara lain di dunia. Hal ini dapat dilihat dari data yang disebutkan Krisnamurthi (Kompas, 2009) bahwa Indonesia adalah penghasil pertanian terbesar keenam dunia dengan nilai keluaran sekitar 60 miliar dollar Amerika Serikat (2007). Indonesia adalah produsen biji-bijian pangan (sereal) terbesar kelima dan produsen buah-buahan terbesar kesepuluh di dunia. Indonesia juga produsen beras nomor tiga di dunia setelah China dan India meski merupakan konsumen terbesar ketiga juga setelah China dan India. Selain itu, Indonesia juga merupakan produsen minyak sawit mentah (CPO) terbesar dunia, nomor tiga untuk karet dan kakao, nomor empat untuk kopi, dan nomor enam untuk teh.

Namun demikian, meskipun sektor pertanian diusahakan oleh sekitar 80% rakyat Indonesia, pada kenyataannya, Bank Dunia merilis bahwa pada tahun 2015, ada sekitar 28 juta rakyat Indonesia yang masih hidup di bawah garis kemiskinan. Selain itu, koefisien gini juga semakin meningkat sehingga saat ini sudah mencapai 0,41. Hal ini menjadi sebuah tanda tanya besar mengingat hasil laporan World Development Report Bank Dunia tahun 2008 menyebutkan bahwa pembangunan ekonomi di sektor pertanian empat kali lebih efektif dalam meningkatkan PDB dan lebih efektif dalam mengentaskan kemiskinan.

Mengingat keadaan yang seolah berbeda dengan teori, beberapa spekulasi mungkin bisa kita lontarkan tentang keseriusan pemerintah dalam membangun pertanian Indonesia. Atau sebenarnya apa yang sedang terjadi dengan kondisi sektor pertanian Indonesia, dan apakah sektor pertanian kini sudah tidak bisa menjamin seseorang untuk hidup layak.
Spekulasi dan pertanyaan seperti itu memang umum terjadi di Indonesia. Sebab faktanya memang berlawanan dengan beberapa teori yang berkembang. Namun demikian, kita juga tidak bisa menutup mata tentang beberapa permasalahan akut yang ada di Indonesia seperti rendahnya kepemilikan lahan di tingkat petani, bertumpuknya tenaga kerja di sektor pertanian, dan lambatnya proses transfer pengetahuan dan teknologi kepada para petani.

Menyangkut proses transfer pengetahuan dan teknologi inilah bibitbogor hadir sebagai jendela para petani modern untuk bersama-sama mengajak untuk melihat dan mempraktekkan sistem pertanian yang terbaru sebagai hasil dari penelitian para pakar di Institut Pertanian Bogor (IPB) serta seluruh stake holder yang ikut berperan dalam menemukan bibit-bibit unggul. Berkat peran merekalah sampai saat ini produk pertanian baik bibit, benih, dan produk pertanian lainnya yang berasal dari Bogor sudah termasyhur sampai ke pelosok-pelosok wilayah sebagai bibit yang unggul dan terpercaya. Oleh karena itulah kami merasa terpanggil untuk merangkum seluruh produk pertanian unggul yang ada di wilayah Bogor dalam judul bibitbogor.com.
Melalui bibitbogor.com inilah kami berharap adanya transfer pengetahuan dan teknologi secara cepat kepada petani. Bibitbogor.com sebagai sebuah sarana yang dibangun untuk menjalin silaturahmi dan keterkaitan batin diantara para petani, pecinta pertanian, serta institusi pemerintah ataupun swasta yang bergerak dalam bidang pertanian.

Dengan prinsip kepercayaan dan keterbukaan, kami berharap bibitbogor.com akan menjadi perantara jalan kesuksesan bagi semuanya yang bergerak dalam bidang pertanian. Kebahagiaan kami adalah ketika melihat rekan dan sahabat menjadi sukses. Kami seluruh jajaran pengurus bibitbogor.com dengan ini siap menjadi team terpercaya dalam membantu anda dalam beraktifitas di sektor pertanian.

19/12/2015

Alumni IPB Jambi Bikin Program untuk SAD

Laporan wartawan Tribun Abdullah Usman

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI, TRIBUN - Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Alumni Institut Pertanian Bogor (DPD HA IPB) Jambi menyambut rencana pendampingan oleh pemerintah bagi Suku Anak Dalam (SAD). Alumni IPB Jambi merencanakan program pertanian bagi SAD.

"Kita akan membuat program khusus SAD dalam segi pertanian, sehingga mereka bisa menetap dan meningkatkan hasil tanamnya," ujar Ketua DPD HA Alumni IPB Jambi, Rafendi Sibagariang, saat Musyawarah Daerah HA IPB Jambi, Sabtu (19/11).

Program ini merupakan program aksi yang bermanfaat bagi masyarakat Jambi. Ini satu dari lima program kerja dicanangkan HA IPB Jambi hingga 2020. Program ini akan membangun kultur budaya bursa tani menetap sehingga dapat diterima warga SAD meningkatkan hasil tanamnya.

Rencana aksi lain bermanfaat bagi masyarakat Jambi adalah memberikan pemikiran secara profesional terkait pertanian dalam arti luas di Jambi. Misalnya, terkait peristiwa kabut asap yang melanda Jambi beberapa waktu lalu.

Rafendi yakin program ini dapat dilakukan mengingat ada sekitar 300 alumni IPB berkiprah di Jambi. Mereka tersebar di sejumlah instansi/lembaga pemerintah, badan usaha milik negara/swasta nasional maupun asing di seluruh Provinsi Jambi.
Terpilih Lagi

Musda HA IPB kemarin berlangsung cair di Ruang Mayang Mangurai, Bappeda Jambi.Koordinator Musda Yedi Sukmayedi mengatakan Musda ini merupakan yang ketiga dan difokuskan untuk mensinergikan alumni IPB di Jambi membangun pertanian di Provinsi Jambi. "Semoga hasilnya bisa dirasakan masyarakat Jambi," ujar Yedi.

Musda memilih kembali Rafendi Sibagariang sebagai Ketua DPD HA IPB 2015-2019. Pemilihan ketua baru berlangsung lancar, setelah didahului oleh pembacaan laporan Rafendi sebagai Ketua DPD HA IPB Jambi 2010-2014 dan pembentukan tim formatur sembilan yang terdiri dari perwakilan berbagai angkatan. (usn)

Sumber: http://jambi.tribunnews.com/

04/12/2015

Tips Teknik Budidaya & Penanaman Pohon Jabon

Apakah Anda pernah mendengar nama pohon Jabon? Akhir-akhir ini nama pohon Jabon menjadi lebih terkenal karena permintaan akan kebutuhan kayu dimasyarakat kita terus meningkat, sedangkan saat ini pemerintah gencar melarang penggunaan dan penebangan kayu bulat hasil penebangan di alam liar. Akhirnya banyak industri kayu yang tutup karena kekurangan pasokan kayu. Sejalan dengan alasan tersebut, pohon Jabon yang memiliki karakteristik kayu bulat dan berdiameter besar ini (pernah ditemukan mencapai tinggi 45m dengan diameter lebih dari 100cm) muncul sebagai pohon yang dapat memenuhi permintaan pasar. Melihat peluang tersebut, banyak orang kemudian berinvestasi membudidayakan pohon Jabon ini dalam jumlah yang besar.

Bibit jabon dapat diperoleh dari anakan jabon yang tumbuh di bawah pohon induk jabon. atau dapat p**a diperoleh langsung dengan membelinya pada para pembuat bibit pohon kehutanan. Perkebunan pada umumnya menggunakan jarak tanam yang direkomendasikan yaitu 4 x 5m, untuk memaksimalkan pertumbuhan diameter batang pohon Jabon. Cara penanaman dan budidaya pohon Jabon tidaklah terlalu sulit. Pertama-tama, buatlah lubang dengan lebar 40cm x panjang 40cm x dalam 50cm (untuk bibit 40 - 50 cm). Campurkan pupuk kompos dengan NPK 2,5 gr lalu masukan dan endapkan dalam lubang tadi setinggi 30cm. Sebaiknya tunggu sekitar 3 sampai 7 hari, lalu masukkan bibit pohon Jahon. Sobek polibag bibit Janon, lalu pindahkan dan dudukan benih pohon Jabon dengan posisi yang benar dan rata. Kemiduan isi tanah yang telah dicampuri kompos sebagai penutup akar dengan tanah setinggi 20cm. Sebaiknya tanah yang diisikan jangan terlalu dipadatkan. Sisa lubang sedalam 10 cm dapat digunakan untuk kantong air.

Rawatlah kebersihan di sekitar pohon Jabon tumbuh agar sumber makanan yang diserap akar tidak terganggu dan benar-benar dapat maksimal diserap akar pohon. Lakukan perawatan ini pohon berusia 1 tahunan. Sampah serasah dari pohon Jabon ini sebaiknya di kumpulkan disekeliling pohon dengan radius jarak 1 meter. Sampah serasah dapat cepat terdekomposisi dan dapat bermanfaat menjadi hara yang baik untuk pohon Jabon. Siramlah serasah dengan bakteri pengurai untuk mempercepat proses fermentasi. Untuk perawatan rutin, Anda dapat menyemprotkan pestisida secara aktif 1 atau 2 minggu sekali selama 3-5 bulan. Penyemprotan ini berguna agar daun tidak dimakan ulat. Hentikan penyemprotan jika daun dari pohon Jabon dirasa sudah cukup banyak.

Pada masa pertumbuhan, pemupukan dapat dilakukan hingga pohon Jabon berusia 3 tahun. Hal ini disebabkan karena setelah usia pohon Jabon 3 tahun ke atas, pohon Jabon telah memiliki daya resap yang baik terhadap unsur hara yang didalam kandungan tanah disekitar pohon ini tumbuh. Tetapi jika Anda memiliki dana yang cukup, tidak ada salahnya untuk terus melakukan pemupukan terhadap pohon Jabon hingga mendekati usia panen, yaitu sekitar 5 sampau 6 tahun agar hasil pertumbuhan dari pohon Jabon dapat lebih maksimal lagi. Sebagai catatan, sebaiknya Anda memilih pupuk kandang yang tidak berbau kotoran, tidak berbau humus, dan juga tidak panas. Pupuk dengan kriteria tersebut ialah pupuk kandang yang sudah matang. Tidak disarankan untuk menggunakan pupuk kandang yang belum matang untuk memupuk pohon Jabon ini.

Sumber: http://omah-tips.blogspot.co.id

Address

Gudang Serambi Botani/Komplek IPB Science Techno Park
Bogor

Opening Hours

Monday 07:00 - 17:00
Tuesday 07:00 - 17:00
Wednesday 07:00 - 17:00
Thursday 07:00 - 17:00
Friday 07:00 - 17:00

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Bibit Bogor posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category